Kamis, 01 September 2016 22:23:00

Pinus Tak Bertuan Menumpuk di Siponjot

Humbahas (Pelita Batak) :

Kayu pinus tak bertuan terlihat menumpuk di Jalan Sigaranggarang, Desa Siponjot Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Pinus bentuk gelondongan itu diduga dilansir dari beberapa titik hutan di kawasan Siponjot dan beberapa desa lainnya yang berbatasan dengan Siponjot.

Tiopan Silaban (54) salahsatu warga setempat kepada smartnews, Kamis (01/9/2016) mengaku tidak mengetahui pemilik kayu tersebut. “Sudah dua pekan terakhir oinus ini menumpuk di pinggir jalan. Kayu ini juga sudah berkurang. Sebab sebelumnya kayu ini menumpuk di dua tempat dan mencapai puluhan kubik,” katanya.

Pria yang sehari-harinya bertani itu mengaku heran penebangan kayu pinus masih bebas beroperasi di Humbahas. Pasalnya, belum lama ini, sudah ada instruksi bupati Humbahas untuk penyetopan sementara penebangan pinus menunggu revisi Permen LHK nomor 21 Tahun 2015. Instruksi bupati juga disusul pihak kepolisian dalam penertiban  truk yang over tonase.

“Kita bingung, apakah penebangan pinus ini main kucing-kucingan atau dipandang sebelah mata oleh pemerintah dan polisi,” tanya Tiopan.

Terkait hal itu, kepala desa Siponjot saat hendak dikonfirmasi atas pinus gelondongan itu, tidak berhasil karena tidak berada ditempat.

Sementara Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Humbahas, Laurencius Sibarani melalui Kabid Pengusahaan Hutan (PH), Gindo Munte saat dikonfirmasi via selulernya mengaku bahwa pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi dokumen pengangkutan kayu dari Siponjot.

“Sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 21/2015 bahwa surat keterangan asal usul (SKAU) langsung dikeluarkan kepala desa yang bersangkutan. Namun dalam penerbitan SKAU itu harus didukung rekomendasi dari dinas kehutanan setempat,” jelasnya. (RPB1)