Selasa, 17 Mei 2016 10:14:00

Fun Walk For Wonderful Toba di Monas, Cara Orang Batak Dukung Pemerintah

Maurarar Sirait dan Dumoli Pardede
Jakarta(Pelita Batak):
 
Puluhan ribu warga masyarakat menghadiri acara Fun Walk For Wonderful Toba yang dilaksanakan di Silang Monas, Jakarta, Minggu (15/5/2016), yang dibuka langsung oleh Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli.
 
Salah seorang Panitia, Dumoly F. Pardede, mengatakan, acara ini merupakan bagian dari cara warga Sumut, khusunya warga Batak, untuk ikut membantu program pemerintah. Pemerintah Jokowi-JK sudah merencanakan program yang sangat bagus, yaitu menjadikan Danau Toba sebagai salah satu tujuan wisata Indonesia. Karena itu, warga Sumut juga harus ikut membantu pemerintah.
 
"Kita bantu ikut meningkatkan wisatawan. Sehingga hari lebaran atau tahun baru nanti akan ada 1 juta orang Batak yang pulang kampung dan ini bisa menghidupkan ekonomi daerah. Warga Sumut pun di saat yang sama harus bisa meningkatkan pelayanan kepada wisatawan. Kita pun berharap industri kreatif bisa berkembang," ungkap Dumoly.
 
Kegiatan jalan santai ini dimulai dari Monas menuju Bundaran Hotel Indonesia dan berakhir di Silang Monas. Acara yang diprakarsai Komunitas H3 (Horas, Halak, Hita) ini merupakan salah satu rangkaian acara menuju puncak kegiatan bertajuk "Greatest Caldera Ride" pada 21 Mei mendatang.
 
Selain fun walk, rangkaian acara lain yang akan digelar adalah festival musik internasional bertajuk "Batak in Harmony" pada Juli dan September di Jakarta dan Balige, Sumatera Utara. Selain itu, ada kegiatan bersepeda jarak panjang atau Toba GranFondo dan lari maraton bertajuk "Samosir Toba Ultra" pada Agustus 2016.
 
Sementara itu, di antara tokoh Sumut yang datang adalah Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon, pengacara Otto Hasibuan, politikus PDI Perjuangan (PDIP) Maruarar Sitrait, politikus Demokrat Ruhut Sitompul, Mulya lubis, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi dan lain-lain.
 
Politikus PDIP, Maruarar Sirait, mengatakan, bahwa semua warga Sumut harus bersatu, bahu membahu dan gotong royong membangun Danau Toba. Persatuan warga Sumut harus benar-benar terjalin, tanpa harus melihat perbedaan suku, agama, ras maupun latarbelakang partai politik.
 
"Kita ucapkan terimakasih kepada Pak Jokowi-JK yang akan membangun Danau Toba. Kita juga berterimakasih kepada Pak Menko Rizal Ramli, Menteri Pariwisata Pak Arief Yahya. Kita juga sangat berterimakasih kepada panitia yang sudah bekerja keras hingga acara ini bisa sukses, dan kita juga ucapkan terimakasih kepada Anggota Banser dari NU yang ikut menjaga ketertiban acara," ungkap Maruarar.(beritasatu.com)