• Home
  • News
  • Ustad Martono : Jangan Coba-coba Ganggu Orang Batak
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 28 November 2020 20:29:00

Ustad Martono : Jangan Coba-coba Ganggu Orang Batak

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Ustad Martono (Paling kanan) diabadikan bersama Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul SH MH, Pencipta Lagu Horas Bangso Batak Elco Kita Marbun SE, Antonio Manurung dan yang lainnya.
Medan (Pelita Batak):
Ketua Forum Kebhinekaan Indonesia Bersatu ustad Martono turut hadir pada acara pelantikan Dewan Pengurus Kecamatan HBB Medan Denai di Wisma Menteng, Sabtu (28/11/2020). Tokoh agama yang kerap dijuluki sebagai simbol keberagaman di Medan ini, menyebutkan bahwa Bangso Batak terkenal dengan sosok yang berani, beradap dan beretika.

"Perbedaan agama, perbedaan suku tidak menghalangi kita untuk menopang NKRI. Pengurus HBB DPK Medan Denai dengan semangat kebatakannya akan mampu berkolaborasi dengan pemerintah Kecamatan Medan Denai, tanpa melupakan budaya asli Batak," ujar penasehat DPP Horas Bangso Batak itu.

Dia berharap, dengan keberadaan HBB yang kini terus menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat akan berjuang bersama suku-suku lain di Indonesia merajut kebersamaan untuk bhinneka tunggal Ika. "Orang Batak itu orang yang beradap, orang yang beretika. Tapi jangan coba-coba ganggu orang Batak. Kalau ada yang mencoba-coba, maka HBB akan keluar dari sarangnya," tegasnya.

Selain ustad Martono, sejumlah undangan turut hadir diantaranya pengurus inti PAC HBB Medan Denai Orbanus Manullang dan rombongan, Ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) Medan Denai Maruli Tobing dan yang lainnya.

Pada kesempatan itu, Orbanus Manullang mengajak seluruh kader HBB untuk turut memberantas narkoba di sekitar. Narkoba menjadi momok di tengah masyarakat, dan mengancam keberlangsungan masa depan generasi bangsa.

Hal itu juga diamini Maruli Tobing yang menyebutkan agar kolaborasi yang baik terjalin ke depan untuk terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman di Medan Denai. Dan hal itu harus di mulai dari internal organisasi yaitu pribadi-pribadi pengurus. (TAp)
  BeritaTerkait
  • "Hancur Demi Kawan" Prinsip yang Hanya Dimiliki Orang Batak!

    4 tahun lalu

    BUDAYA Batak memang paling beda dari budaya-budaya lain yang ada di Indonesia bahkan dunia. Mulai dari adat istiadat, kekerabatan, bahasa, kesenian, kepercayaan, serta tidak kalah juga prinsip orang Batak itu sendiri.

  • Ulos Warisan Budaya Bangso Batak Jadi Media Diplomasi Kebudayaan

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) memandang perlu dan penting untuk mengangkat kembali ulos menjadi warisan leluhur bangsa Batak untuk dilestarikan. Karena itu, di Sekretariat YPDT di Cawang, Jakarta Timur, YPDT mengadakan disku

  • Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) Gelar Diskusi Kamisan: Dulu, Ada Doa Khusus untuk Tenun Ulos Batak

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Ulos adalah salah satu kekayaan warisan leluhur bangsa Batak. Kondisi warisan leluhur tersebut makin tergerus oleh minimnya minat kita mencintai ulos. Generasi muda makin tid

  • Apakah Vape Mengandung Nikotin Seperti Rokok?

    4 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Belakangan ini sedang trend mengisap vape atau rokok elektrik. Banyak orang menganggap vape lebih baik dari rokok atau lebih ringan dari rokok, sehingga tidak dapat menimbulkan

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    4 tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb