Jumat, 10 Juni 2016 22:42:00

Sarjana "Sepuh" Kabupaten Nias Barat Siap Aplikasikan Ilmu

Mahasiswa 'sepuh' Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) Universitas Negeri Medan melakukan ujian meja hijau yang dimulai pada 1-4 Juni 2015.

Mandrehe (Pelita Batak):

Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) Universitas Negeri Medan melakukan ujian meja hijau yang dimulai pada 1-4 Juni 2015 dalam rangka penyelesaian program perkuliahan strata I yang dilaksanakan di SMP Negeri I Mandrehe Kabupaten Nias barat. Perkuliahan yang telah berjalan selama 3 tahun lebih akhirnya dapat diselesaikan mahasiswa dengan hasil yang cukup memuaskan.

Di lapangan tampak Terdapat 145 mahasiswa yang menyelesaikan melakukan ujian meja hijau. Fenomena yang menarik adalah terdapat ±30 peserta ujian adalah mahasiswa yang telah "sepuh"  atau berumur sekitar 50-58 tahun. Turut hadir pada acara prosesi pengumuman kelulusan mahasiswa Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Edidon Hutasuhut, M.Pd, Koordinator Wilayah PSKGJ Nias Barat Eddyanto, Ph.D, Dinas Pendidikan Pengelola PSKGJ Nias Barat Temasu Waruwu, MM, Tri Andre, M.Sc Staff Ahli Wakil Rektor III Unimed, Irfandi, M.Si Koordinator  Bidang Kerjasama dan pengembangan Wilayah LPM, Ketua Senat Mahasiswa Siusman Gulo, Mahasiswa Senior Radman Gulo, seluruh dosen Penguji dan mahasiswa.

Dalam arahan dan bimbingan Pimpinan Universitas Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Edidon Hutasuhut, M.Pd mengungkapkan apresiasi terhadap mahasiswa PSKGJ di Nias Barat walaupun banyak mahasiswa yang berumur dan terbilang tidak muda lagi akan tetapi semangat untuk belajar dan menimba Ilmu cukup tinggi dan sangat antusias hal ini terlihat dari nilai tertinggi yang diterima mahasiswa diperoleh oleh mahasiswa yang cukup senior yaitu Radman Gulo.

Selain itu beliau juga memesankan kepada seluruh alumni yang telah menempuh ujian bahwa mereka merupakan keluarga besar dan bagian dari civitas akademika Universitas Negeri Medan. Maka dari itu melekat kewajiban untuk menjaga nama baik almamater Universitas dengan julukan The Character Building University. "Sebagai bagian Universitas yang saat ini menjadi Universitas Terbaik di Sumatera Utara, maka menjadi sebuah keniscayaan bagi setiap alumni untuk menjaga nama baik almamater Unimed, dan hari ini Unimed mempersiapkan diri untuk meraih Akreditasi Institusi 'A' karena 30 % Akreditasi Prodi sudah terakreditasi Maksimal ditambah lagi Unimed Menjadi Universitas terbaik di Sumatera Utara Versi Kemenristek Dikti",tegas hutasuhut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Koordinator Wilayah PSKGJ Kabupaten Nias Barat Eddiyanto, Ph.D , ketika ditanya tentang adanya mahasiswa yang telah berumur ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh mahasiswa yang mengikuti ujian meja hijau lulus 100%, hanya ada 1 orang mahasiswa yang tidak lulus dikarenakan telah meninggal Dunia. Walaupun ada sekitar 20% lebih mahasiswa telah memasuki usia senja akan tetapi hal ini tidak menyurutkan para peserta untuk menimba Ilmu dan berprestasi.

"Adanya mahasiswa yang senior dan telah “sepuh” ini tidak mengindikasikan penurunan semangat dan keinginan untuk memberikan perubahan terhadap Kabupaten Nias Barat, bahkan hampir 50 % lebih mahasiswa yang mendapatkan nilai maksimal dan memiliki tingkat partisipasi dalam pembelajaran yang tinggi adalah mereka yang memiliki umur di atas rata-ratan dan pihak Dinas pendidikan juga mengakui adanya pendidikan yang dilakukan oleh Dosen-Dosen Unimed meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa hal ini dapat dilihat dari beberapa penelitian Mahasiswa dan dosen yang ada di Nias Barat ini",pungkas Doktor dari Inggris tersebut.

Salah seorang mahasiswa dengan nilai tertinggi Radman Gulo (57) mengungkapkan rasa syukur karena diberi kesempatan untuk dapat menjadi bagian dari Universitas Negeri Medan. Walaupun berusia senja tidak mengurangi semangat untuk menuntut Ilmu, karena hakikatnya belajar itu dilakukan dari bayi hingga sampai ajal menjelang.

"Karena Merupakan kehormatan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami karena dapat langsung mengakses pengetahuan dari dosen-dosen yang capable langsung dari sumber pendidikan tinggi yang terbaik di Sumatera Utara yaitu Universitas Negeri Medan. Dan kami tak pernah bermimpi untuk menjadi bagian Almamater dan dapat meraih pendidikan tinggi, tetapi dengan program yang dilaksanakan Unimed dan Dinas pendidikan semua menjadi kenyataan, dan kami mengharafkan unimed memberikan perhatian yang penuh terhadap pendidikan di Nias Barat Ini",ungkap pengurus Nahdatul Ulama Kabupaten Nias tersebut.(rel)