Sabtu, 15 Juli 2017 09:43:00

Bupati Tapsel Bantah Gunung Lubuk Raya Keluarkan Asap Pasca Gempa

Gunung Lubuk Raya

Tapsel (Pelita Batak) : Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu membantah informasi Gunung Lubuk Raya mengeluarkan asap ketika terjadi gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter di Desa Lobu Layan dan Sitaratoit, Kecamatan Angkola Barat, Jumat 14 Juli 2017.

"Setelah dipastikan oleh ahli, maka diambil kesimpulan, ternyata bukan asap, melainkan awan yang kebetulan di atas gunung," ujar Sahrul kepada wartawan ketika ditemui saat meninjau lokasi pengungsian korban gempa di Desa Lobu Layan, Jumat malam. 

Dikatakannya, ketika terjadi gempa, posisi awan tersebut berada di sekitar gunung, sehingga banyak masyarakat yang menilai awan itu asap yang berasal dari gunung

"udah-mudahan hingga saat ini tidak ada tanda-tanda dari gunung Lubuk Raya itu mengeluarkan asap," ujarnya.

Dia mengaku, hingga Jumat pukul 21.00, masih ada gempa susulan, namun guncangannnya tidak sekuat dengan gempa yang pertama sekali dirasakan oleh warga. "Menurut laporan yang saya terima, sudah ada gempa susulannya sebanyak 10 kali," tuturnya.

Saat ini Pemkab Tapsel melalui sejumlah instansi sudah berada di dua desa tersebut. Mereka akan 24 jam siaga dan siap membantu masyarakat dan menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaannya. Apabila perlu, warga diimbau menginap di tenda pengungsian yang sudah disediakan.

Kemudian Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat agar tidak percaya kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, karena ada opini yang timbul di masyarakat bahwa akan ada gempa susulan yang lebih besar lagi. 

"Selain peringatan dari pemerintah, jangan ada yang percaya, karena pemberitaan itu diduga bohong dan menakut-nakuti warga," ucapnya.(Saut Togi Ritonga)