• Home
  • News
  • Tiba di Jambi, Petani Asal Deliserdang Orasi Dibundaran Kota
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 24 Juli 2020 17:30:00

Tiba di Jambi, Petani Asal Deliserdang Orasi Dibundaran Kota

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Labusel (Pelita Batak):
Setelah tiba di Jambi tadi malam Kamis (23/7/2020) sekitar pukul 19.00 WIB dan beristirahat di kantor Konsorsium Pembaharuan Agraria. Pagi ini aksi jalan kaki 170 Petani Deliserdang kembali melanjutkan perjalanan menuju Istana Negara untuk bertemu Presiden Jokowi, Jumat (24/7/2020). 

Sembari berjalan kaki, mereka menyempatkan diri sejenak melakukan aksi dibundaran Kota Jambi untuk menyampaikan orasi perihal perjuangan mereka selama ini ditindas dan dijajah PTPN2. 
"Kami aksi didampingi oleh Konsorsium Pembaharuan Agraria Jambi, Walhi Jambi dan ormas penggiat Agraria yang lain," ujar Koordinator aksi, Aris Wiyono kepada wartawan.

Dalam orasi tersebut, Koordinator aksi petani jalan kaki dari Deliserdang, Sumatera menuju Istana Negara ini juga mengajak seluruh petani yang ada di Jambi, baik suku anak dalam maupun petani-petani lain untuk berani melawan terhadap penindasan yang dilakukan oleh BUMN maupun BUMS yang akhir-akhir ini juga marak terjadi diberbagai Provinsi yang mereka lalui. 

Aris Wiyono juga mengajak seluruh petani saat ini yang mengalami nasib sama dengan mereka, agar bangkit melawan untuk menang atau mati ditindas dan dijajah terus menerus. Beliau juga mengajak semua petani yang berkonflik agar menjadikan momentum peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke- 75 tahun ini menjadi hari kemerdekaan petani yang juga puluhan tahun dijajah oleh bangsa sendiri dan belum merasakan kemardekaan sesungguhnya didalam negara merdeka.

"Kepada para pemimpin bangsa saat ini bahwa ada pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan setelah Bapak Sujarno selaku pemimpin bangsa kita, yaitu merdeka melawan penjajahan yang dilakukan oleh bangsa terhadap bangsanya sendiri. Beliau dulu pernah berpesan dalam pidatonya bahwa melawan penjajah belanda itu sungguh berat tapi kelak akan lebih berat perjuangmu, karena kalian akan berperang melawan penjajahan yang dilakukan oleh bangsamu sendiri, saat ini telah terjadi semua itu dan sudah sangat marak terjadi dinegri kita terncinta ini dan besar harapan petani dan rakyat kecil hari ini ada pemimpin yg mampu memerdekakan penjajahan bangsa terhadap bangsanya sendiri," jelasnya. (J|TAp)
  BeritaTerkait
  • Ruang Isolasi Belum Siap, RSUD Padangsidimpuan Rujuk PDP Covid 19 Asal Madina Ke RS GL Tobing

    6 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan yang merupakan rumah sakit rujukan menolak warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19  rujukan dari Ruma

  • Aksi Jalan Kaki 170 Petani Deliserdang Tiba di Perbatasan Sumut-Riau

    3 bulan lalu

    Labusel (Pelita Batak):Hari ke 13, Aksi Jalan Kaki 170 Petani asal Desa Simalingkar A dan Seimencirim Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, tiba di perbatasan Sumut-Riau tepatnya di pintu gerbang mem

  • DPW PKB Riau Jamu Peserta Aksi Jalan Kaki 170 Petani Deliserdang

    2 bulan lalu

    Labusel (Pelita Batak);Aksi Jalan Kaki 170 Petani asal Desa Simalingkar A dan Seimencirim Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara yang  berjalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta dijamu dengan bai

  • Aksi Jalan Kaki 170 Petani Asal Sumut Temui Jokowi, Menuju Istana Negara

    2 bulan lalu

    Labusel (Pelita Batak):Aksi Jalan Kaki 170 Petani asal Desa Simalingkar A dan Seimencirim Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara kembali berjalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta. Setelah beristiraha

  • Ratusan petani dari Deliserdang yang jalan kaki ke Istana Negara Tiba di Rantauprapat

    3 bulan lalu

    Rantauprapat (Pelita Batak):Setelah menempuh perjalanan dengan berjalan kaki selama hampir 12 jam dari Kota Kisaran, ratusan petani dari 2 Desa yakni dari Desa Simalingkar A dan Desa Sei Mencirim Kabu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb