Sabtu, 16 Januari 2021 19:42:00

Mahasiswa Asal Sidimpuan Lakukan Donor Darah

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :
Sebanyak 40 orang mahasiswa yang berasal dari Kota Padangsidimpuan mengadakan bakti Donor Darah di UTD PMI jalan FL.Tobing Padangsidimpuan, Sabtu 16 Januari 2021.

Para mahasiswa tersebut terdiri dari Ikatan Mahasiswa Kota Padangsidimpuan Universitas Sumatera Utara (IMAKO PASID USU) POLMED, Mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan MRI (Masyarakat Relawan Indonesia).

Ketua IMAKO PASID USU-POLMED, Dodi Peradile mengatakan bahwa dasar Donor Darah ini mereka lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. 

“Di masa pandemi Covid-19 ini, kami meyakini bahwa UTD PMI membutuhkan persedian darah. Untuk itu IMAKO PASID USU-POLMED mengajak teman teman se angkatan saat SMA untuk membantu masyarakat melalui Bakti Donor Darah," ucapnya.

Lebih jauh Dodi mengatakan bahwa saat ini mereka melaksanakan perkuliahan secara daring, sehingga mereka ada di Kota Padangsidimpuan. 

Kemudian mereka berkomunikasi dengan teman teman satu angkatan dari berbagai SMA untuk melakukan donor darah. 

“Setelah berkoordinasi dengan PMI Kota Padangsidimpuan dan UTD PMI Kab. Tapanuli Selatan, maka hari ini kita anak anak Padangsidimpuan yang kuliah di USU dan IPDN melaksanakan donor darah ini."ujarnya.

Mengingat Penerapan physical distancing dan pembatasan aktivitas di luar rumah sejak wabah COVID-19 membuat banyak kegiatan donor darah terhenti. 

Hal ini menyebabkan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) berkurang secara drastis, padahal kebutuhan transfusi darah tidak menurun. 

Ketua PMI Kab. Tapanuli Selatan Drs. M. Sarjan Lubis mengatakan agar masyarakat tidak khawatir untuk mendonorkan darah, karena protokol donor darah yang ditetapkan di Indonesia sudah dipastikan memenuhi standar keamanan. 

" Bila  merasa sehat dan berniat untuk mendonorkan darah, hubungilah dulu PMI atau rumah sakit terdekat yang melayani penerimaan donor darah."ucapnya.

Sementara itu Ketua PMI Kota Padangsidimpuan H.Letnan Dalimunthe yang diwakili Wakil Ketua Bidang Penangggulangan Bencana  Nasruddin Nasution mengatakan, dengan mendonorkan darah, secara tidak langsung Anda menyelamatkan nyawa orang lain. 

Berbuat sesuatu untuk orang lain dengan niat yang baik memiliki dampak positif untuk kesehatan mental maupun fisik. Sebuah studi bahkan mengatakan bahwa orang yang secara sukarela berkorban untuk orang lain memiliki risiko kematian yang lebih rendah.
 
“ Kewaspadaan memang perlu ditingkatkan saat pandemi virus Corona seperti sekarang ini. Namun, jangan sampai kita tidak peduli terhadap keadaan sesama kita. Usahakanlah untuk tetap membantu satu sama lain dengan cara yang sederhana sekalipun."ujar Nasruddin.(STR)