KSP Makmur Mandiri
Kamis, 01 April 2021 08:55:00

Pesan Henry Sitanggang SH ke Pejabat TPL

BAGIKAN:
Ist|pelitabatak
Henry Sitanggang,SH
Salam Kenal Lae!
Saya Henry Sitanggang. Hobby main seruling ketika menggembala di desaku dekat Sibeabea dimana kami membangun Patung Tuhan Jesus, tertinggi di dunia.
Keluargaku Islam semua. Saya dan satu ito saja yang Kristen karena percaya akan Kebenaran dan Kasih dari Tuhan Jesus. Profesiku Pengacara.

Sebagai mantan gembala, saya sering juga DULU mandokdak ikan di binanga karena airnya lumayan banyak yang mengalir hingga ke Danau Toba.

Dulu, ikan jahir beribu ribu datang berenang ke mulut sungai/binanga itu. Jadi gampang bagiku menangkap berapa saja yang aku mau.
Itu DULU. 

Sekarang air itu sudah nyaris mati sehingga tanah di desaku juga ada ratusan ha terlantar.
Rakyat jadi susah sehingga pergi merantau ke Sumatra Timur.
Maka jika serulingku dulu dengan lagu Pulo Samosir do asal hu....gok disi eme nang hansang nang pinahan pe rarak di dolok i.....

Sekarang serulingku berubah pun berubah ke Senandung....Oh Bagian Lapa Lapa (nada seruling kukirim nanti).

Kemana airnya binanga yang dulu malah menghancurkan ladang kami tetapi kemudian binanga nyaris kering? 
Bagaimana penjelasan ilmiahnya ..binanga dari bukit di atas Danau Toba itu jadi nyaris kering?

Tanpa CSR dulu aku lihat banyak hasil alam. Ribuan ton rotan hasilnya diambil oleh rakyat desaku. Setelah ada Indorayon...air makin surut hingga sekarang....sisa sedikit. Mimpilah jika ada banjir. Tidak akan ada lagi itu. Kami jadi miskin air. Juga miskin kehidupan. 

Postingan Lae sangat jelas bahwa ada CSR 1% dari Net Sales yang tahun lalu sekitar 15 milyar rupiah.

Bagaimana distribusinya yang adil?

Tolong berikan juga ke desaku Harianboho yang terpaksa tanahnya ratusan hektar terlantar karena kurang air. 

Saya rasa secara keadilan, CSR yg 1% itu harus dinaikkan dan dibagi rata ke seluruh Kawasan Danau Toba.

Kami juga terdampak dari berkurangnya debit air dan habisnya pakan ikan karena tidak ada lagi sungai. Waktu hutan luas, kami tidak kekurangan air dan ikan di Danau Toba.

Saya yakin, hutan Alam menghasilkan pakan ikan dan humus. Kalau kebun eucalyptus, apakah menghabiskan air? Berapa kubik air konsumsi per pohon hingga usia panen? 
Rakyat berhak tahu itu.

Terima kasih.

Salam.
Henry Sitanggang, S.H.
  BeritaTerkait
  • Ini Daftar Susunan Pejabat Pemprov Sumut Sejak 2017

    4 tahun lalu

    Nama-nama pejabat eselon II yang dikukuhkan dan diangkat sesuai dengan keputusan Gubernur Sumut Nomor 821.23/411/2017 dan Keputusan Gubernur Sumut Nomor 821.23/412/2017 yakni:

  • Wali Kota Medan Titip Pesan untuk 42 Pejabat yang Baru Dikukuhkan

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi melantik sekaligus mengukuhkan 42 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemko Medan di Balai Kota Meda

  • Sudah Melewati Prosedur, Gubernur Sumut Lantik Tiga Pejabat Eselon II

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi melantik tiga pejabat eselon II hasil dari Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Sumut, Kantor

  • Lantik 821 Pejabat, Wali Kota : Bekerjalah Dengan Baik & Iklhas Jangan 'Mengolah' Masyarakat

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs  H T Dzulmi Eldin S MSi melantik  2 orang pejabat Eselon III, 13 orang lurah serta 806 orang pejabat Eselon IV di Gedung Universitas Islam Negeri (UI

  • Belajar dari Meikarta, Bekasi

    3 tahun lalu

    Oleh: Bachtiar SitanggangSering ada guyon yang kadang tidak bisa dibantah walau tidak semua benar. Guyon itu adalah, "tidak ada buaya menolak bangkai", ya benar, masa ditolak tinggal menelan kok, dari

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb