Selasa, 03 Mei 2016 19:44:00

Perwira AL Diadukan Aniaya Istri Hingga Babak Belur

Lis memaparkan penganiayaan yang dialaminya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3 Mei 2016).

Jakarta (Pelita Batak)
Pangkat Kolonel tapi kelakuan layaknya "preman pasar", cocok dilabelkan pada Kolonel Bambang Suyono, lulusan Akmil AL 1986 yang menjabat sebagai perwira menengah di Kobadiklat TNI AL bermarkas di Armatim Surabaya, Jawa Timur.

Betapa tidak, tongkat komando yang seharusnya menjadi kebanggaan dan wibawa seorang perwira, justru digunanan untuk menganiaya istrinya sendiri.

Akibat tindakan kejam Bambang, istrinya, Lis Sumarni (53) mengalami lebam di sekujur tubuhnya akibat mendapat penyiksaan dari suaminya.

Perilaku kasar Bambang terhadap istrinya terjadi pada 2012. Sikap kasar Bambang berlangsung setelah aksinya diketahui pada sebuah slot biro jodoh website. "Awalnya saya menegur dia karena sikapnya telah jauh berubah. Terutama setelah saya lihat dia tercantum pada sebuah online biro jodoh," ucap Lis saat menjelaskan kejadian yang dialaminya di press room Polda Metro Jaya, Selasa (3 Mei 2016).

Sri mendatangi Balai Wartawan Polda Metro Jaya usai mengadu ke Puspom TNI Jakarta. Dengan nada terbata-bata, ibu beranak dua ini menceritakan dengan lirih pengalaman kasar suaminya itu.

Lis membeberkan, penganiayaan dirinya terjadi berulang-ulang hingga tahun 2014. "Setiap kali saya mendapatkan perlakuan kasar, saya diinjak-injak dan dihantam memakai tongkat komando dan asbak," kisah Lis menceritakan.

Karena mendapatkan perlakuan yang kasar terus menerus, Lis kemudian mengadukan trauma hidupnya itu ke Kepala Staf TNI AL Laksamana Ade Supandi. "Saya diterima staf Kasal dan dijanjijan akan diupayakan untuk ditindaklanjuti," ujar Lis.

Kepada wartawan Lis memintan perlindungan hukum dan keadilan agar auaminya diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.(*)