• Home
  • News
  • Sematkan Pita Cukai, Nojorono Ramaiakan Industri Kretek
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 08 Juli 2020 12:39:00

Sematkan Pita Cukai, Nojorono Ramaiakan Industri Kretek

BAGIKAN:
ist|pELITABATAK
KUDUS (Pelita Batak):
Setelah meluncurkan produk sigaret kretek (SKT) Minak Djinggo Rempah, PT Nojorono Tobacco International melaksanakan tahap lanjutan, yakni penyematan pita cukai. Penyematan dilakukan oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Suparno beserta jajarannya. Kegiatan dengan jumlah peserta terbatas, dilaksanakan di Unit SKM PT Nojorono Tobacco International, Jalan Wachid Hasyim Kudus, pada Senin, 6 Juli 2020 kemarin.

Presiden Direktur PT Nojorono Tobacco International Stefanus JJ Batihalim dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada perwakilan  Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Tengah dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyempatkan waktu melihat secara langsung proses produksi  Minak Djinggo Rempah dan seluruh pihak terkait.

"Kami berterimakasih atas kunjungan Bapak dan Ibu semua ke pabrik kami,  untuk melihat langsung proses produksi Minak Djinggo Rempah. Sejak diluncurkan 16 Juni lalu, Minak Djinggo Rempah mendapat respon positif dari masyarakat. Tentunya itu berdampak pada terserapnya tenaga kerja, khususnya unit SKT," ungkapnya penuh syukur.

"Awalnya kami merasa prihatin dengan banyaknya pekerja yang terdampak karena Covid 19. Kami tidak tega melihat banyaknya pekerja yang dirumahkan karena permintaan yang menurun. Berangkat dari rasa prihatin dan semangat untuk tetap berproduksi, akhirnya PT Nojorono Tobacco International meluncurkan produk berbasis sigaret, yakni Minak Djinggo Rempah. Produk SKT bisa menyerap banyak tenaga kerja," tuturnya.

Lebih lanjut, Managing Director PT Nojorono Tobacco International Arief Goenadibrata menyampaikan, Minak Djinggo Rempah merupakan produk yang dirancang sedemikian rupa untuk dapat diterima oleh semua kalangan. "Racikan Minak Djinggo Rempah diciptakan dengan melalui proses pembuatan yang hampir mirip dengan wedang rempah yang umum ditemui, dengan demikian dapat diterima dan terserap oleh semua kalangan"
 
Rempah-rempah yang digunakan sangat umum ditemui dimanapun. Selain Cengkeh dan Tembakau sebagai bahan dasar sigaret, Minak Djinggo Rempah dibalut ragam rempah seperti; Jahe, Kayu Manis, Kayu Secang, Bunga Lawang, Kunyit Putih ,Serai dan rempah lainnya.  Minak Djinggo Rempah memiliki kaya manfaat rempah yang kesemuanya aman dikonsumsi karena tidak dibubuhi dengan synthetic flavor atau perisa buatan.
 
"Minak Djinggo Rempah memang tidak menjual rasa namun manfaat rempah, untuk itulah Minak Djinggo Rempah adalah Rasa Jang Beloem Pernah Ada,"  ungkap ramah Managing Director PT Nojorono Tobacco International Arief Goenadibrata di sela acara.(*)
  BeritaTerkait
  • Perusahaan HM Sampoerna Meningkat Rp 1,5 Triliun

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Direktur Utama HM Sampoerna Tbk, Paul Janelle dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pendapatan bersih perseroan (tidak termasuk cukai) pada kuartal III 2016 tumbuh 4

  • Hadirkan Produk SKT Minak Djinggo Rempah, Nojorono Pastikan Serap Banyak Tenaga Kerja

    2 bulan lalu

    Kudus (Pelita Batak): PT Nojorono Tobacco International mengenalkan produk terbaru, ramuan warisan (heritage blend) sejak tahun 1932 dengan balutan kekayaan alam rempah Indonesia. Melalui kepiawaian

  • Transformasi Digital Dorong Perkembangan Bisnis

    3 tahun lalu

    Barcelona(Pelita Batak): Huawei, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka, menjadi tuan rumah Forum Global Digital Transformation yang diadakan pada acara Mobile Wo

  • RPX Bermitra dengan Toshiba TV Indonesia, Menyediakan Layanan Pergudangan Elektronik dalam Satu Atap Terpadu

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):    RPX, perusahaan penyedia layanan pengiriman ekspres dan solusi logistik terpadu (One Stop Logistics) mengumumkan kerjasama dengan PT Toshiba Visual Medi

  • LBH Pajak dan Cukai Tentang Tax Amnesty, Tuding Kekeliruan Sistemik

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) Sejak awal menjadi wacana, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pajak dan Cukai, terus menyuarakan penentangan terhadap pemerintah dan DPR, terkait rencana penerapan tax amnesty (p

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb