KSP Makmur Mandiri
Selasa, 18 Oktober 2016 20:25:00

Mengenal Pagelaran, Kota Sejuta Ikan

BAGIKAN:
Ist
Pusat Kota Pagelaran
Pagelaran(Pelita Batak): Masyarakat Indonesia pada umumnya gemar menyaksikan pertunjukan atau pementasan. Pagelaran adalah kata-kata yang tepat untuk definisi hal tersebut. Pagelaran yang satu ini merupakan sebuah tempat atau daerah yang berada di Pulau Sumatera, tepatnya berada di Kabupaten Pringsewu. 
 
Mayoritas penduduk Kota Pagelaran adalah bersuku Jawa, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta hingga Jawa Serang yang ada di Banten. Pagelaran pertama kali dibuka melalui kolonialisasi Belanda, dengan masyarakat yang mengalami hal tersebut dinamakan koloni. 
 
Kolonisasi tersebut dimulai tahun 1901 dan para koloni mulai sampai di Pagelaran sekitar tahun 1920 sampai 1928, selama 8 tahun tersebut para koloni mengembara mencari tempat yang dapat dihuni. Masyarakat atau koloni awal mulanya enggan untuk ditempatkan di Sumatera karena takut dimakan binatang buas, akhirnya para koloni mengusulkan agar tempat tinggal baru mereka dinamakan dengan nama wilayah yang sebelumnya mereka tinggali di Jawa. Usul itu pun disetujui Pemerintah Hindia Belanda. Para koloni akhirnya membuka hutan-hutan belantara diberbagai wilayah di Pagelaran dan mengadakan perundingan untuk menamakan wilayah yang mereka telah buka.  
 
Pusat Olahraga di Pagelaran
Pagelaran sejak dibuka dari hutan belantara, kini menjelma menjadi sebuah Kota yang layak diperhitungkan. Kota Pagelaran memiliki berbagai potensi alam, terutama di bidang budidaya perikanan air tawar. Kota Pagelaran berada di ketinggian berkisar 150 Mdpl, seluruh wilayah Pagelaran membentang dari Sukawangi hingga Ganjaran dan dari Pasir Ukir hingga Tanjung Dalam memiliki kolam. 
 
Bentang alam dengan kontur tanah yang bergelombang menyebabkan terbentuknya rawa-rawa yang membentang sepanjang wilayah Pagelaran. Rawa-Rawa tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dibuat kolam dan membudidayakan ikan. Kolam-Kolam tersebut diisi dengan berbagai jenis ikan air tawar seperti Ikan Mas, Ikan Lele, Ikan Nila, Ikan Gurame, serta Ikan Patin.  
 
Memancing bersama Bupati dalam rangka Panen Raya Ikan di Pagelaran
Petani Ikan tersebut biasanya menjual ikan ke berbagai daerah baik di Pulau Jawa maupun Sumatera, seperti Bengkulu, Palembang, Jambi, Jakarta, Serang, dan masih banyak lainnya. Potensi Alam yang melimpah tersebut menjadikan Pagelaran sebagai sentra budidaya ikan air tawar di Provinsi Lampung. 
 
Bupati Pringsewu dalam waktu dekat akan membangun Monumen Ikan yang berada di persimpangan Pasar Pagelaran, hal tersebut untuk menguatkan bahwa Pagelaran adalah sentra ikan, serta dapat dijadikan sebagai tujuan wisata. "Monumen Ikan akan segera kami di bangun di persimpangan Pasar Pagelaran," ujar Sujadi Bupati Pringsewu. 
 
Pegelaran tidak hanya kaya dengan potensi alamnya, melainkan kaya dengan potensi sumber daya manusianya. Potensi tersebut dapat terlihat setiap harinya, wilayah Pagelaran setiap paginya ramai oleh para pelajar, dari mulai tingkat TK, SMP, hingga SMA ada di Pagelaran serta dilengkapi oleh fasilitas sport center. Masyarakat lain baik tetangga Kecamatan ataupun Kabupaten banyak yang menyekolahkan anaknya di Pagelaran, seperti di SDN 1 Patoman, SMPN 1 Pagelaran, SMAN 1 Pagelaran, hingga di SMK dan SMA Yadika Pagelaran. 
 
Kualitas pendidikan menjadi pertimbangan utama orang tua murid untuk menyekolahkan anaknya. Pagelaran dipercaya memiliki hal tersebut, sehingga tidak sedikit orang tua yang menyekolahkan anaknya di Pagelaran. 
Pagelaran dalam waktu dekat akan memiliki Pusat Perbelanjaan Modern, yakni Pasar Pagelaran yang dipugar dan sedang dibangun sebuah Pusat Perbelanjaan Modern. 
 
Pagelaran juga dalam waktu dekat akan membangun Sub Terminal yang berada di depan Pasar Modern atau Pusat Perbelanjaan Moden Pagelaran, hal tersebut diperoleh dari informasi BAPPEDA Kabupaten Pringsewu. Pagelaran segera akan menjadi Kota Agropolitan penyangga daerah Ibukota Pringsewu. 
 
Pusat Kota Pagelaran
Pagelaran tidak hanya berpotensi di bidang perikanan, melainkan di bidang pertanian, terutama hortikultura. Pagelaran dapat dijadikan sentra berbagai jenis buah-buahan, hal tersebut didukung oleh masyarakat yang gemar menanam berbagai jenis buah-buahan di pekarangan rumahnya. Buah-Buahan tersebut meliputi Jambu Air, Rambutan, Mangga, Kelengkeng, Apokad, Jeruk, hingga Kedondong. 
 
Masyarakat Pagelaran juga banyak yang menanam kakao baik di pekarangan rumah maupun di kebun yang mereka miliki, tidak jarang hasil dari kakao tersebut dapat menambah penghasilan bulanan. Serai menjadi salah satu komoditas yang prospektif untuk dikembangkan di Pagelaran, banyak masyarakat yang menanam, namun belum ada yang mengolahnya sebagai minyak serai wangi, hal tersebut karena belum adanya sosialisasi dan teknologi yang mumpuni untuk mengembangkan hasil metabolit sekunder dari serai. 
 
Sektor Pariwisata adalah daya tarik tersendiri untuk Pagelaran, hal ini didukung oleh berbagai wisata yang ada di Pagelaran. Wisata tersebut meliputi Pura umat Hindu di Lugusari, Bendungan Way Ngison, Talang Air peninggalan Belanda sejak Tahun 1928 di Ganjaran, Bukit Pamenang, Miniatur Tugu Monas di Patoman, serta segera akan di Bangun Monumen Ikan di persimpangan atau traffick light Pasar Pagelaran.(R2/rilis)
  BeritaTerkait
  • 6 Lokasi Wisata Alam di Tanah Batak

    4 tahun lalu

    Sejumlah lokasi wisata terbaik di Tanah Batak, berikut ini bisa menjadi panduan bagi Anda yang ingin bepergian bersama keluarga atau teman-teman di sekitar Tanah Batak.

  • Ini Dia Kegiatan Pengurus Daerah FBBI Selama 2016

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) merilis kegiatan pengurus daerah yang telah dilaksanakan sebagai berikut di bawah ini.   a. DPD FBBI Provinsi Riau.

  • Pimpinan HKBP Silaturahmi Bersama Gubernur Kalimantan Barat

    2 tahun lalu

    Pontianak (Pelita Batak):  Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing bersama rombongan bersilahturahmi dengan Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, SH, M.Hum di Kantor Gubernur Kalbar, Jumat 30 N

  • Ada Ronggeng Melayu di Panggung PSB

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Panggung Seni Budaya (PSB) yang diusung Dinas Pariwisata Kota Medan untuk mengobati kerinduan masyarakat Kota Medan guna menyaksikan budaya etnisnya sekaligus melestarikann

  • Wali Kota Apresiasi Gebyar Suroan Budaya Jawa

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  sangat mengapresiasi digelarnya Gebyar Suroan Budaya Jawa  yang akan berlangsung di Lapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Medan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb