• Home
  • Pariwisata
  • Bersama Masyarakat, BOPDT Gelar Pesta Adat Penghormatan Napuran Tiar
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 09 Oktober 2019 22:18:00

Bersama Masyarakat, BOPDT Gelar Pesta Adat Penghormatan Napuran Tiar

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Toba Samosir (Pelita Batak):
Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) bersama masyarakat menyelenggarakan Pesta Adat Penghormatan Napuran Tiar, Rabu (9/10). Acara ini dilangsungkan di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata. Sekitar 500 orang masyarakat yang tinggal di sekitar Lahan Zona Otorita Danau Toba. Hadir juga tokoh-tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Pesta Adat Penghormatan Napuran Tiar merupakan hasil rumusan bersama para tokoh masyarakat. Acara ini juga bentuk kepedulian BOPDT untuk menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal. 

"Selain bertujuan melestarikan budaya dan kearifan lokal, acara ini merupakan bukti komitmen BOPDT ke depan dalam membangun perekonomian  di desa yang berada di sekitar kawasan yang akan dikembangkan pemerintah," ujar Arie Prasetyo,  Direktur Utama BOPDT.

Seluruh peserta yang hadir dalam acara adat ini mengunakan busana tradisional dengan sentuhan tenun ulos. 

Acara dimulai dengan prosesi ibadah yang dipimpin pendeta REM. Sitorus dari gereja HKBP Resort Ajibata yang ditutup dengan doa bersama. 

"Inti dari doa bersama ini adalah untuk mendoakan agar dalam pengembangan pariwisata di Kawasan Danau Toba khususnya di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir senantiasa diberkati oleh Yang Maha Kuasa," terang Arie. 

Di dalam acara tersebut, BOPDT juga memberikan seekor kerbau kepada masyarakat dalam bentuk jambar. Ada juga penyerahan ikan mas oleh masyarakat ke BOPDT. Hal ini menjadi simbol restu bahwa BOPDT diterima secara adat untuk melakukan pembangunan di Kecamatan Ajibata.

Anak-anak, amang, inang, tulang serta ompung sangat mengapresiasi pesta adat ini dengan positif. Acara berlangsung meriah dan dihiasi ritual gondang batak dan manortor batak bersama. Selain itu ada juga pemberian tenun Ulos dari masyarakat kepada BOPDT.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasinya untuk kebersamaan ini. Apalagi BOPDT ikut melestarikan budaya setempat. 

"Budaya itu semakin dilestarikan akan semakin menyejahterakan. Akan memberikan dampak ekonomi yang tinggi. Dan masyarakat bisa langsung merasakan impact dari budaya yang dilestarikan," tuturnya.

Selain itu, Pesta Adat Penghormatan Napuran Tiar juga bisa dikembangkan menjadi salah satu atraksi dari masyarakat untuk menyambut wisatawan.(***)
  BeritaTerkait
  • SULTAN DELI : DOAKAN PRESIDEN JOKOWI MELANJUTKAN PEMBANGUNAN

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Presiden RI Joko Widodo mendapat gelar kebangsawanan tertinggi dari Kesultanan Deli, yakni Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri. Gelar kebangsawanan tersebut disematkan langsun

  • Wapres Buka Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016

    5 tahun lalu

    Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perbedaan suku, adat istiadat dan agama justeru membuat Indonesia kuat. Perbedaan tersebut juga merupakan kekayaan khazanah bangsa yang tidak dimiliki bangsa lain.

  • Restorasi dan Reformasi Mar-Adat Pasca Covid 19

    10 bulan lalu

    Oleh : Sampe L. PurbaPendahuluan Terjadinya pandemik CoronaVirus 19 (CoVid 19) yang melanda seluruh dunia, telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan manusia. Kemajuan teknologi saat ini

  • Ini Dia Nama-Nama Batak dan Artinya

    5 tahun lalu

    Masyarakat Batak memiliki nama-nama khas. Nama menurut orang tua, bisa membawa hal baik, keberuntungan dan juga diketahui darimana seseorang itu berasal.    Berikut ini daftar beb

  • Presiden Jokowi Berpantun di Istana Maimun

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi saling berpantun saat memberikan sambutan di acara Festival Keraton Nusantara XI di halama

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb