• Home
  • News
  • Sempat Lukai Petugas, Tahanan Narkoba Ditembak Mati
KSP Makmur Mandiri
Senin, 30 Januari 2017 06:49:00

Sempat Lukai Petugas, Tahanan Narkoba Ditembak Mati

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak

Jakarta (Pelita Batak) :
Seorang buronan kasus peredaran narkoba jaringan internasional yang melarikan diri dari rumah tahanan Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Mabes Polri ditembak mati polisi karena melawan.

"Kami terpaksa melumpuhkan tersangka yang diketahui bernama Amirudin alias Amir karena melawan dan mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan kasus kaburnya tujuh tersangka narkoba dari Rumah Tahanan Cawang," kata Direktur IV Dirtipdi Narkotika Bareskrim Mabes Polri Brigjen Eko Daniyanto di Sukabumi, dirilis Liputan6.com, Minggu (29/1/2017).

Informasi yang dihimpun Amirudin ditangkap tim gabungan dari Dirtipid Narkoba Bareskrim Mabes Polri dan Brimob Kedunghalang Bogor yang dibantu Polres Sukabumi saat bersembunyi di sekitar lereng Gunung Wayang, Desa Sukaati, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Saat tengah dilakukan pengembangan, tersangka melawan petugas dan mencoba melarikan diri sehingga terpaksa dilumpuhkan, bahkan sempat melukai anggota polisi yang menyergapnya pada Sabtu, 28 Januari sekitar pukul 18.00 WIB.

Jasad pengedar narkoba kelas kakap ini langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Selain Amir, tim gabungan berhasil menangkap Cai Chang alias Antoni (49) warga Taiwan tidak jauh dari lokasi penangkapan Amir.

Cai Chang merupakan pengedar narkoba sindikat internasional yang menyelundupkan sabu-sabu seberat 140 kilogram ke Indonesia. Sementara Amir terjerat kasus peredaran ganja seberat 650 kg.

Di waktu bersamaan, petugas lainnya berhasil menangkap dua buronan di wilayah Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Bogor. Hingga saat ini sudah enam buronan yang tertangkap.

"Kami masih memburu seorang tersangka lainnya Antony bin M Ridwan yang diduga masih bersembunyi di wilayah hukum Polres Sukabumi," tambah Eko dikutip dari Antara.

Adapun ketujuh tersangka kasus narkoba yang melarikan diri yakni Ricky Felani alias Ruslan (30) tersangka dan Sukma Jaya alias Jaya (34), Azizul alias Izul (30), Ridwan alias Mame (22), Cai Chang alias Antoni (49), Antoni alias Ridwan (33) dan Amirudin alias Amir (27).

Tiga tersangka yang ditangkap di Sukabumi yakni Ridwan, Cai Chang dan Antoni. Seluruh tersangka ini merupakan bandar besar narkoba yang dikenal licin dalam menjalankan aksinya.(liputan6/TAp)

  BeritaTerkait
  • Kasus Pembunuhan Anak di Doloksanggul: Hakim Vonis Bebas Ayah Almarhum Aldi Sibarani. Jadi Siapa Sebenarnya Pembunuh Aldi Sibarani ?

    3 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Tokoh masyarakat Kabupaten Humbanghasundutan Erikson Simbolon kepada pelitabatak.com mengaku terkejut setelah mengetahui hal ini. Ia menanggapi vonis bebas majelis hakim ke

  • Tahanan Tewas di Sel Polres Tobasa, Benni Kejar Keadilan Ke Medan

    4 tahun lalu

    Benni Pangaribuan abang kandung almarhum Andi Pangaribuan yang tewas akibat dianiaya dua oknum polisi di Sel tahanan Polres Tobasa November 2015 lalu datang ke Medan mencari keadilan, Sabtu (23/7/2016). "Saya datang dari Toba mencari keadilan atas ke

  • Milik Siapa Ya? Petugas Rutan Temukan Drone

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :<br></br> Petugas keamanan Rumah Tahanan (Rutan) mengamankan satu unit drone di areal Rutan Tanjung Gusta pada Kamis 8 September 2016 malam

  • Satu Tewas, BNN 'Giling' Jaringan Narkoba di Medan

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat kembali mengungkap sindikat jaringan narkoba. Tiga orang pelaku berinisial Jum (49) warga Aceh Tamiang, IR (33) warga Medan dan ABN (51) warga Aceh diamankan petugas.

  • Bandar Narkoba Ditembak Mati Petugas BNN di Delitua

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati seorang bandar narkoba di Jalan Besar Delitua,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb