• Home
  • News
  • Tambang Emas Martabe Sumbang Menara Pandang Di Kebun Raya Sipirok
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 14 Agustus 2020 16:04:00

Tambang Emas Martabe Sumbang Menara Pandang Di Kebun Raya Sipirok

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga| Pelita Batak
Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan berupa pembangunan Menara Pandang di Kebun Raya Sipirok Tapanuli Selatan.

Pembangunan menara pandang ini diawali dengan acara groundbreaking atau peletakan batu pertama yang dihadiri perwakilan manajemen PTAR, Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M. Pasaribu dan Ketua DPRD Tapanuli Selatan, Husin Sogot Simatupang  serta sejumlah undangan di lokasi Kebun Raya Sipirok, Tapanuli Selatan, Jumat 14 Agustus 2020.

Darryn McClelland, Direktur Operasional PTAR menyatakan bantuan ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTAR di bidang lingkungan. 

"Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PTAR berkontribusi dalam pembangunan Menara Pandang sebagai salah satu fasilitas pendukung Kebun Raya Sipirok setelah menerima proposal dan melakukan kajian atas rencana pembangunan Kebun Raya Sipirok dari Pemkab Tapanuli Selatan," ujar Darryn.

Dijelaskannya, bangunan utama Menara Pandang ini memiliki luas sekitar 580 meter persegi dengan ketinggian 31,5 meter dari permukaan tanah, terdiri dari 7 lantai yang dihubungkan oleh elevator (lift). 

Seluruh bangunan akan menggunakan pondasi tiang pancang (prestressed concrete pile) yang diikat dengan balok-balok beton bertulang. Struktur rangka menggunakan rangka baja dengan konstruksi lantai komposit beton bertulang.

Kontribusi PTAR dalam pembangunan Menara Pandang ini dimulai dari perencanaan dan desain bangunan, pekerjaan pondasi tiang pancang, pekerjaan struktur atas, pekerjaan elektrikal sampai ke instalasi elevator (lift). 

"Durasi pekerjaan konstruksi Menara Pandang akan memakan waktu 6-7 bulan dan diperkirakan selesai bulan Februari 2021", papar Darryn.

Setelah selesai, Menara Pandang itu nantinya akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk dapat dioperasikan dan dipelihara dengan baik sehingga Kebun Raya Sipirok bisa menjadi salah satu aset dan fasilitas unggulan daerah bagi Kabupaten Tapanuli Selatan.

Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M. Pasaribu dalam sambutannya menyatakan terima kasih kepada PTAR atas kontribusinya bagi pengembangan Kebun Raya Sipirok, Tapanuli Selatan dengan membangun menara pandang. 

"Terima kasih kami sampaikan kepada PTAR atas kontrsibusinya untuk pembangunan menara pandang ini dan kita harapkan pada akhir Januari 2021 bisa soft opening," kata Syahrul M. Pasaribu.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebun Raya Sipirok Awaluddin Pulungan menyatakan Kebun Raya Sipirok akan berfungsi sebagai pusat penelitian (edukasi) dan pusat konservasi tumbuhan atau flora langka di Tapanuli Selatan dan sekitarnya.

Kebun Raya ini juga menjadi tujuan atau destinasi wisata di wilayah Tapanuli Selatan. Pembinaan Kebun Raya Sipirok mendapat pendampingan dari LIPI.

"Kebun Raya Sipirok ini didukung karyawan Buruh Harian Lepas (BHL) sebagai pekerja yang militan tentang Perkebunrayaan dan sudah mendapat  Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)  dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang Teknik Perkebunrayaan dan Diklat  Global Positioning System (GPS) dan  Sistem Informasi Geografis (GIS) dari Pemkab Tapsel," kata Awaluddin.

Saat ini, sesuai master plan, Kebun Raya Sipirok terbagi ke dalam beberapa zonasi, yakni zonasi kayu-kayuan, zonasi pakan orang utan, zonasi tanaman industri, dll. "Sejumlah tumbuhan yang ada di dalam kebun raya, merupakan hibah dari LIPI dan hasil eksplorasi mandiri dari kita," ujar Awaluddin.

Menurut Awaluddin saat ini yang tengah dilakukan adalah penanaman buah lokal endemik Tapanuli yang sudah hampir punah. "Diantaranya hapundung, bukbak, hopong, salak warna merah dan lain-lain," ujarnya.

Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan salah satu wilayah ekoregion hutan hujan pegunungan Sumatera yang masih memiliki beberapa kawasan hutan alami. Berbagai jenis tumbuhan dan satwa endemik diperkirakan masih hidup dan berkembang di kawasan hutan. 

Tapanuli Selatan adalah kabupaten yang terus berkembang dan memiliki perhatian serta kepedulian untuk menjaga dan menyelamatkan keanekaragaman hayati di wilayahnya. 

Untuk itulah Kabupaten Tapanuli Selatan membangun dan mengembangkan kebun raya sebagai sarana wisata pendidikan lingkungan. LIPI kemudian menyambut baik rencana ini dengan menandatangani Nota Kesepahaman antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan Nomor: 013/KS/LIPI/V/2018 dan Nomor: 070/2900/2018 tentang Penelitian, Pengembangan, dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.(STR)
  BeritaTerkait
  • Tambang Emas Martabe Sumbang Penanganan Covid-19 Ruang Isolasi RSUD Tapsel

    6 bulan lalu

    Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :PT Agincourt Resources (AR) selaku pengelola Tambang Emas Martabe Batang Toru, memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) senilai Rp.250 juta kepada UPT RSUD

  • Tambang Emas Martabe Komit Lanjutkan Penguatan Pengelolaan Lingkungan dan Pengembangan Masyarakat

    3 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : PT Agincourt Resources sebagai pengelola Tambang Emas Martabe menerbitkan Laporan Keberlanjutan 2016. Laporan ini  merupakan tahun ketiga penerbitan laporan keberlan

  • Tambang Emas Martabe Realisasikan Lingkungan Kerja Ramah Keberagaman Gender

    3 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : PT Agincourt Resources memberikan pelatihan pemahaman lanjutan atas implementasi keberagaman gender di Tambang Emas Martabe kepada lebih dari 700 karyawan yang ditujukan u

  • Tambang Emas Martabe Gelar E-Coaching Jam Di Pekan Raya Sumatera Utara

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : PT Agincourt Resources, sebagai pengelola Tambang Emas Martabe kembali menggelar E-Coaching Jam (ECJ) pada Pekan Raya Sumatera Utara 2018. ECJ pada tahun ini terdapat tiga

  • Tragis, Baru Satu Puskesmas yang Terakreditasi di Tapsel

    2 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak ) : Sektor kesehatan merupakan salah satu skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan daerah, namun sayangnya sektor ini terkesan kurang memperoleh perhatian dari pemerintah kab

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb