• Home
  • Pendidikan
  • Mendikbud: SMK Jurusan Kelautan Tidak Hanya Jadi ABK Lagi
KSP Makmur Mandiri
Senin, 07 Oktober 2019 17:28:00

Mendikbud: SMK Jurusan Kelautan Tidak Hanya Jadi ABK Lagi

BAGIKAN:
siapsekolah.com
Jakarta (Pelita Batak):
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan, sertifikasi yang bisa didapatkan siswa SMK tak hanya yang berstandar nasional, namun juga internasional. Untuk sertifikasi tingkat nasional, pemerintah menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi, sedangkan untuk tingkat internasional bergantung pada standar asosiasi bidang tersebut di tingkat dunia.

Melalui sertifikasi tingkat internasional ini, maka lulusan SMK bisa bersaing dengan tenaga kerja asing lainnya. Sehingga diharapkan adanya kesetaraan dalam posisi jabatan hingga pengupahan dengan tenaga kerja asing.

"Seperti, dalam lulusan SMK jurusan kelautan, dulu kan belum ada sertifikasi tingkat internasional. Jadi dulu, kalau bekerja di kapal asing (lulusan SMK Indonesia) jadi anak buah kapal terus, karena dianggap tidak mempunyai keahlian. Sekarang sudah ada sertifikasi internasional, lulusan SMK bisa bekerja mendapat pengakuan layaknya pelaut-pelaut dari luar negeri," jelas Muhadjir dikutip dari okezone, Senin (7/10/2019).

Dikatakannya, Pemerintah tengah mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja yang berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Revitalisasi ribuan SMK pun menjadi salah satu fokus pemerintah, di antaranya soal sertifikasi lulusan SMK.

Pihaknya sudah bekerjasama dengan pengusaha, dalam hal ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, untuk menyusun standar kompetensi dan sertifikasi lulusan SMK. Hal ini untuk memastikan sinkronisasi antara kualitas lulusan dengan kebutuhan industri.

"Jadi anak-anak SMK sekarang di samping nanti mendapat ijazah, yang terpenting juga mereka mendapat sertifikat kemahiran," ujarnya. (okz|TAp)
  BeritaTerkait
  • Nikson Silalahi, Membangun Kabupaten Dairi Lewat Pendidikan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sebagai anak dari seorang petani, Nikson Silalahi yang lahir dan besar di Parongil/Dairi merupakan anak kampung tulen. Dia penggemar olahraga bola kaki dan bulu tangkis yang k

  • Pendidikan Harga Mati di Lanny Jaya Papua

    3 tahun lalu

    Papua (Pelita Batak) : Dalam sambutannya, Bupati Befa Yigibalom, SE, M,Si menyatakan bahwa pendidikan adalah harga mati untuk membangun di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. “Kami tidak

  • JTP, Memang"GILA"

    tahun lalu

    Oleh: JJ. Tobing, SEPada saat acara "Syukuran & borhat borhat" di Desa Simatupang, Muara, beberapa waktu yang lalu;  Ibu Neny Purba atau Nyonya JTP didaulat memberi kata sambutan, dimana seba

  • Jokowi Buka Sail Karimata 2016 : Jadikan Laut Sebagai Tempat Menaruh Harapan

    3 tahun lalu

    Pulau Datuk (Pelita Batak) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara puncak Sail Karimata 2016, yang digelar di Pantai Pulau Datuk, Kabupatan Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (15/10/2016).

  • Ditemukan, Uang Nangkring di Luar Negeri Berjumlah Rp 11.000 Triliun

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Mengejutkan, ternyata setelah dilakukan pendataan seluruh uang warga negara Indonesia yang berdomisili di negara asing mencapai Rp 11.000 triliun. Jumlah yang sangat seksi ketika sata ini bangsa ini mengalami kondisi ekonomi yang s

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb