KSP Makmur Mandiri
Kamis, 29 Oktober 2020 10:29:00

Pandemi Genap 220 Hari

Oleh : Jansen Sinamo
BAGIKAN:
Ist| pelita Batak
Jansen Sinamo
COVID-19 telah kita hadapi 220 hari bersama-sama sebagai bangsa dan umat manusia. 

Terima kasih Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) yang setia mengajak mitra-mitranya di seluruh dunia BERDOA BAGI BANGSA melalui voice note harian selama 220 hari ini. 

Memang kita diajar oleh Tuhan untuk tidak jemu-jemu berdoa hingga Hakim kota itu meluluskan permohonan kita. 
                  *** 

Seperti kata Bob Schuller dalam bukunya Tough Times Never Last But Tough People Do: kiranya ketangguhan kita dalam berdoa dan berupaya apa saja akan membuat kita semua sintas dan menang akhirnya. 

Sejarah sendiri membuktikan umat manusia di bumi ini--Homo sapiens--adalah umat penyintas, umat pemenang, meski dengan korban tiada sedikit. 
                    *** 

Kita sintas dari cekaman zaman es terakhir 11.500 tahun yang lampau. 

Kita selamat dari ratusan perang akbar (bharata yudha) di sepanjang zaman batu, zaman perunggu, dan zaman besi yang sekitar 5 ribu tahun lamanya itu. 
                 *** 

Di era modern, kita juga sukses melampaui dua perang dunia, perang dingin 40 tahun yang bersenjata nuklir penuh, serta ribuan perang regional dan konflik lokal, semisal PRRI dan Permesta. 
                 *** 

Tidak terhitung banyaknya bencana alam: erupsi gunung Tambora, Krakatau, Merapi, Sinabung, dan banyak lagi. 

Gempa bumi berulang-ulang terjadi, acap disertai tsunami seperti Aceh 2004 dan Jepang 2011. 

Banyak banget korbannya, tapi umat manusia terus saja membanyak; kini hampir 8 miliar sudah. 

Tough times never last but tough people do. Kita adalah umat penyintas dan kaum pemenang. 
                  ***  

Pandemi Black Death di abad 14, katanya korbannya 200 jutaan di seluruh dunia, berlangsung hampir 100 tahun secara on dan off, juga berhasil kita lampaui. 

Berbagai penyakit gawat yang mendera dunia sejak purba: malaria, difteri, tetanus, flu, polio, tbc, kanker, dan banyak lagi; meski mengambil korban ratusan juta tiap tahun, tidak berhasil mengalahkan umat manusia berjenis Homo sapiens ini. 
                 *** 

Malah semua penyakit itu telah menghasilkan ratusan Hadiah Nobel Kedokteran, puluhan ribu jenis obat, dan tak terhitung banyaknya rumah sakit, klinik, apotek, sekolah dan laboratorium yang menjadi lapangan kerja bagi hampir 1 miliar manusia dewasa ini. 

Tough problems itu telah menjadi berkah besar, rupanya. Bah... 
                    *** 

Pandemi ini, entah sampai kapan pun itu, kiranya akan menghasilkan sains yang lebih canggih, teknologi yang makin maju, industri yang makin hebat, serta ekonomi yang kian besar; pendeknya umat manusia yang makin tangguh; peradaban yang semakin maju. 
                *** 

Tough times berikut telah menanti kita: pemanasan global dan bencana astronomis. 

Bila pemanasan global melampaui 6 derajat Celcius maka seluruh es kutub akan mencair, banyak pulau akan hilang, dan kota-kota pantai seperti Singapura dan Jakarta akan tenggelam. 

Don't worry. Ilmuwan sudah menggagas pembangunan kota di dalam samudera. 
                 *** 

Para astronom memperkirakan asteroid sebesar Pulau Samosir mungkin jatuh menghantam Bumi. 

Itu berarti kiamat. 

But don't worry. Elon Musk dkk sedang mempersiapkan pemukiman manusia di planet Mars
                   *** 

Yang penting sekarang: jaga diri dari Covid-19, ikutlah berdoa, dan tetap semangat berupaya dan berusaha apa saja demi kebaikan semesta.
  BeritaTerkait
  • Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT Berusaha Lahirkan Program Meringankan Beban Masyarakat

    7 bulan lalu

    Labuhanbatu (Pelita Batak):Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Labuhanbatu yang memiliki tanggung jawab atas masyarakat yang di Pimpinananya, Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT terus

  • HKBP, Huria Na Matoras

    2 bulan lalu

    Oleh Bachtiar SitanggangPada tanggal 7 Oktober 1861 empat Pendeta (Pdt) mengadakan pertemuan di Parau Sorat Sipirok (Tapanuli Selatan) Sumatera Utara,   untuk membagi tugas pelayanan pekabar

  • HUT ke-61 Pemuda Pancasila, Kodrat Shah Ajak Seluruh Kader Penjaga Pancasila dan NKRI

    satu bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumut, Kodrat Shah mengajak dan menghimbau seluruh pengurus dan kader Pemuda Pancasila (PP) sebagai penjaga idiologi Panca

  • Usia 78 Tahun, H Anif Persembahkan Buku "Hidup Ikhlas Tanpa Tipu Muslihat"

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Genap berusia 78 tahun, 23 Maret 2017, H Anif tokoh yang dikenal dermawan itu meluncurkan buku dengan judul “Hidup Ihklas Tanpa Tipu Muslihat”. Buku ini berisi

  • YSKI dan Zending HKBP Adakan Baksos di Bengkalis Riau

    tahun lalu

    Bengkalis (Pelita Batak):Bekerjasama dengan Zending HKBP, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) mengadakan bakti sosial selama tiga hari, Kamis-Sabtu (11-13 Juli 2019) di Pulau Rupat, Kabupaten

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb