KSP Makmur Mandiri
Selasa, 08 November 2016 11:54:00

Tanah Ulayat Berbicara

Oleh: Ronsen Mangaratua Pasaribu
BAGIKAN:
FB
Ronsen Mangaratua Pasaribu, Ketua Umum Forum Bangso Batak Indonesia
Tanggal 6 November 2016, hari Minggu, saya memberikan penyampaian materi tentang tanah ulayat di Bonapasogit, lebih khusus di Kawasan Danau Toba, di HKBP Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
 
Gereja nampaknya hendak ambil peran membantu masyarakat di Bonapasogit. Dari diskusi yang melibatkan Tokoh Gereja termasuk Amang SAE Nababan yang hadir, beberapa hal disepakati :
 
* Tanah Ulayat jikapun masih ada, sudah diganti istilahnya dengan tanah komunal yang penggunaannya untuk hutan, danau atau lahan sumber air, perlu di proses tanah komunalnya. Dengan proses tertentu sesuai ketentuan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang nomor 10 Tahun 2016 tentang Tata Cara menetapkan Tanah Komunal dan tanah komunal di kawasan tertentu.
 
* Tanah milik yang belum terbagi, lebih banyak di Bonapasogit, karena pemiliknya adalah anggota keluarga yang bertebaran dimana-mana. Namun mereka tidak membagi. Akhirnya tanah terlantar. Kondisi tanah seperti ini luas dan banyak. Jangan dibiarkan terlantar.
 
* Masalah pemanfaatan tanah, menjadi menarik supaya dimanfaatkan sendiri supaya produktif mendatangkan dana hasil kepada pemilik dan pemasukan kepada pemerintah/Negara.
 
*Tanah yang sudah dibagi secara individual, sepakat untuk disertipikatkan dengan mekanisme yang sudah ada. Jika ada masalah dalam proses ini agar diselesaikan oleh pihak yang terkait.
 
* Pemanfaatan tanah dan pemberdayaan masyarakat, perlu didorong oleh Gereja, bekerjasama dengan stake holder untuk memanfaatkan tanah pekarangan masyarakat supaya berhasil guna keperluan keluarga seperti Sayur mayur, beternak ayam atau bebek petelor, begitu bidang Usaha Industri atau agroculture, dengan usaha produktif dengan membantu anggota kelompok dalam masalah bisnisnya mulai hulu sampai hilir seperti pemasaran.
 
Semoga bermanfaat bagi Jemaat dan menjadikan kegiatan kreatif baru bagi sebuah gereja HKBP saat ini, implementasi Tri Panggilannya.(Penulis: Ronsen Mangaratua Pasaribu, Ketua Umum Forum Bangso Batak Indonesia)
  BeritaTerkait
  • PP GMKI Sampaikan Sembilan Rekomendasi Pemikiran kepada Kepala Staf Kepresidenan RI

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): "Indonesia saat ini masih menghadapi banyak persoalan yang harus dapat diselesaikan oleh seluruh komponen bangsa. Para mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa t

  • Pendaftaran Asia Talent Cup 2017 Bakal Dibuka Pertengahan Juli Mendatang

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Sebuah perlombaan yang bertujuan untuk mencari bibit-bibit baru dalam dunia olahraga otomotif roda dua, Asia Talent Cup (ATC), bakal memasuki tahun keempat penyelenggaraanny

  • Menelusuri Peran Negara Mengatur Kepemilikan Tanah dan Memimpin Penggunaannya

    4 tahun lalu

    Pasal 2 ayat 2 UUPA mengarahkan Hak Menguasai Negara melaksanakan tugasnya mewujudkan pasal 33 UUD yaitu untuk mencapai sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dalam arti kebangsaan, kesejahtraan dan ke

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Keenam)

    3 tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. HutaurukIII. Ungkapan "Representasi"1. Pengertian UmumUngkapan "representasi" masih acap digunakan dalam komunikasi tulis dan komunikasi lisan. Sebenarnya kata "representasi"

  • Respons Permintaan Ephorus HKBP, Walikota Jambi Janji Segera Terbitkan IMB HKBP Aurduri Jambi

    3 tahun lalu

    Penulis: Pdt. Alter Pernando Siahaan, Sekretaris Khusus Ephorus HKBPWalikota Jambi bapak Syarif Fasha, ME mengatakan berjanji secepatnya menerbitkan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) Gereja HKBP Aurduri

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb