Jumat, 02 September 2016 19:59:00

Busana Rancangan Rita Maharani di Gebyar Kerajinan Daerah Sumut 2016

Medan (Pelita Batak) :
Busana rancangan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin S MSi mengundang decak kagum pengunjung yang memadati Merdeka Walk ketika menyaksikan pagelaran busana dalam rangka memeriahkan Gebyar Kerajinan Daerah Sumatera Utara 2016, Jumat (2/9/2016). Lewat tangan dinginnya,ibu tiga anak itu berhasil menjadikan Batik Medan dan Songket Deli menjadi busana yang sangat menawan dan sesuai dengan trend masa kini.

Hal itu tidak terlepas dari kecerdasannya mengangkat ciri khas Kota Medan menjadi motif busananya. Ditambah lagi desain dan model buasana hasil rancangannya memadukan nuansa tradisional  dan modern, sehingga menimbulkan kesan anggun, elegan, berwibawa serta sangat indah dipandang mata. Tak heran jika aplaus pengunjung tak putus berhenti selama busana hasil rancangannya ditampilkan.

Yang membuat para pengunjung semakin terkesima dan berdecak kagum lagi, Hj Rita dengan berani menunjuk istri sejumlah pimpinan SKPD beserta sejumlah camat di Kota Medan yang juga didampingi istri menjadi model busana hasil rancangannya. Meski baru pertama kali melangkah di atas catwalk namun gaya maupun penampilan mereka tak ubahnya seperti perawagan maupun peragawati professional.

Busana hasil kreasi Hj Rita ditampilkan usai pengurus Dekranasda Provinsi Sumatera Utara dan Dharma Wanita Provinsi Sumatera, Persit Kartika Chandra Kirana dan Bhayangkari Poldasu tampil membuka pagelaran busana tersebut. Sebagai penampilan awal, busana Hj Rita yang diberi label Maharani Collection ini dikenakan Sekretaris Bappeda Kota Medan, Reza Hanafi.

Lalu Camat Medan Tuntungan, Gelora Kurnia Putra Ginting, Camat Medan Amplas, Zul F Ahmady, Camat Medan Tembung, M Indra Mulia Nasution dan Camat Medan Maimun M Yasir. Baik Sekretaris Bappeda maupun keempat camat tampil bersama istri masing-masing. Reza  bersama istri tampil mengenakan Songket Medan bermotif pucuk rebung.

Kemudian Gelora dan istri mengenakan Batik Medan bermotif bunga kol dipadu bunga kangkung. Menyusul Camat Medan Tembung bersama istri mengenakan Songket Deli bermotif bunga bintang kelapa, Camat Medan Amplas mengenakan Songket Deli bermotif bunga tekwan dan Camat Medan Maimun beserta istri mengenakan Songket Deli bermotif pucuk rebung.

Penampilan Sekretaris Bappeda dan keempat camat bersama istri mendapat aplaus meriah dari sleuruh pengunjung, termasuk Ketua Dekranasda Sumut, Hj Eva Diana Erry Nuradi. Selanjutnya busana Hj Rita dikenakan istri Wakil Wali Kota Medan, Nurul Khairani Lubis yang mengenakan Songket Deli bermotof Istana Maimun. Selanjutnya Istri Kadisdukcapil Kota Medan, mengenakan busana berbahan dasar Songket Deli bermotif setangkai bunga mawar.

Lalu diikuti Kadisdik Kota medan, mengenakan Songket Deli bermotif durian Medan. Menyusul istri Kepala Badan Kesbangpol Linmas dengan mengenakan Songket Deli bermotif setangkai mawar pink dan istri Kadis Sosnaker mengenakan Songket Deli bermotif bunga tembakau. Kembali tepuk tangan meriah dari pengunjung terdengar sebagai bventuk apresiasi dan kekaguman atas hasil karya HJ Rita yang selama ini terkesan pendiam dan murah senyum tersebut.

Usai busana haril rancangannya ditampilkan, Hj Rita pun tampil di atas catwalk didampingi seluruh modelnya.  Hj Rita juga mengenakan busana hasil rancangannya Songket Deli bermotif pucuk rebung. Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Kota Medan itu kemudian mendapatkan bunga dari putri tercinta yang ikut mendampinginya  dalam peragaan busana terebut.

Tidak hanya dari sang putri, Hj Rita juga mendapat ucapan selamat dari Ketua Dekranasda Sumut, Ketua Persit katika Candra Kirana dan Ketua Bhayangkati Poldasu serta dari istri pejabat di lingkungan SKPD Provinsi Sumut dan Pemko Medan.

Usai peragaan busana, Hj Rita mengatakan busana hasil rancangan ini merupakan upaya dan terobosan yang dilakukan untuk memperkenalkan Batik Medan dan Songket Deli kepada masyarakat. Dia berharap batik Medan dan Songket Deli tidak hanya dikenal di ibukota Provinsi Sumatera Utara tetapi juga seluruh nusantara bahkan dunia.

Di samping itu, kata Hj Rita, dirinya juga ingin memajukan UMKM di Kota Medan, terutama para pengerajin Batik Medan dan Songket Deli. Itu sebabnya sejak dilantik menjadi Ketua Dekranasda Kota Medan, Hj Rita bertekad  melakukan pembinaan UMKM yang ada di Kota Medan, termasuk berusaha membantu  pemasarannya bersama dinas terkait.

"Untuk memajukan UMKM inilah, maka saya mengajak semua, khususnya ibu-ibu agar dapat memakai dan mencintai produk unggulan daerah Kota Medan, terutama Batik Medan dan Songket Deli. Sebab, busana ini dapat dikenakan sebagai busana sehari-hari, pakaian kerja maupun busana pesta. Dengan demikian kita turut membantu memajukan UMKM di Kota Medan,” kata Hj Rita. (TAp)