Selasa, 30 Agustus 2016 19:56:00

Teror Bom di Gereja Katolik Medan, Orang Tua Teror Bom : Anak Saya Merupakan Korban

Medan (Pelita Batak) :
Orang tua IAH (17), pelaku teror dan penyerang pastur gereja St Yosep, Jalan Dr Mansyur pada Minggu (28/8/2016) menilai, anaknya merupakan korban pencucian otak. Mereka menduga ada orang yang memengaruhi anaknya hingga melakukan perbuatan itu.

"Anak saya ini masih di bawah umur, lalu ada orang tertentu yang  mempengaruhi dan mengajari.
Jadi anak saya ini korban, bukan pelaku kejahatan," kata  Makmur Hasugian, ayah dari IAH (17) Selasa (30/8/2016).

Dirinya juga mengutuk pelaku pencucian otak yang memberi harapan dan janji, sehingga memengaruhi anaknya."Ini harus dikipas," ungkapnya.

Keluarganya berharap para pelaku pencucian otak tersebut segera ditangkap dan dihukum.

"Pengawasan harus ditingkatkan oleh aparat, agar orang yang memengaruhi anak-anak tidak lagi berkeliaran. Jika dibiarkan akan ada anak lain yang menjadi korban," pungkasnya.

Diberitakan, IAH diamankan di Gereja Katolik St Yosep, Jalan Dr Mansyur, Minggu (28/8) pagi.

Ia diamankan karena melakukan teror bom dan  menyerang pastur dengan pisau. (TAp)