• Home
  • News
  • Wow, Dokter Umum Lulus CPNS 2014 Taput Rangkap Jabatan Dokter Internship di Propinsi Jambi.
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 08 Mei 2018 12:15:00

Wow, Dokter Umum Lulus CPNS 2014 Taput Rangkap Jabatan Dokter Internship di Propinsi Jambi.

BAGIKAN:
Ist
Ilustrasi
Taput(Pelita Batak): Peserta yang dapat mengikuti Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) periode September 2015 adalah dokter yang telah memiliki STR (Surat Tanda Registrasi). Kewenangan Internsip yang telah diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).  Legal penyelenggaraan program internsip dokter di Indonesia adalah Peraturan Menteri kesehatan Republik Indonesia No.299/Menkes/Per/II/2010 tentang Penyelenggaraan Program Internsip dan Penempatan Dokter Pasca Internsip.

Lalu, Konsil Kedokteran Indonesia telah menerbitkan Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia No. 1/KKI/Per/2010 tentang Registasi Dokter Program Internsip. Komite Internsip Dokter Indonesia sebagai Pelaksana Program Internsip Dokter telah diangkat dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 138/Menkes/SK/I/2011 tentang Komite Internsip Dokter Indonesia. Pada Tahun 2013, legal aspek pelaksanaan PIDI diperkuat dengan ditetapkannya Undang-Undang No.20 tentang Pendidikan Kedokteran.

Menjadi pertanyaan, apakah dokter yang belum mengikuti internship dapat mengikuti penerimaan CPNS? Sebab pada 20 Agustus 3 September Tahun 2014, salah seorang peserta berinisial RP yang merupakan lulusan dari universitas swasta Medan ikut pada seleksi penerimaan CPNS dengan formasi Dokter Umum. RP diduga baru diwisuda/ambil sumpah pada bulan Juli Tahun 2014,akan tetapi bisa lulus dalam formasi dokter umum setelah Surat Pengumuman Bupati Tapanuli Utara No 800/02/BKD/II/2015 ,Tanggal 10 Pebruari 2015.

Demikian disampaikan Ketua LSM Pijar Keadilan Sumatera Utara Osborn Siahaan kepada Pelita Batak, belum lama ini. Anehnya, RP telah menjalani program internship pada tanggal 23 Pebruari 2015 dengan batas waktu 23 Pebruari 2016 di salah satu RSUD di Kota Jambi. "Yang menjadi perhatian adalah telah terjadinya rangkap jabatan, sebab CPNS tersebut akan menerima gaji dari APBD Tapanuli Utara, serta Program internship Dokter Indonesia (PIDI) telah memperoleh imbalan sebagai penunjang kebutuhan hidupnya yang diberikan dalam bentuk bantuan Biaya Hidup (BBH) sebesar Rp. 1.200.000,-/bulan Rp.2.500.000 per bulan sumber dana dari APBN dan juga ditambah insentif dari daerah masing-masing dokter yang melakukan internship," paparnya.

 BKD dan BKN diimbau melakukan peninjauan kembali,dan serta melakukan pembatalan. Sebab sesuai dengan persyaratan, sebab mahasiswa yang telah lulus dan telah mengangkat sumpah sebagai Dokter atau Dokter Gigi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (1) harus mengikuti program internsip. Jika tidak mengikuti program internsip, maka seorang dokter tidak akan mendapatkan STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktek), sehingga dokter tersebut tidak dapat melakukan praktek. 

"Oleh karena itu,atas tindakan yang telah terjadi oleh RP,maka kelulusan CPNS dan mengikuti internship dapat dikategorikan merupakan tindak pidana korupsi," ujar Osborn Siahaan.

Sumber seorang dokter umum menyebutkan menurut Undang-undang No. 20 tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran (UU Dikdok), program internship merupakan program pemahiran dan pemandirian dokter yang menjadi bagian dari penempatan wajib sementara. Tujuannya adalah untuk menjamin pemerataan lulusan terdistribusi ke seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika dilihat dari substansi tujuannya, program internship bukanlah yang pertama kali pernah diselenggarakan, karena sebelumnya sudah ada program wajib kerja sarjana (WKS) dan program dokter pegawai tidak tetap (PTT).

"Urutan fase pendidikan yang dilalui mahasiswa Kedokteran Umum sampai menjadi dokter. Setelah lulus dari S1 Pendidikan Dokter, mahasiswa S1 Kedokteran Umum akan mengikuti program Koas di rumah sakit selama lebih kurang 2 tahun. Lalu,Koass yang sudah lulus semua stase (baik yang sudah mengikuti UKDI atau belum) akan mengikuti program KKN (Kuliah Kerja Nyata) selama 3 bulan di daerah terpencil bersama-sama dengan Fakultas lain, dan dilanjutkan dengan program komprehensif selama 2 bulan di daerah terpencil. Setelah mengikuti komprehensif, Koas yang sudah diwisuda dan diangkat sumpahnya menjadi dokter, akan mengikuti program internsip selama 1 tahun di daerah terpencil. Sesudah internsip, barulah dokter tersebut bisa melakukan praktek swasta, bekerja di rumah sakit ataupun melanjutkan pendidikan spesialis dan sebagainya,"katanya.(FH) 
  BeritaTerkait
  • Di Taput, Dokter Ini Hanya Terima Uang Tunjangan Makan

    4 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) :Penerimaan CPNS Tahun 2014 di Kabupaten Tapanuli Utara dari jalur umum, diduga ada banyak rekayasa. Dimana ada pelamar tanpa melengkapi persyarakan, akan tetapi di nyatakan lulus. Temuan ini terungkap setelah ditelusuri diantaranya b

  • Copot Dokter PNS yang Belum Memiliki STR di Taput

    2 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak):Setiap dokter praktik wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Jika tidak, maka setiap tindakan dokter dalam mela­kukan pelayanan terhadap pasien, tidak dapat diper­ta

  • Pemko Medan Undang ASN Ikuti Seleksi Terbuka Isi 7 Jabatan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan kembali mengundang  Apratur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemko Medan dan wilayah Provinsi Sumatera Utara untuk mengikui seleksi terbuka (lelang

  • Pemko Medan Gelar Seleksi Terbuka Untuk 5 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    satu bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan menggelar Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara terbuka di lingkungan Pemko Medan. Ada lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang akan diisi melalui

  • Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kota Medan Secara Terbuka

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Pemko Medan menggelar seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka. Untuk itu diundang Apratur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan maupun bertu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb