• Home
  • News
  • Tunawisma Ditemukan Meninggal di Emperan Toko
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 15 September 2019 21:10:00

Tunawisma Ditemukan Meninggal di Emperan Toko

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Pedagang dan warga sekitar Jalan Jend sudirman simpang Pasar Inpres Sadabuan Kota Padangsidimpuan dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki pada Minggu 15 September 2019 pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Mayat yang belum diketahui  identitasnya itu ditemukan Warga di emperan salah satu toko di simpang Pasar inpres Sadabuan Jalan Sudirman diketahui merupakan seorang tunawisma.

Keseharian, korban bekerja sebagai Pemulung ini  kerap tidur di emperan toko tersebut, pertama kali ditemukan pedagang yang  hendak  membuka kios.

"Dia nggak punya rumah. Saya  sering  melihat  Almarhum di sekitar Kawasan  Pasar sadabuan  ini," ujar  Iwan Siregar (37)  salah seorang penduduk setempat ketika di temui di TKP.

Dugaan sementara, korban tewas karena sakit dan mayat tunawisma tersebut sudah berada di kamar Instalasi pemulasaran jenazah, di Kamar Mayat RSUD Padangsidimpuan untuk dilakukan Pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polresta Padangsidimpuan AKP Abdi Abdullah SH kepada Wartawan Menjelaskan bahwa benar Ada Penemuan mayat tanpa identitas di Emperan salah satu  toko di simpang Pasar sadabuan.

"Menurut keterangan warga  sekitar dan saksi, Bahwa Almarhum sering terlihat  mondar mandir dan  tidur di emperan toko di kawasan  Pasar Sadabuan. 

Hasil identifikasi sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kita masih koordinasi dengan pihak rumah sakit, nanti perkembangannya kita sampaikan," ujarnya.

Adapun ciri ciri dari mayat tersebut, usia diperkiran 60 tahun, tinggi sekitar badan sekitar 160 cm berbadan kurus, berjenggot dan ketika ditemukan mengenakan baju kemeja garis garis serta mengenakan celana panjang warna coklat dan mengenakan sendal warna hitam.

Kasat menghimbau Kepada Warga yang mengetahui dan mengenal  keluarga Almarhum untuk segera  menghubungi Polres Padangsidimpuan dan Pihak RSUD Padangsidimpuan. (Saut Togi Ritonga)

  BeritaTerkait
  • Hak Milik Atas Tanah: Hak Terkuat dan Masalahnya

    2 tahun lalu

    Oleh Ronsen LM Pasaribu   Pasal 16 Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, atau disebut UUPA membedakan jenis Hak Atas Tanah yaitu Hak Milik, Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan,

  • Diduga Akibat Sakit, Gepeng Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Emperan Toko, Padangsidimpuan

    2 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Seorang gelandang dan pengemis (gepeng) tanpa identitas ditemukan tewas di depan emperan salah satu toko yang sudah kosong disamping Toko Swalayan Rahmat Syariah Jalan

  • Panduan untuk Berbelanja yang Aman di Hari Libur Menjelang 2017

    3 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Kita akan segera memasuki musim membeli holiday gift. Toko-toko sudah memenuhi stoknya dengan banyak sekali perangkat terhubung yang wajib dimiliki, dimulai dari aksesoris dan

  • Belanja Online, Simpel Namun Berisiko Tinggi

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Statistik penggunaan smartphone yang dikemukakan oleh Skycure menyatakan bahwa selama 2016 uang sebesar $40.241 miliar telah dihabiskan sepanjang tahun 2016 menggunakan smart

  • Kasus Pembunuhan Anak di Doloksanggul: Hakim Vonis Bebas Ayah Almarhum Aldi Sibarani. Jadi Siapa Sebenarnya Pembunuh Aldi Sibarani ?

    2 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Tokoh masyarakat Kabupaten Humbanghasundutan Erikson Simbolon kepada pelitabatak.com mengaku terkejut setelah mengetahui hal ini. Ia menanggapi vonis bebas majelis hakim ke

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb