Kamis, 15 Desember 2016 11:35:00

Gubernur Sumut: Jaminan Keamanan Dan Ketersediaan Sembako, Listrik, BBM Cukup

Medan (Pelita Batak) :
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyebutkan seluruh komponen masyarakat Sumatera Utara sangat menginginkan kondisi daerahnya senantiasa kondusif, aman dan terkendali.

"Mari bersama kita jaga itu," tandas Erry pada rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka Kesiapan Pengamanan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 di Wilayah Provsu di Aula Catur Prasetya Lt. IV Mapolda Sumut, Rabu (14/12/2016).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut dan instansi terkait telah sepakat melaksanakan rencana aksi dimasing-masing instansi terkait guna menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam rangka perayaan Natal tahun ini dan Tahun Baru 2017 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry mengtakan, berdasarkan paparan dari masing-masing instansi terkait maka diambil kesimpulan kalau Kondisi akhir tahun di wilayah Sumut suasananya relatif cukup kondusif dan terkendalai. Dijelaskan Erry, beberapa paparan yang terkait dengan kondisi Sumut jelang perayaan Natal dan Tahun baru yakni persoalan Kamtibmas, Transportasi dan Lalulintas, BBM, Listrik dan ketersedia bahan pokok.

"Tadi sudah dipaparkan semua masing-masing instansi terkait sudah memaparkan tentang kondisi pantauan masing-masing instansi dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru. Setelah paparan ini akhirnya di simpulkan kalau kondisi akhir tahun suasana kondusif dan terkendali. Tentunya akan diikuti dengan rencana aksi yang akan dilakukan masing-masing instansi. Terutama keamanan di tempat-tempat ibadah Natal, tempat wisata, dan juga Jalan Lintas Provinsi Nasional," ujar Erry.

Erry membeberkan dalam rakor tersebut mewakili GM PLN memastikan walaupun saat ini masih ada sejumlah perbaikan pembangkit listrik yang rusak sehingga terjadi pemadaman namun pihak PLN berjanji diakhir tahun kondisinya akan normal kembali. Begitu juga halnya dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) menurut GM Pertamina ketersedian BBM cukup.

"Dari Disperindag juga sudah memaparkan ketersedian sembako dan kebutuhan -kebutuhan pokok lainnya juga tersedia walaupun ada beberapa-beberapa kebutuhan pokok seperti cabai mengalami kenaikan harga yang membuat inflasi lebih tinggi,"ujar Erry.

Sementara, Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan sejak pagi hari pihaknya bersama instansi terkait menggelar rakor dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru. Menurutnya ada tiga hal pokok yang dibahas dalam rakor tersebut yakni mengantisipasi dan mengecek kesiapan seluruh instansi di Sumatera Utara tentang meningkatnya kegiatan masyarakat. Baik ditempat-tempat ibadah, pusat-pusat perbelanjaan, di moda-moda transportasi, maupun di tempat-tempat wisata. Kedua untuk mengecek kesiapan dan merencanakan tentang meningkatnya kebutuhan dasar masyarakat seperti sembako, BBM, Listrik dan transportasi. Dan yang ketiga mengecek kesiapan tentang keamanan.

Berkaitan dengan keamanan lanjut Kapolda, Sumut cukup aman, tertib dan cukup kondusif meskipun ada potensi-potensi konflik di beberapa wilayah. Polisi bersama instansi terkait akan mengantisipasi tindak kejahatan yang memanfaatkan moment peringatan malam natal 2016 dan tahun baru 2017. "Kejahataan-kejahatan ini mulai dari sifatnya konvensional dan kejahatan yang bisa berimplikasi terhadap kejahatan konvijensi termasuk yang dilakukan kelompok-kelompok radikal, kelompok intoleran dan torerisme. Itu kita antisipasi semua kejahatannya,"ujar Kapolda.

Lebih lanjut dikatakannya, pola pengamanan yang dilakukan Polda dengan didukung seluruh instansi terkait dengan melakukan upaya-upaya pencegahan diseluruh kegiatan masyarakat."Yakni melindungi lokasi kegiatannya, kegiatan itu sendiri, para jemaat, dan pemimpin-pemimpin agama yang akan melaksanakan  kegiatan. Termasuk kegiatan ditempat konsentrasi masa lainnya seperti pusat perbelanjaan, pasar, tempat wisata. Dan juga menjamin bahwa proses perjalanan mudik melalui darat, laut udara sesuai dengan harapan kita tersebut,"ujar Kapolda lagi.

Saat disinggung daerah mana yang menjadi prioritas keamanan menurut Kapolda, Kota Medan menjadi prioritas utama disusul beberapa daerah seperti Tanjung Balai, Tapsel dan Simalungun. Untuk keamanan perayaan Natal dan tahun baru pihaknya menurunkan sekitar sepuluh ribuan personil yakni 7300 sampai 7500 personil kepolisian dan ditambah 2500 personil.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat pihak-pihak terkait atas segala situasi yang aman dan kondusif yang selama ini tercipta. berkali-kali kita diuji dengan kegiatan masyarakat dengan jumlah yang cukup besar. Semuanya berjalan dengan tertib, santun dan damai. Mari kita jaga kondusifitas ini, mari kita jaga toleransi yang sudah ada,kita jaga kekeluargaan, kekompakan, jangan mudah diprovokasi, jangan mudah diagitasi dan jangan mudah diadu-adu oleh orang-orang yang ingin menghancurkan kekeluargaan yang ada saat ini,"pungkasnya.(TAp)