Jumat, 04 November 2016 16:29:00

Warga Humbahas yang Korban Perompakan Somalia Akhirnya Pulang Kampung

Kementerian Luar Negeri Rizaldi Ishak, Sudirman Sitorus dan pihak Keluarga diterima Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor di Ruangan Kerja Bupati pada hari Kamis 3 November 2016.
Doloksanggul(Pelita Batak): Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang diwakili oleh Rizaldi Ishak dan rombongan bersama Sudirman Sitorus korban tawanan perompakan Somalia. Kementerian Luar Negeri telah menyerahkannya kepada Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor untuk diserahkan kepada pihak keluarga Sudirman. 
 
Kementerian Luar Negeri dan rombongan telah tiba di Doloksanggul pada hari Rabu malam, selanjutnya pada hari Kamis pada pukul 8:30 pagi Kemenlu dan Sudirman Sitorus diterima langsung oleh Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor di Kompleks Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Kamis, 3 November 2016.
 
Rizaldi Ishak mengatakan, Sudirman Sitorus telah kami serahkan langsung kepada Bupati Humbahas untuk diserahkan kepada keluarga. Sebelumnya telah diberitakan bahwa kelompok perompak Somalia akhirnya membebaskan 26 pelaut asal beberapa negara di Asia yang disandera sejak 2012 tahun yang lalu. 5 sandera perompak Somalia merupakan WNI, sedangkan lainnya berasal dari Filipina, Kamboja, Vietnam, dan Taiwan.
 
Rizaldi menambahkan, hanya empat WNI sandera Somalia yang dapat kembali pulang ke Tanah Air. Mereka adalah Sudirman Sitorus, Supardi, Adi Manurung dan Nelson Pasileron. Sedangkan satu WNI lagi meninggal dunia akibat terserang penyakit Malaria. Penawanan telah berlangsung selama 4  tahun 7 Bulan.
 
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyerahkan Sudirman Sitorus kepada pihak keluarga. "Tadi pagi Sudirman Sitorus telah kita pulangkan kepada pihak keluarga, untuk kembali berkumpul bersama, setelah 4 tahun 7 Bulan terpisah dari keluarga. Sudirman disambut dan diterima orangtuanya bersama Bapa Udanya," terangnya
 
"Kita mengucapakan terimakasih kepada Pihak Kementerian Luar Negeri yang selalu mendampingi Sudirman pasca pemulangan korban tawanan Somalia. Dan sampai saat ini juga pihak Kemenlu langsung menghantarkan Sudirman Sitorus warga Desa Matiti I Kecamatan Doloksanggul Humbahas ke Kantor Bupati pagi tadi," kata Dosmar
 
Sudirman merasa bahagia dan bersyukur bisa kembali pulang kekampung halamannya setelah disandaera oleh perompak Somalia selama 4 tahun 7 bulan. Menurutnya, kejadian itu terjadi pada tanggal 26 Maret 2012 pada pukul 2 malam, kami ada 29 orang beserta kapten , dan korban tawanan meninggal 3 orang, 1 orang ABK kapal meninggal ditembak ditempat, 2 orang meninggal pada saat penawanan karena sakit malaria. 
 
"Kami semua ada 6 Negara, 1 orang dari Negara Taiwan, dari Cina 9 orang, 3 orang dari Negara Vietnam, 4 orang dari Kamboja, 5 orang Pilippina dan 4 orang dari Indonesia,   selama 1 tahun 5 bulan kami ditawan di kapal kami, setelah tenggalam kami dibawa oleh orang Somalia ke daratan, lokasi penawanan berada di hutan dan berpindah pindah, semua tawanan laki laki. Lokasi ini terjadi dikawasan samudara Hindia diperairan Somalia. Kapal kami bersandar dari Perairan Afrika sebagai lokasi ship kami,"tuturnya.
 
"Pada tanggal 27 September 2016 dan kami dibebaskan  dari tawanan Somalia dan 31 September 2016 dan dijemput tim dari Kemenlu. Saya bersukur bisa pulang kesini dan sangat bangga kita sudah terima dan dilayani dengan baik oleh Kemenlu serta staf semua dan saya hanya bisa mengucapkan banyak terimakasih,"kata Sudirman mengahiri.(FH)