Rabu, 31 Mei 2017 12:16:00

Polrestabes Medan Ungkap Kasus Pembunuhan Marukim Samosir

Medan (Pelita Batak) :
Polrestabes Medan berhasil mengungkap dua kasus pembunuhan pria renta Marukim Samosir (81) di rumahnya Jalan Setia Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, yang ditemukan tewas, Rabu (24/5) malam.

"Dalam pengungkapan dua kasus pembunuhan itu, pihaknya mengamankan empat orang tersangka, dua diantaranya ditembak dibagian kaki," kata AKBP Tatan Dirsan Atmaja didampingi Wakasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Ronni Bonic menjelaskan kepada wartawan, Selasa (30/5/2017)

Kemudian, kasus lainnya adalah pembunuhan sadis yang diwarnai perampokan merenggut nyawa penjaga gudang CBD Polonia, Kamal Abdullah alias Umar (54) di Jalan Padang Golf Kecamatan Polonia, Kamis (11/5).

"Jenazah korban penjaga malam CBD Polonia ditemukan tewas keesokan harinya, Jumat (12/5)," kata AKBP Tatan.

Ia menyebutkan, untuk yang pertama kasus pembunuhan di Polonia, dan mengamankan tersangka berunisial DU (34) warga Kelurahan Karang Rejo Medan Polonia.

Dalam penangkapan tersebut, petugas menembak kedua kaki pelaku, lantaran melawan saat diamankan.

Pelaku diamankan ketika kabur di Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, saat ditangkap tersangka melawan petugas.

Wakapolrestabes mengatakan, petugas menyita barang bukti 1 buah besi ulir dengan diameter 16 mm, dan panjang 60 cm, 1 unit sepeda motor merk Honda Vario BK 2605 AFU, dan 1 unit handphone merk nokia.

"Motif pembunuhan karena tersangka sakit hati sering dicaci maki oleh korban, tersangka lalu memukul kepala bagian belakang milik korban, dan mengambil barang barang milik korban," ujarnya.

Akibat perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 365 Subs Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Tatan menambahkan, pihaknya juga membekuk 3 orang tersangka pembunuhan sadis Marukim Samosir, di Jalan Setia Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia.

Ketiga tersangka yang diamankan yakni R (16), PD (35), dan RD (17) ketiganya penduduk Setia Luhur, Gang Ginggong Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia.

"Satu tersangka berunisial PD ditembak petugas di kedua kaki pelaku," katanya.

Ia menjelaskan, tersangka melakukan pencurian di rumah korban Marukim Sabtu (20/5) malam, dengan cara loncat tembok rumah, mencongkel jendela bagian dapur, dan kemudian masuk ke dalam rumah.

Awalnya, kedua tersangka R dan PD melancarkan aksi pencurian, bertemu dengan korban yang saat itu sedang tertidur di ruang tamu. "Tersangka R yang membawa balok langsung memukul bagian pinggang korban," ujar Tatan.

Ia mengatakan, upaya korban yang hendak bangkit akibat dipukul oleh R, gagal setelah tersangka PD mencekik dan mengantukkan kepala tersangka ke lantai.

Tersangka R lalu menghantam broti ke bagian tengkuk kepala korban hingga meregang nyawa.Usai menghabisi penghuni rumah, kedua tersangka lalu menggasak harta benda korban berupa 3 tabung gas, kompor gas, dan uang tunai Rp870 Ribu.

Usai menggasak harta benda korban, ketiga tersangka lalu kabur meninggalkan lokasi, membiarkan korban sekarat terkapar bersimbah darah.

Tatan menambahkan, pelaku perampokan itu, belum puas menjarah harta korban, Senin (22/5), tersangka PD dan RD kembali datang ke rumah korban, dan menggasak harta benda berupa uang tunai Rp1,4 Juta, 1 unit dispenser, 1 cincin emas 20 gram, 2 jam rolex, dan 1 set perhiasan emas.

Korban ditemukan tewas, beberapa hari setelah kejadian, tepatnya Rabu (24/5) malam, ketika anak korban datang ke rumahnya, dan melihat orangtuanya terkapar.

"Setelah menerima laporan kejadian tersebut, kita memeriksa saksi, dan mengamankan ketiga tersangka, 2 diantaranya masih dibawah umur, dan 1 tersangka PD diberikan tindakan tegas karena melawan," ujarnya.(antarasumut)