• Home
  • Opini
  • Doa dan Harapanku: Sang Bupati Darwin Siagian - Wakil Hulman Sitorus Buat Masyarakat Tobasa
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 26 Agustus 2018 10:40:00

Doa dan Harapanku: Sang Bupati Darwin Siagian - Wakil Hulman Sitorus Buat Masyarakat Tobasa

BAGIKAN:
Maria Sitorus
Foto bersama saat panen beberapa waktu lalu

Oleh: Maria Sirorus

Tidak banyak yang ingin saya ceritakan pada para pembaca, ketika saya menulis artikel ini. Tapi ingin kuceritakan  tentang bupati kami Ir Darwin Siagian dan wakilnya Hulman Sitorus , terus terang saya kebingungan ketika harus membuat judul  artikel ini. Dan akhirnya saya memutuskan, judulnya Darwin Siagian buat  masyarakat Tobasa , saya ingin menjadikan tulisan ini my tribute, kekaguman saya terhadap seorang seorang Darwin.

Tidak ada maksud untuk "menjilat" atau mengharapkan "posisi" di  pemerintah anda ini karena saya dilahirkan bukan untuk menjilat , tapi inilah rangkuman pandangan saya melihat hampir 4 tahun tahun pemerintahan beliau. Artikel ini akan cukup panjang, so siapkan cemilan dan secangkir minuman untuk disruput supaya tenggorokan anda tidak kering.

Melihat karya Darwin untuk Kabupaten  ini, tidak cukup hanya dengan memberikan data tentang berapa kilometer jalan yang dibangun, berapa "butir" pelabuhan yang sedang dikerjakan dan direvitalisasi. Kalau kita ingin tahu berapa banyak bendungan, lapangan terbang, sekolah yang dibenahi dalam tiga tahun terakhir, cukup google saja tentang hasil kerja  beliau di Web Tobasa di gadget anda.

Karena Semua data ada di sana.Karena meski saya sebagai wartawan saya  pribadi tidak banyak tahu apa yang dikerjakan beliau kalau tidak dibantu dengan internet  Komimfo dan  Humas melalui media yang mereka kelola sendiri . Hanya masyarakat semua tidak mengetahui dan tidak  terkagum-kagum terhadap apa yang telah dicapai oleh seorang Putra Silaen Tobasa ini karena dalam  amatan kami kominfo dan kehutanan Pemkab Tobasa tidak memberdayakan pers sebagai jendela informasi yaang sangat penting dalam mendukung upaya percepatan pembangunan sehingga beliau sering  dituding tidak berbuat bagi daerah ini.  

Saya sangat kagum dan angkat topi (kalau pakai topi), ketika melihat langkah ketika Bupati Darwin  duduk di awal-awal pemerintahannya yaitu menjalin kerjasama yang baik dengan para ulama, Tokoh adat guna mengikis karakter masyarakat yang selama ini kurang baik. Satu langkah yang tidak pernah dilakukan oleh siapapun  yang memerintah di Tobasa tercinta .

Pak Darwin  pernah berkata bahwa dalam beberapa tahun pertama, kita mungkin akan sedikit sulit, tapi hasilnya akan kita rasakan beberapa tahun mendatang. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas tentang banyaknya pembangunan di luar kota balige , itu mungkin tidak akan terasa dampak langsungnya di Balige . Tapi untuk jangka panjang saya yakin akan luar biasa. Pembangunan desa tertinggal dan terisolir terus meningkat , sehingga akses semakin jauh lebih mudah, pengembangan kesejahteraan masyarakat desa terpencil akan berkembang baik. 

Pembangunan waduk, bendungan, irigasi yang terus menerus dikerjakan, akan membantu petani untuk semakin mengembangkan produk-produk pertanian lokal di Indonesia. Subsidi pupuk, bantuan alat-alat pertanian, pengendalian import illegal juga bakal menjadi pemicu naiknya produksi holtikultura kita.

Subsidi kesehatan juga membawa dampak yang sangat baik. Saya menyaksikan sendiri, mendengar dari rekan-rekan yang merasakan manfaat luar biasa dari ambulance atau paling air yang didatangkan guna mengatasi kesulitan pelayanan kesehatan masyarakat yang tinggal di pesisir danau Toba . Sehingga akses perairan akan memudahkan masyarakat pinggiran danau yang memang sulit dari medan darat merujuk pasien ke RS. 

Ketika sampai di poin ini, saya terus terang agak kebingungan bagaimana untuk memisahkan dua topik super menarik ini. Saya ingin berkata jujur kepada semua saudara ku, ini adalah salah satu artikel yang paling excited saya tulis. Melihat keluarbiasaan seorang anak desa putera Sibide  membuat saya sangat terharu. Meski banyak yang membully dan tidak menghargai semua daya upaya beliau dalam memajukan Kabupaten ini, hal itu tidak menurunkan langkahnya terus mencari dan melobi dana dari pusat untuk mengatasi minimnya APBD Tobasa, memperjuangkan desa terisolir menjadi daerah mudah akses, pengembangan penyambungan listrik ke daerah terpencil yang selama ini terisolir dan gelap gulita seperti jambu dolo, batu ragi, meranti dll, pembangunan PLTMH di Napajulu Nassau , melakukan terobosan pada bidang pertanian dengan mendatangkan sejumlah alat pertanian yang diharapkan mampu menunjang produksi pertanian dan pangan di Tobasa.

Selain itu penanaman jagung seluas duapuluh ribu Ha dan kebun bibit kopi unggul di Tobasa. Pada bidang pariwisata beliau gencar lakukan pembenahan seperti pembangunan jalan sibisa Ajibata, bandara sibisa homestay Sigapiton dan lain sebagainya. Pada sektor kesehatan beliau juga membutuhkan terobosan pengadaan pusling air untuk mempermudah akses pasien masyarakat yang tinggal dipesisir Danau Toba yang sulit terjangkau melalui akses darat seperti Sigapiton, Siringkiron, Binanga lom, Sampuara, Situmurun dan lain sebagainya. 

Namun begitu perjuangan beliau demi daerah Tobasa dibalas dengan sejumlah makian dan bullyan netizen disejumlah medsos ini bisa diduga karena banyak nya kepentingan yang tidak terakomodir oleh pemerintahan Tobasa Hebat seperti jaman pemerintahan sebelumnya dan ditambah kurangnya informasi yang didapat warga dan sejumlah para kuli tinta dan penyebabnya adalah dinas terkait seperti komimfo dan kehumasan tidak bekerja maksimal sebagai lembaga informasi dalam mengolah dan menyalurkan informasi pembangunan di Tobasa. Untuk itu demi memperbaiki sistem dan informasi yang tidak seimbang selama ini Bupati perlu mengevaluasi kinerja kedua dinas ini. 

Semoga bupati juga jeli mengevaluasi pimpinan satker/SKPD yang nakal dan rawan korupsi sehingga memicu kritik dan menuai  informasi yang melemahkan kinerja Bupati sehingga  dianggap buruk. 

Bupati  berkomitmen agar pelemahan terhadap pemerintahan dibawah pimpinannya  tidak terjadi dikarenakan satker nya tidak bekerja maksimal meski mengakibatkan banyak pimpinan SKPD yang berontak . Ini perlu satu pembahasan panjang yang akan saya tulis dalam artikel yang lain. 

Gerakan yang mengevaluasi para SKPD dan pimpinan satker  akan meredam suara sumbang dan cukup efektif untuk menurunkan  kritik dan tudingan bahwa Darwin tidak bekerja  di banyak bidang. 

Begini lho para pembaca yang baik , kalau ada petinggi dari pusat atau kementerian berkunjung ke Tobasa itu artinya mereka menghargai pemimpin daerah itu  dianggap baik dan mau berbuat untuk daerah itu sehingga kerjasama pemerintah pusat dengan daerah akan terjalin dan sedang berjalan. Kerjasama itu pasti karena mereka percaya dengan Pemkab Tobasa.

Saya barusan ini menyaksikan kunjungan Bupati  Darwin ke desa-desa, saya terus terang terperangah dengan apa yang saya saksikan dalam itu. Mereka-mereka yang datang, sebagian besar tokoh masyarakat dan ribuan orang penduduk setempat  datang dan berebut untuk bertatap muka dengan Sang Bupati dan menginap bersama dirumah penduduk sekitar  walaupun mungkin hanya dalam kesederhanaan 

Saya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk bisa menuliskan tentang kinerja Bupati Darwin walau mungkin sangat sederhana dan terbatas. Tapi jujur, justru melalui eksplorasi saya melihat kinerja Darwin . Melalui browsing, banyak membaca, serta menyerap banyak informasi dari sana sini, saya makin mencintai pria berwajah kebapakan ini. Saya tidak pernah menyangka begitu cerdasnya sabar ya beliau menghadapi rakyatnya . Banyak orang yang dulu menyangsikan sepak terjangnya, termasuk saya.

Tidak sedikit yang menduga, beliau Bupati koteka , tapi semua itu salah. Saya yakin Tobasa sudah mendapatkan pemimpin yang tepat. Buktinya sederhana sekali. Ketika berbondong-bondong orang dan sekelompok orang berusaha menjegal beliau dengan bekerja asal asalan sehingga menuai informasi buruk ke beliau  saya tahu bahwa we are on the right track. Saya yakin beliau mampu mengatasi dan membenahi semua bawahannya supaya visi dan misi nya sama seperti beliau.(*)

  BeritaTerkait
  • Darwin Siagian : Kita Adakan Brigade Mesin Pertanian

    3 tahun lalu

    Pemerintah juga mengupayakan menekan angka biaya produksi dengan penggunaan alsintan. Mulai tahun ini Pemkab Toba Samosir membentuk brigade alat mesin pertanian.

  • Bernilai Rp. 4,04 Triliun, Pembangunan Kawasan Kaldera Resort Ditenggat Enam Bulan

    3 hari lalu

    Sigampiton (Pelita Batak):Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) melakukan acara peletakan batu pertama (Groundbreaking) Pembangunan Toba Kaldera Resort dan Glamping Camp, di kawasan wisata The Ka

  • Sesmon TB: Masyarakat UjungTombak Pembangunan Pariwisata Danau Toba

    3 tahun lalu

    Balige (Pelita Batak) :<br></br> Belakangan ini, Pemerintah Pusat sedang giat-giatnya mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia. Salah satunya pariwisata Danau Toba yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai

  • Pembangunan PLTA Hasang Didukung Penuh Pemerintah Toba Samosir

    3 tahun lalu

    Pembangunan PLTA Hasang Didukung Penuh Pemerintah Toba Samosir

  • BODT Bersama Pemkab Tobasa Sosialisasi Destinasi Pariwisata di Sigapiton Ajibata

    3 tahun lalu

    Balige (Pelita Batak) : Upaya peningkatan dan pengembangan destinasi pariwisata di kawasan danau toba, Tim dari Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba (BODT) bersama Pemkab Toba Samosir me

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb