Kamis, 10 September 2020 22:56:00

Seminar Online KMDT, Ketua MPR RI Ajak Semua Ikuti Protokol Kesehatan

Medan (Pelita Batak):
Untuk ke-6 kalinya, Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menggelar seminar online, Kamis (10/11/2020). Ketua MPR RI H Bambang Soesatyo,SE,MBA apresiasi kegiatan rutin yang dilakukan DPP KMDT selama masa pandemik covid-19.

Seminar dengan topik 'Pelaksanaan Kegiatan Sosial dan Ekonomi Era Adaptasi Kehidupan Baru Dampak Covid-19', dengan key note speaker Ketua MPR RI H Bambang Soesatyo,SE,.MBA, dan para pembicara diantaranya Menteri Kesehatan RI, Kepala Kepolisian RI, Kepala Staff Angkatan Darat, Gubernur Sumatera Utara, Bupati Tapanuli Utara, dan yang lainnya.

Pada kesempatan itu, H Bambang Soesatyo mengajak semua pihak untuk turut menerapkan adaptasi kebiasaan baru dalam membantu pemerintah untuk menanggulangi covid-19. Saat ini pemerintah menerapkan pembatasan sosial dengan harapan tidak menghentikan seluruh aktivitas masyarakat, melainkan kegiatan ekonomi dilakukan dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Bambang, saat ini dibutuhkan literasi teknologi melalui jejaring internet yang dapat diakses oleh pelaku UMKM untuk bisa terus mempertahankan sosial ekonomi saat ini.

Nikson Nababan,MSi menyampaikan pada kesempatan itu bahwa pihaknya telah mengeluarkan peraturan bupati penanganan covid-19. "Sudah disosialisasikan, dengan sanksi-sanksi yang sudah diterapkan. Semoga pandemik ini segera berlalu, dan jika tidak kunjung usai mungkin Peraturan Bupati akan ditingkatkan menjadi peraturan daerah," ujarnya dalam seminar yang dipandu Prof Dr Robert Sibarani tersebut.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum KMDT Edison Manurung mengatakan hasil webinar akan dijadikan sebagai rekomendasi dan disampaikan ke pemerintah. Juga diharapkan akan ada MOU antara KMDT dengan MPR RI dalam hal, ini untuk kerjasama yang relefan ke depan. Hal itu juga diamini oleh Wakil Ketua DPP KMDT Enni Martalena Pasaribu,SH,MH,MKn.

Ditambahkan Enni, adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 adalah skenario untuk mempercepat penanganan covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, bahwa untuk ketertiban dalam menjalankan protokol kesehatan di setiap kegiatan dibutuhkan payung hukum agar disiplin serta memerlukan komitmen semua komponen bangsa didorong kesamaan visi dan kesatuan langkah dalam bertindak.
(*)