Rabu, 28 Desember 2016 06:08:00

GMKI Menolak Kehadiran Habib Rizieq Shihab di Sumatera Utara

GMKI
Medan(Pelita Batak): Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) merilis pernyataan resmi atas rencana kunjungan Habib Rizieq Shihab ke Medan, Sumatera Utara. Tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini dijadwalkan menghadiri tabligh akbar, yang undangannya sudah tersebar, hari ini, Rabu 28 Desember 2016. 
 
Menurut GMKI, Sumatera Utara adalah provinsi yang penduduknya terdiri dari beragam suku, agama, etnis, dan golongan. Kemajemukan ini menjadi kekayaan daerah yang selama ini selalu berusaha dijaga dan dihormati oleh setiap masyarakat Sumatera Utara. Beberapa persoalan konflik SARA yang beberapa kali terjadi di Sumatera Utara menjadi pembelajaran bagi masyarakat Sumatera Utara agar selalu berhati-hati terhadap isu dan provokasi yang coba dihembuskan segelintir kelompok untuk mengganggu kerukunan masyarakat Sumatera Utara.
 
Maka sebagai bentuk pencegahan dan antisipasi terjadinya kembali konflik SARA di tengah masyarakat Sumatera Utara yang rukun dan damai serta saling menghormati, dengan ini GMKI menolak kehadiran Habib Rizieq Shihab ke Medan, Sumatera Utara. Kami mengkhawatirkan pernyataan-pernyataan yang akan disampaikan Habib Rizieq Shihab dalam kunjungannya akan disalahartikan dan multitafsir oleh sebagian masyarakat dan dapat memicu terjadinya perpecahan dan konflik sosial di tengah masyarakat. 
 
GMKI meminta pihak Kepolisian Sumatera Utara harus bertindak tegas dalam perizinan kegiatan yang akan diadakan oleh Habib Rizieq Shihab dan rombongan. "Kami juga mengajak semua organisasi masyarakat maupun kepemudaan dan mahasiswa bahkan Instansi pemerintahan Sumatera Utara untuk saling bahu-membahu menjaga kondusifitas dan kerukunan yang ada di tengah masyarakat Sumatera Utara," kata Swangro Lumbanbatu, Koordinator Wilayah I (Sumut-NAD) Pengurus Pusat GMKI dalam pernyataan sikapnya.
 
Keberagaman masyarakat Sumatera Utara adalah keunikan yang kita miliki selama ini dan menjadi salah satu keunggulan dari provinsi Sumatera Utara. Mari kita bergotong royong membangun daerah kita dengan selalu berpegang teguh kepada UUD 1945 dan ideologi Pancasila.
 
Sebelumnya Koordinator Aksi Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut Drs Prabu Alam, Ketua BKM Masjid Agung Ustadz Azwir Ibnu Aziz, Affan Lubis, Drs Leo Imsar Adnans dan Tumpal Panggabean, Irfan sebagaimana dikutip dari beritasore.com, menyebutkan karena pengelola Lapangan Benteng dan Lapangan Merdeka tidak memberikan izin, maka pihaknya memindahkan lokasi acara tabligh akbar di hadiri Rizieq Shihab di halaman Masjid Agung Medan. Jamaah yang hadir diperkirakan lebih dari 100 ribu orang yang datang dari berbagai kota/kabupaten di Sumatera Utara.(R2/rilis)