• Home
  • News
  • Sudah 35 Tahun Berdiri Baru Pertama Kali Masjid Ini Dikunjungi Kepala Daerah
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 14 Desember 2019 17:20:00

Sudah 35 Tahun Berdiri Baru Pertama Kali Masjid Ini Dikunjungi Kepala Daerah

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Selama 35 tahun berdiri belum pernah sekalipun pejabat yang meluangkan waktunya untuk datang se kaligus melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Masjid Al Ikhlas Jalan Cendrawasih, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan. Oleh karenanya seluruh jamaah sempat tidak percaya ketika melihat  Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi hadir dan melaksanakan Shalat Jumat berjamaah, Jumat (13/12).

Namun setelah melihat kedatangan Akhyar didampingi  Kabag Agama Setdako Medan Adlan dan Camat Medan Tuntungan Topan Ginting beserta sejumlah lurah dan jajaran Kecamatan Medan Tuntungan, rasa ketidakpercayaan jamaah sontak hilang dan berubah menjadi kegembiraan yang luar biasa. Mereka pun menyambut Akhyar dengan penuh suka cita. Sebab, inilah kali pertama dari sejarah berdirinya Masjid Al Ikhlas didatangi pejabat setingkat Wali Kota.

Kedatangan Akhyar untuk melaksanakan Safari Jumat. Namun kedatangannya sengaja tidak diberitahukan, usai melaksanakan jalan santai bersama Wakil Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, Jessica Panchata dan unsur International Organization for Migration (IOM) sekaligus penanaman 1000 pohon di bantaran Sungai Belawan Jalan Lingkar Tani Lingkungan IV, Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Akhyar pun mendatangi Masjid Al Ikhlas untuk Safari Jumat sekaligus shalat berjamaah dengan warga.

Sebelum Safari Jumat, Akhyar lebih dahulu melaksanakan Shalat Jumat berjamaah. Al Ustadz  Abdul Roni SAg bertindak sebagai khatib sekaligus imam dan diikuti seratusan jamaah. Usai shalat, Akhyar menjelaskan, Safari Jumat yang dilakukan itu sebagai upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, sehingga tidak ada jarak antara pimpinan dengan warga.

"Apabila masyarakat sudah merasa dekat, insya Allah mereka akan dengan ikhlas mendukung seluruh program pembangunan yang dijalankan Pemko Medan, terutama menjadikan Medan bersih sampah yang saat ini menjadi fokus utama Pemko Medan. Jika seluruh masyarakat mendukung, Medan bersih sampah bukan mimpi lagi," kata Akhyar.

Atas dasar itulah, jelas Akhyar, membangun kebersamaan dengan masyarakat terus dilakukan Akhyar. Di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan, Akhyar senantiasa meluangkan waktu untuk menyapa langsung warga. Tidak hanya Safari Jumat, Akhyar pun berulangkali melaksanakan Safari Maghrib. Di samping itu selalu menghadiri kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya, sebab Medan merupakan rumah semua agama sekaligus mewujudkan Medan kota religius.

"Selain membangun rasa kebersamaan, kegiatan ini juga kami jadikan kesempatan untuk menyerap masukan langsung dari masyarakat terkait pembangunan yang dilakukan maupun pelayanan selama ini. Semua masukan itu menjadi bahan pertimbangan bagi kami  untuk terus melakukan perbaikan sehingga nantinya lebih  memuaskan masyarakat," ungkapnya.

Kepada seluruh jamaah, Akhyar pun minta untuk senantiasa diingatkan, sehingga dirinya beserta seluruh jajaran Pemko Medan dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya dan tidak menyimpang dari aturan maupun ketentuan hukum berlaku."Jadi jangan pernah bosan dan berhenti untuk selalu mengingatkan kami," harapnya.

Di kesempatan itu Akhyar memberikan bantuan dari Pemko Medan sebesar Rp.40 juta kepada Ketua BKM Masjid  Al Ikhlas Amran Hayat SH. Dikatakan Akhyar, bantuan yang diterima berikan itu bukan uang Wali Kota Medan melainkan uang seluruh masyarakat Kota Medan. "Kami hanya diamanahkan untuk mengalokasinya setelah dilakukan verifikasi, guna memastikan masjid yang bersangkutan benar-benar perlu dibantu. Selain masjid, bantuan juga kita berikan untuk rumah-rumah ibadah lainnya. Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi kita  semua," paparnya.

Sebelum menuntaskan Safari Jumatnya, Akhyar pun menyampaikan terima kasih atas sambutan seluruh jamaah. Selain sambutan sangat tulus, jamaah pun menyediakan air putih untuk dirinya beserta sejumlah pendamping. "Bagi saya, sambutan seperti ini sangat luar biasa. Saya tidak.mau kedatangan saya justru merepotkan dan membenani warga.Sekali lagi terima kasih atas sambutan yang tulus ini," ujarnya.  

Ketua BKM Masjid Al Ikhlas Amran SH, atas nama seluruh jamaah dan warga sekitar mengucapkan terima kasih, sebab Plt Wali  Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi telah memilih Masjid Al Ikhlas sebagai tempat Safari Jumat yang merupakan agenda rutin Pemko Medan tersebut. Dia berharap kedatangan Plt Wali Kota menjadi motivasi dan menambah semangat masyarakat sekitar untuk lebih memakmurkan masjid.

"Terima kasih atas kunjungan yang dilakukan Bapak Plt Wali Kota, sebab sejak 35 tahun masjid kami ini berdiri, baru kali inilah dikunjungi seorang pejabat. Tentunya kami beserta seluruh jamaah dan warga sekitar merasa bangga atas kunjungan ini. Apalagi kami juga diberikan bantuan, semoga Allah SWT melimpahkan rahmatnya bagi Bapak Plt Wali Kota beserta seluruh jajaran Pemko Medan. Bantuan ini nantinya akan kami pergunakan untuk kemakmuran Masjid Al Ikhlas," kata Amran. (H|TAp)
  BeritaTerkait
  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Ketujuh)

    3 tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. HutaurukIV. Apa Artinya "Pendeta Representasi Figur Kristus"?1. Kemajemukan Jabatan:  Pendeta pada Urutan KeempatJabatan gerejawi di HKBP adalah beragam, bukan manunggal

  • Ini isi Lengkap Nota Keberatan Ahok di Pengadilan

    3 tahun lalu

    Jakarta Pelita Batak): Bapak Ketua Majelis Hakim, dan Anggota Majelis Hakim yang saya muliakan, Sdr. Jaksa Penuntut Umum yang saya hormati, Penasihat Hukum dan Para Hadirin yang saya hormati, &

  • Konsolidasi Kepemimpinan Polri dan Makna Reformasi Polri Terhadap Nawacita

    tahun lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus UU Polri Dan Anggota Komisi Politik & Hukum DPR-RI)Institusi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, Ph.D sudah sem

  • Kembangkan Inovasi 'Unit Reaksi Cepat Anti Kekerasan Anak dan Perempuan'

    3 tahun lalu

    Batu Bara (Pelita Batak) : Untuk ke tiga kalinya Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM meraih penghargaan Kepala Daerah Innovatif dari Koran Sindo tahun 2016 di Bandung, Jawa Barat. Sebelum nya Bupati Batu Bara meraih penghargaan Kepala Daerah Inov

  • Friedrich Silaban Disebut "By the Grace of God" Oleh Soekarno

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Lahir di Bonandolok, Sumatera Utara, 16 Desember 1912, Friedrich Silaban hanya bersekolah di HIS Narumonda, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dan Koningin Wilhelmina School, sebuah sekolah teknik di Jakarta.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb