• Home
  • Pariwisata
  • Pemerintah Terus Kembangkan Bandara Matahora, Mendorong Kesiapan 5 Bali baru
KSP Makmur Mandiri
Senin, 02 Maret 2020 10:18:00

Pemerintah Terus Kembangkan Bandara Matahora, Mendorong Kesiapan 5 Bali baru

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan terus mengembangkan Bandara Matahora di Wakatobi, Sulawesi Tenggara untuk mendukung sektor pariwisata di daerah yang menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas yang saat ini tengah dikembangkan.

"Presiden sudah mencanangkan 5 Bali Baru, sekarang ini ada 5 Bali Baru yang lainnya yang juga tengah dikembangkan, salah satunya adalah Wakatobi. Oleh karenanya pengembangan Bandara akan kita lakukan di tahun 2021," ucap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Matahora, Wakatobi dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara, Sabtu (28/2).

Menhub mengungkapkan, kondisi Bandara Matohara saat ini sudah relatif baik, namun kedepannya tetap perlu dikembangkan untuk mendukung pariwisata di Wakatobi yang terkenal akan keindahan alam bawah lautnya.
"Perlu dikembangkan baik dari infrastrukturnya maupun kuantitas penerbangannya, serta penambahan konektivitas ke beberapa tempat baik itu ke Makassar ataupun ke Bali untuk mendukung pariwisata di Wakatobi," ungkap Menhub.

Menhub mengatakan, akan memperpanjang runway Bandara Matahora menjadi 2200 Meter x 45 Meter, sehingga bisa didarati pesawat yang lebih besar dari jenis ATR-72, seperti Boeing 737. Sebagai informasi Bandara Matahora saat ini memiliki runway 2000 x 45 M2, luas terminal 1500 M2, Taxiway 107 x 23 M2 dan Apron 110 x 85 M2. Pada tahun 2020 ini akan dilakukan pengembangan pembangunan di antaranya: pembuatan Runway End Safety Area (RESA), pemasangan pagar batas lahan bandara, pelebaran dan pelapisan Acces Road Unit kerja Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP PK) dan pembuatan gedung kargo.

Dengan penerbangan 1x/hari dengan rute ke Kendari PP. Untuk tahun 2021 akan dilakukan sejumlah pembangunan yaitu: perpanjangan runway 250 x 45 M2, penyiapan lahan pada daerah perpanjangan runway, pelebaran apron menjadi 150 x 85 M2 termasuk marking dan pembuatan jalan akses gedung kargo. Dalam kesempatan tersebut, Menhub juga mendapat masukan dari Bupati Wakatobi untuk mengembangkan Pelabuhan Wanci yang ada di Wakatobi baik dari infrastrukturnya maupun kapal-kapalnya. Terkait hal tersebut, Menhub mengatakan Kemenhub akan mengkaji kemungkinan tersebut.

Ia juga meminta kepada Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kemenhub yang ada di Wakatobi untuk meninventarisasi apa kebutuhan pembangunan infrasturktur yang ada, untuk dapat dikerjakan di 2021 dalam rangka mendukung pariwisata di Wakatobi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Bupati Wakatobi Arhawi, Direktur Bandar Udara Nafhan Syahroni dan Kepala Bandara Matohara Firman. (BKIP Kemenhub|EN|TAp)
  BeritaTerkait
  • Hebat.....Putra Batak Rikoh Manogar Siringoringo Jadi Pembuka Jalan Selam Ilmiah

    4 tahun lalu

    SETELAH puluhan tahun berlangsung di Indonesia, kegiatan penyelaman ilmiah mulai mendapat jalan untuk proses standardisasi. Pembukanya adalah Rikoh Manogar Siringoringo, orang Indonesia pertama yan

  • Revolusi Industri 4.0 : Pemerintah Daerah dan Milenial Bersinergis Memajukan Pariwisata Humbang-Hasundutan

    2 tahun lalu

    Oleh: Yedija Manullang Tahun 2018 telah usai dengan segala harapan dan cita-cita yang harus terus diperjuangkan. Hari baru di 2019 menyiratkan semangat untuk mewujudnyatakan harapan dan cita-cita

  • Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK bidang Perekonomian: Pondasi Ekonomi Bagus Jadi Modal Dasar

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):  Menko Darmin Nasution menegaskan, ekonomi Indonesia terus menunjukkan perbaikan yang menggembirakan. Hal itu ditunjukkan dari berbagai indikator ekonomi, antara lain: kem

  • Kadin Komitmen Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sumut

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen turut terlibat aktif dalam mendongkrak pertumbuhan perekonomian Sumut. Sebagai pintu gerbang Indonesia bagian

  • Melalui Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan Menuju Humbang Hasundutan Hebat dan Bermentalitas Unggul

    tahun lalu

    PendahuluanKITA patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kini Kabupaten Humbanghasundutan usianya mencapai 16 Tahun setelah terbentuk menjadi daerah pemekaran otonomi daerah baru salah satunya di I

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb