• Home
  • Opini
  • Makna Hari Kartini Bagi Orang Batak
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 21 April 2017 14:19:00

Makna Hari Kartini Bagi Orang Batak

Oleh: Ronsen LM Pasaribu
BAGIKAN:
Ist
RA Kartini
"Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dahulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu"-RA KARTINI.
 
Hari ini, Jumat, tanggal 22 April akan kita peringati HARI KARTINI. Semua Instansi pemerintah, terutama organisasi perempuan memperingatinya dengan beragam kreasi. Yang sederhana, unik, lucu bahkan kegiatan ilmiah seperti lomba membuat penullisan. Hemat saya, semua ingin menggunakan momen Hari Kartini ini, sebagai awal pergerakan perempuan untuk mendapatkan kemerdekaan abadi disegala bidang. 
 
Waktu RA Kartini, kita masih di jajah Belanda. Tentu, perjuangannya disamping memperjuangkan peran wanita agar sama dengan laki-laki di bidang pendidikan, pekerjaan dan lainnya. Tentu, kemerdekaan politik juga menjadi pandora, semua itu bisa tercapai.
 
Sekarang, kemerdekaan sudah kita raih dengan darah dan harta. Pemerintah sudah menempatkan regulasi, 30 % untuk perempuan di Legislatif, Menteri juga sudah terwakili dalam jumlah yang banyak. Lalu apa lagi yang menjadi isue dalam peringaan kali ini?
 
Kita harus komitmen bersama bahwa kesamaan pria dan wanita itu dalam setiap sisi kehidupan kita. Pria dan Wanita berbeda kodrat, fungsi dan mungkin daya tahan. Tapi ada kodrat Wanita yang tidak bisa digantikan oleh pria. Sedangkan kodrat kerja keras, wanitapun sudah bisa mengerjakannya. Dari sisi inilah Pria harus angkat topi, harus akui kehebatan wanita, melahirkan dan sentuhan lembut memberikan kasih sayang kepada anak dan suami. Tanpa melihat jam kerja, kewajiban itu melekat dan dikerjakan oleh Wanita, oleh Kartini Kartini kita.
 
Jika kita lihat di Bonapasogit, semakin jelas. Mereka mengerjakan semua yang dikerjakan oleh pria, sedangkan pria tidak dapat mengerjakan semua yang dikerjakan wanita. Nah, mari kita "tinggikan, muliakan para Wanita Batak", dihari yang istimewa ini. Berikan ucapan selamat kepada semua wanita, tua muda bahkan nenek nenek/ompung ompung kita. Senangkan mereka, bila perlu ambil alih tugas mereka pada hari KARTINI INI.
 
Selamat Hari Kartini, Pujian yang tinggi kepada alm RA Kartini yang memberikan contoh luar biasa dalam memperjuangkan hak hak kaum perempuan ini. Semoga perjuanganmu, jaya disepanjang masa. Kalimat pembuka diatas, berkata "terkadang kesulitan harus rasakan terlebih dahulu, untuk suatu kebahatiaan. Tagline yang populler kami ingat dari RA Kartini, adalah "Habis gelap, terbitlah Terang". (Jakarta, Kantor DPP FBBI, Jl Ahmad Yani 2, By Pas, Utan Kayu, DKI, Ronsen LM Pasaribu/Ketum FBBI)
  BeritaTerkait
  • Salahkah Ahok Dalam Kasus Surat Al Maidah 51

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : <br></br> Kisruh yang menggelayut penduduk DKI Jakarta jelang Pilkada, terlebih dengan munculnya kasus dugaan penghinaan terhadap ayat suci Alquran yang dituduhkan kepada calon Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

  • Pendidikan Harga Mati di Lanny Jaya Papua

    4 tahun lalu

    Papua (Pelita Batak) : Dalam sambutannya, Bupati Befa Yigibalom, SE, M,Si menyatakan bahwa pendidikan adalah harga mati untuk membangun di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. “Kami tidak

  • Dr RE Nainggolan MM : Di Medsos, Banyak 'Produk' Intelektual Tidak Berbicara Intelek

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi yang menghasilkan warga intelektual (predikat sarjana) di Indonesia belum memberikan sumbangsih kepada kualitas masyarakat bangsa ini.

  • Perayaan Paskah Oikoumene Umat Kristiani Sumut Tahun 2017 di Rumah Persembahan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Perayaan Paskah mengandung makna yang religius bagi umat kristiani yaitu merupakan hari kemenangan bagi orang yang percaya kepadaNya sebagai Juru Selamat. Demikian sambutan

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    3 tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb