Kamis, 19 Maret 2020 19:22:00

Tanggap Corona, UHN Medan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Terlihat seorang petugas dari UHN sedang melakukan penyemprotan cairan disinfektan di depan ruang Biro Rektor, Rabu (18/03/2020) untuk pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus Corona Virus Disease (Covid-19) di Lingkungan Kampus UHN Medan, Jalan Suto
Medan (Pelita Batak):
Untuk pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus Corona Virus Disease (Covid-19), Universitas HKBP Nommensen Medan dengan sigap melakukan upaya penyemprotan zat disinfektan di semua gedung kampus, Rabu (18/03/2020).

"Nommensen dengan sigap menanggapi himbauan dari Pemerintah mengenai masalah penyebaran virus corona dan melakukan tindakan pencegahan dengan mensterilkan seluruh ruangan kelas maupun ruang kerja pegawai. Upaya ini dilakukan agar segala kegiatan administrasi dikampus kembali berjalan seperti biasanya" ujar Rektor UHN Dr. Haposan Siallagan, S.H., M.H.

Wakil Rektor II Drs. Rusliaman Siahaan, M.M menambahkan untuk menghindari dampak negatif dari penyemprotan zat disinfektan tersebut terhadap kesehatan, maka UHN ditutup selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 19 Maret s/d 21 Maret 2020. "Diharapkan kepada para fungsionaris, dosen, dan tenaga kependidikan bekerja dari rumah masing-masing secara online," pungkasnya.

Seperti kita ketahui, disinfektan adalah bahan kimia yang memiliki kemampuan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik atau obat untuk membasmi mikroorganisme dan kuman penyakit lainnya.

Bahan pembuatan zat disinfektan ini diracik secara khusus oleh dosen-dosen Fakultas Kedokteran UHN dan laboran. Bahan yang dibutuhkan pun cukup simpel seperti Air, Clorin (Cl) dan Asam Klorida  (HCL).

Ada pengecualian untuk barang-barang yang terbuat dari besi seperti gagang pintu, hanya diusap menggunakan kain beserta campuran air dan cairan Lysol Concentrat.
"Nah, khusus untuk gagang pintu kalau disemprotkan langsung kan bisa berkarat. Jadi hanya dilap saja pakai kain dengan cairan lysol yg dicampur air," jelas dr. Saharnauli Janna Verawaty Simorangkir, M.Biomed.

Penyemprotan cairan disinfektan ini tidak hanya fokus dilakukan di ruangan kelas dan ruang kerja pegawai administrasi saja tetapi dilakukan juga diseluruh ruangan laboratorium, perpustakaan, gedung yayasan dan pascasarjana. Dalam kurun waktu satu hari saja, petugas yang berjumlah 6 orang berhasil menyelesaikan tugasnya.(*)