Rabu, 07 November 2018 14:36:00

Operasi Zebra 2018, Terjadi Jumlah Lakalantas 39 Kasus

Medan (Pelita Batak):
Operasi Zebra 2018 yang sudah berjalan sepekan dan tercatat masih banyak terjadi pelanggaran yang dilakukan masyarakat dalam berlalulintas.

Ditlantas Polda Sumut Kombes Pol Agus Susanto mengatakan hingga hari ke 7 digelarnya Operasi ini, pada Senin (5/10) tercatat sebanyak 23.484 pelanggaran yang sudah terjadi.

"Untuk tilang sebanyak 20.157 perkara dan teguran 3.946 perkara," katanya, Rabu (7/10).

Jumlah ini, kata orang nomor satu di Ditlantas Polda Sumut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu, di mana pelanggaran yang tercatat di hari ke 7 Operasi Zebra Toba hanya terjadi sebanyak 21.347 pelanggaran.

"Untuk tilangnya sebanyak 18.596 perkara dan teguran sebanyak 3.289 perkara. Jadi ada mengalami kenaikan," jelasnya.

Sementara itu, untuk jumlah kecelakaan Lalulintas (Lakalantas), sambung Dirlantas Polda Sumut, jumlah kejadian yang terjadi mencapai 39 kasus. Dari kejadian itu tercatat, 29 orang meninggal dunia, 14 orang luka berat dan 27 luka ringan.

"Kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp 156.550.000," ujarnya.

Jumlah ini juga, kata Agus, mengalami peningkatan dibanding Operasi Zebra Toba 2017 lalu. Di mana jumlah Lakalantas yang terjadi hanya 27 kejadian, 10 orang meninggal dunia, 11 luka berat, dan 34 luka ringan, dengan kerugian materil Rp 78.450.000.

"Untuk jajaran Polres yang banyak terjadi lakalantas ialah di Satlantas Polrestabes Medan, dengan 6 kejadian kecelakaan, korban tewas 6 orang, luka berat 3 orang, dan luka ringan 4 orang dengan kerugian materil Rp 27.050.000," katanya.

Kombes Pol Agus Susanto mengatakan Operasi Zebra Toba 2018 ini, dilakukan untuk meningkatkan Disiplinnya  masyarakat dalam berlalulintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalulintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan Lalulintas.

Kemudian meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalulintas, serta terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas menjelang Perayaan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyampaikan dalam Operasi Zebra Toba 2018 ini, pihaknya mengerahkan sebanyak 1.491 personel, yang diantaranya terdiri dari pasukan lalulintas, Sabhara, Brimob, Reskrim, TNI, Dishub dan instansi terkait lainnya. Sesuai jadwal, Operasi ini dilakukan sejak tanggal 30 Oktober hingga 12 November mendatang.

Selain itu, Jenderal bintang dua ini juga menyatakan ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi Zebra diantaranya adalah pengemudi menggunakan Handphone, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi tidak menggunakan Helm SNI, pengendara mabuk atau menggunakan Narkoba dan berkendara melebihi batas kecepatan yang di tentukan, kata Agus, Senin (5/11).

"Operasi Zebra ini dilakukan dalam rangka menegakan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Sumatera Utara, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal," tandasnya.(Arman)