Jumat, 27 Januari 2017 10:31:00

Satu Kritis, Polisi Tembak Dua Kurir Sabu 7 Kg di Asahan

Asahan (Pelita Batak) :
Empat kurir narkoba ditangkap Polres Asahan bersama Tim Gabungan Polres Metro Jakarta Barat saat melintas di depan Mapolres Asahan, Kamis 26 Januari 2017 sekitar pukul 21.00 WIB.

Keempat tersangka yang berhasil diamankan dalam penyergapan adalah BT, AL, serta dua orang wanita berinisial E (24) dan R (25). Keempatnya merupakan warga Kota Medan.

Tersangka BT dan AL terpaksa ditembak saat penyergapan. Tersangka BT yang merupakan mantan anggota Polri di Polres Karo, tertembak di bagian dada, kaki, dan lengannya.

Akibat tembakan itu BT kritis. Sementara AL ditembak di bagian kaki sebelah kanan.

Kapolres Asahan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, keempat pelaku merupakan target operasi Polres Jakarta Barat yang berhasil ditangkap setelah diintai lebih dari tiga hari.

"Setelah melakukan pengintaian, kita memutuskan untuk menangkap para pelaku saat melintas di depan Polres. Saat kita minta berhenti, mereka malah melawan dan mencoba melarikan diri. Kita lepaskan tujuh kali tembakan ke arah mobil tersebut, dan dua tersangka terkena tembakan,” ujar Tatan.

Para pelaku ditangkap setelah mobil minibus yang mereka tumpangi berhenti usai menabrak truk yang sedang berhenti di pinggir jalan. Dari mereka kita amankan barangbukti sabusabu seberat 7 kg.

"Saat ini ketiga tersangka sudah diperiksa di Mapolres Asahan. Sementara satu tersangka masih menjalani perawatan di rumah sakit," jelasnya.

Dari pengakuan ketiga tersangka, diketahui bahwa mereka sudah tiga hari berada di Hotel Suranta, Kota Tanjung Balai, untuk bertransaksi dengan pemasok narkoba asal Malaysia tersebut. Barang bukti sabusabu itu rencananya akan dibawa ke Medan untuk selanjutnya dipasarkan di Jakarta.

"Mereka ini bagian dari jaringan internasional Indonesia-Malaysia. Saat ini kita masih melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lain yang patut diduga terlibat dalam perdagangan narkoba ini. Mereka ini mendapatkan narkoba dari bandarnya di Malaysia yang dibawa melalui Tanjungbalai," katanya. (TAp)