Kamis, 14 November 2019 16:08:00

Swangro M Lumbanbatu : Pengeboman Jangan Dikaitkan Dengan Agama, Mari kita tunggu Pengusutan Poldasu

Swangro Lumbanbatu
Medan (Pelita Batak):
Bom bunuh diri meledak di Polrestabes Medan pada Rabu 13 November 2019 sekitar pukul 08.45 wib. Bom bunuh diri tersebut melukai enam orang, serta menewaskan seorang pria yang diduga pelaku. Ledakan terjadi di dekat kantin Polrestabes serta tempat pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Harapannya Irjen Pol Agus Adrianto kapoldasu agar responsif memberikan keterangan yang objektif kepada masyarakat. Hal ini segera diupayakan untuk meredakan perspektif masyarakat yang mulai liar. "Kita sebagai pemuda yang cinta negara ini, tidak suka kejadian ini dikait2kan dengan soal agama serta apapun itu. Kita yakin dan percaya tidak ada agama yang mengajarkan soal kejahatan bahkan sampai bunuh diri/teroris," kata Swangro Lumbanbatu.


Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Adrianto diabadikan bersama Swangro Lumbanbatu dan rekan pada satu kesempatan

Polisi mengetahui bahwa pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan berinisial RMN. Informasi yang belum ditelusuri dengan jelas ini dipakai beberapa masyarakat sebagai informasi yang belum tepat hingga akhirnya membuat penafsiran kelompok masing-masing. Kita sebagai masyarakt sumut harus jernih berpikir dan obyektif dalam kejadian ini.

Swangro Lumbanbatu, bakal calon bupati Samosir mendukung penuh Densus 88/Poldasu untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut. "Kita tidak mau di sumatera utara ada kejahatan, baik itu tergabung dalam teroris. Jangan sampai yang tidak berdosa jadi kena imbas," kata Aktivis GMKI (Mantan KORWIL SUMUT-NAD PP GMKI) ini.

Dikatakan, dosen di salah satu PTS di Sumut ini, Sumatera Utara ini terkenal dengan toleransinya, apalagi lebih dominan disatukan oleh adat istiadat dan budaya. "Siapapun dalang dibelakang kejadian ini, harus diusut tuntas dan kita harus bersabar menunggu penyelidikan densus 88/poldasu," kata Ketum DPP GMPTMI (Gerakan Muda/i Parsadaan Toga Marbun Indonesia) MB. 2019-2021.

Dia mengajak semua elemen berupaya melakukan tugasnya dengan objektif dan tidak menekan salah satu pihak. "Bahkan Poldasu juga harus kita dukung penuh agar cepat dan tanggap dalam menuntaskan kejadian tersebut. Ini juga sebagai cara untuk menjaga keamanan dan toleransi kita di Sumatera Utara," ujarnya. (TAp|*)