• Home
  • News
  • Terciduk Di FB, Diduga Bupati Tapsel Dampingi Cabub Tapsel No 2 Ikuti Pertemuan Dengan Warga
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 23 Oktober 2020 00:17:00

Terciduk Di FB, Diduga Bupati Tapsel Dampingi Cabub Tapsel No 2 Ikuti Pertemuan Dengan Warga

BAGIKAN:
Ist| pelita Batak
Padangsidimpuan (Pelita Batak) :
Beredar foto di media sosial (facebook) yang diduga Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu mengikuti tatap muka Calon Bupati Tapsel Nomor urut 2  dengan warga salah satu Desa di Kecamatan Sipirok kabupaten Tapsel.

Pada postingan akun Facebook atas nama Siregar Sipirok dengan menandai 8 akun lainnya yang diduga kuat tim pemenangan Paslon Nomor urut 2 itu menulis caption "Dinilai Muda dan Energik, warga dusun sitandiang, desa Bulumario, kecamatan sipirok, kabupaten Tapanuli Selatan, "Bulat" Menangkan Dolly-Rasyid, pada Pilkada 9 desember 2020.

Selain tulisan status FB itu   juga menyertakan foto yang diduga kuat Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengenakan kemeja putih lengan panjang duduk berdampingan dengan Calon Bupati Tapsel Dolly Pasaribu berkemeja hitam menghadap warga yang berkumpul disalahsatu halaman warga setempat yang disinyalir sedang melalukan Kampanye tatap muka.

Awak media ini mencoba menelusuri dan mengkorfirmasi akun tersebut dengan mengomentari postingan disertai foto itu. alih-alih dapat jawaban, postingannya malah hilang diduga dihapus. Beruntung awak media sempat mengambil screenshot nya.

Dari penelusuran lainnya, awak media ini juga mendapati postingan foto serupa yang diposting akun atas nama Dongoransihulambu di grup Facebook "FORUM PILKADA TAPSEL 2020" dengan Redaksi tulisan lebih kurang "marasok asok asalkon lalu ku tujuan dusun Sitandiang Desa Bulumario Kec Sipirok minimal 80% siap menangkan Doly Rasyd No 2 Paling saotik dodah L A N J U T K A N.

Sementara itu, dikutip dari pernyataan himbauan dari Mendagri Tito Karnavian pada Rapat koordinasi analisa evaluasi Pilkada serentak tahun 2020 secara virtual, Rabu 30 September 2020 lalu, mengimbau para setiap kepala daerah ataupun pejabat sementara (Pjs) kepala daerah untuk menjaga netralitas yang jika tidak netral maka akan menjadi potensi konflik dan keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan di daerah berlangsung tidak baik.

Selain itu mengingat masih dalam situasi Pandemi COVID-19, Mendagri juga mengimbau, agar pada saat kampanye bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah untuk Pilkada 2020 cukup menggunakan cara virtual melalui aplikasi zoom. Karena peraturannya sudah jelas bahwa pelanggar protokol kesehatan harus mendapat sanksi sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Terkait hal ini, konfirmasi awak media kepada Sekretaris Daerah Kab Tapsel Parulian Nasution dan Kabag Humas Setdakab Isnut Siregar melalui pesan aplikasi WhatsApp tidak memperoleh jawaban hingga berita ini dikirimkan.

Menanggapi hal itu, menurut Pemerhati Sosial Politik Tabagsel Sultony Siregar, Kamis 22 Oktober 2020 mengatakan kepala daerah yang menjadi juru kampanye (jurkam) Pilkada 2020 agar mengajukan izin kampanye atau cuti di luar tanggungan negara dan tidak menggunakan fasilitas yang diberikan kepadanya. Hal ini dilakukan demi menghindari konflik kepentingan antara jabatan pemerintahan dan kegiatan politik.

Dikatakannya, Hak dan pengajuan cuti kepala daerah diatur di Undang Undang maupun Peraturan Pemerintah terkait  Pemilu. Hal itu untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan. 

Kepala daerah yang melaksanakan kampanye pasangan calon harus cuti. Dengan demikian, tidak ada fasilitas negara maupun kewenangannya sebagai kepala daerah untuk kepentingan pemenangan pilkada atau menguntungkan/merugikan salah satu pasangan calon.

Jabatan kepala daerah itu kan melekat, diharapkan dapat memisahkan jabatannya saat melakukan kegiatan kampanye, ada fasilitas yang melekat juga. Itu yang seharusnya bisa dipisahkan.

"Yang menjadi pertanyaan apakah Bupati Tapsel sudah mengajukan cuti saat hadir di acara cabup sebagaimana foto yang beredar itu ?, Wallahu a'lam," pungkasnya.

Ia  berharap kepada kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tapsel agar berkompetisi dengan adil dan bermartabat agar jadi pemimpin yang jujur, amanah dan berintegritas.

Terakhir, Tony mendorong sikap tegas dari KPU dan Bawaslu, untuk menghentikan segala bentuk kerumunan massa yang bertentangan dengan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dimana pasangan calon dalam Pilkada harus memperhatikan protokol kesehatan Covid 19.(STR)
  BeritaTerkait
  • Sutrisno Pangaribuan: Pemkab Tapsel Lakukan Pembohongan Publik

    4 tahun lalu

    "Pertemuan Reses kali ini dengan masyarakat, semakin menegaskan bahwa Pemkab Tapsel, telah melakukan pembohongan publik. Dan merela telah melakukan upaya-upaya paksa terhadap masyarakat, agar bersedia demi kelancaran pembongkaran kuburan,"

  • Bupati Tapsel Bantah Gunung Lubuk Raya Keluarkan Asap Pasca Gempa

    3 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu membantah informasi Gunung Lubuk Raya mengeluarkan asap ketika terjadi gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter di Desa Lobu Layan da

  • Pemkab Tapsel Ikuti TTG Nasional

    3 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mengikuti Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Nasional ke XIX Tahun 2017 di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.  Sekretaris D

  • Sumut Berpotensi Ekspor Pangan

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Anggota DPD RI Sumut Parlindungan Purba mengatakan bahwa Sumut memiliki potensi sebagai daerah pengekspor pangan nasional karena memiliki lahan yang cukup tersedia dan banyak ko

  • Viral Kasus Bidan Keciduk Ngamar Dengan PIL, Bupati Tapsel : Akan Ditindak Tegas

    tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Pemberitaan kasus oknum Bidan PTT Pemkab Tapsel berinisial IS (38) yang digerebek suaminya saat selingkuh dengan lelaki berinisial DR (42) di sebuah  kamar hotel h

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb