• Home
  • News
  • Teroris Bunuh Satu Keluarga di Sulawesi Tengah, Ketum HBB Minta Pemerintah Tegas Terhadap Kelompok Intoleran
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 28 November 2020 22:24:00

Teroris Bunuh Satu Keluarga di Sulawesi Tengah, Ketum HBB Minta Pemerintah Tegas Terhadap Kelompok Intoleran

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Ketua Umum Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul,SH,MH
Medan (Pelita Batak):
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul, SH,MH menyuarakan agar pemerintah serius dan tegas menindak kelompok-kelompok intoleran, Sabtu (28/11/2020). Aksi teror dengan melakukan pembunuhan satu keluarga di Desa Lembontongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang disebut-sebut dilakukan kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora atau kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) adalah ancaman serius bagi keamanan dan kenyaman seluruh warga Indonesia.

"Atas nama Horas Bangso Batak, kita prihatin dengan peristiwa mengenaskan yang terjadi di Sigi Sulawesi Tengah. Tidak seharusnya peristiwa seperti ini terjadi di Indonesia," ujar Lamsiang Sitompul menanggapi peristiwa pembunuhan dengan cara dipenggal dan dibakar dalam peristiwa yang terjadi hari Jumat (27/11) sekitar pukul 08.00 WITA tersebut, empat orang tewas.

Pada kesempatan itu, Lamsiang menyebutkan, bahwa pemerintah terkesan kurang tegas kepada kelompok-kelompok intoleran dan teroris selama ini. Sehingga peristiwa yang mengenaskan seperti ini bisa terjadi.

"Ini saatnya pemerintah harus dengan tegas menindak para kelompok intoleran bahkan yang mencoba merusak kerukunan dengan tindakan-tindakan yang menjadi ancaman kepada persatuan dan kesatuan bangsa. Pemerintah harus tegas," ujarnya

Lebih lanjut dikatakan Lamsiang, bahwa saat ini secara terbuka selain kemlompok yang digolongkan teroris juga bermunculan kelompok-kelompok yang intoleran, yang menumbuhkan sikap-sikap tidak menerima keberagaman. "Pemerintah harus serius. Pengamanan sesungguhnya sudah cukup kuat, ada Polri, TNI, Densus 88, BIN dan BNPT. Cukup kuat, tinggal bagaimana keseriusan pemerintah untuk menekan pergerakan gerakan-gerakan intoleran dan radikal yang menjadi cikal bakal gerakan teroris seperti yang terjadi ini," tegasnya. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Peran Politik Warga dan Pelayan HKBP Tinjauan Perspektif Alkitabiah (3-Selesai)

    2 tahun lalu

    Oleh Pdt Dr. Robinson Butarbutar, Ketua Rapat Pendeta HKBP4. Masa Kerajaan (Saul hingga Yoyakhin).a. Seruan pertobatan para nabi sebelum pembuangan dan membisunya umatPara nabi dipanggil oleh Tuhan un

  • GMKI Tentang Bom Kampung Melayu: Bangsa Indonesia Harus Bersatu Melawan Gerakan Terorisme dan Radikalisme

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Hari Rabu malam, 24 Mei 2017, kedamaian kembali diganggu dengan bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta. Tindakan terorisme tersebut telah menelan beberapa korban

  • Jargon Minoritas-Mayoritas Keagamaan Belum Hilang

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Masa Bakti 2015 – 2020, Baktinendra Prawiro,MSc,MH mengatakan persoalan politik di I

  • Sambutan Ketua Umum GMKI dalam Perayaan Natal Nasional GMKI di Samarinda

    4 tahun lalu

    Salam sejahtera bagi kita semua, Bapak-Ibu dan Saudara-saudari yang kami hormati, kelahiran Yesus di dunia tidak hanya menjadi milik umat Kristen saja, melainkan merupakan milik peradaban manus

  • Khotbah Evangelium: Hidup dalam Ketaatan Kepada Allah (Ester 5: 1-8)

    2 tahun lalu

    Oleh: Pdt Dr. Robinson Butarbutar, STT-HKBP Pematangsiantar Beberapa tahun lalu, ketika masih bertugas di dalam badan misi United Evangelical Mission berkantor di Jerman, ketika Gereja-gereja Protest

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb