• Home
  • News
  • Satu Tewas, BNN 'Giling' Jaringan Narkoba di Medan
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 19 Oktober 2016 13:12:00

Satu Tewas, BNN 'Giling' Jaringan Narkoba di Medan

BAGIKAN:

Medan (Pelita Batak) :
Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat kembali mengungkap sindikat jaringan narkoba. Tiga orang pelaku berinisial Jum (49) warga Aceh Tamiang, IR (33) warga Medan dan ABN (51) warga Aceh diamankan petugas.

Dalam penangkapan itu, seorang pelaku berinisial Jum tewas diterjang timah panas polisi. Deputi Bidang Pemberantasan BNN Pusat, Irjen Arman Depari mengatakan, awalnya petugas  curiga  dengan tiga orang yang penumpangi mobil Toyota Rush BK 1805 PK pada Selasa (18/10/2016) pukul 14.00 wib.

Disitu petugas mengikuti mobil tersebut dari  Aceh hingga ke Medan. Pada pukul 19.00 wib petugas menghentikan laju mobil tersebut di Jalan TB Simatupang, Sunggal. "Saat dilakukan penggeledahan, salah satu pelaku berinisial Jum (49) melarikan diri. Petugas memberikan tindakan tegas terikur dengan menembak pelaku sebanyak 2 kali," katanya, Rabu (19/10  2016).

Pelaku yang ditembak kemudian roboh ke tanah. Petugas kemudian membawa pelaku ke RS Sakit untuk mendapatkan pertolongan."Pelaku tewas saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit," ujarnya.

Di dalam mobil itu petugas menemukan 100 ribu butir pil ektasi, 50 ribu butir happy five, 38 Kg sabu- sabu dan uang tunai 12 juta dan alat komunikasi.

"Ini merupakan pengembangan kasus yang berhasil diungkap beberapa waktu lalu di Kota Medan. Jaringan ini kembali aktif. Kita lalu melakukan penyelidikan untuk memutus rantai jaringan ini," ungkapnya.

Pelaku Jum ditengarai sebagai koordinator yang membawa narkoba dan akan diditribusikan kepada pelanggan jaringannya.

"Jasad pelaku saat ini masih berada di RS Bhayangkara Medan, " akunya. Barang haram itu masuk dari  Aceh dan akan disebarkan ke Medan dan pulau Jawa, "jelasnya.

Saat ini petugas masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Pelaku kita jerat dengan Pasal 112, 114 dan 123 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancamannya adalah hukuman mati. Kita juga sedang menyelidiki tentang pencucian uang dari pelaku," katanya. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Polda Sumut Tembak Mati 3 Sindikat Narkoba Internasional

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut kembali berhasil mengungkap kasus Narkoba sindikat jaringan Internasional.Dalam upaya penangkapan yang dilakukan sejak Minggu (19/8) hingga

  • Home Industri Sabu Dikendalikan Napi yang Dihukum Seumur Hidup

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut membongkar praktik pembuatan sabu di Medan. Empat orang ditangkap karena terlibat dalam home industri barang haram tersebut.

  • Warga Dilarang Mendekati Lokasi Tewasnya Pelaku Narkoba

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap 3 pelaku narkoba di Medan, Sumatera Utara. Salah satu pelaku tewas ditembak karena melawan petugas dengan dua lainnya langsung diaman

  • Satu Kritis, Polisi Tembak Dua Kurir Sabu 7 Kg di Asahan

    4 tahun lalu

    Asahan (Pelita Batak) : Empat kurir narkoba ditangkap Polres Asahan bersama Tim Gabungan Polres Metro Jakarta Barat saat melintas di depan Mapolres Asahan, Kamis 26 Januari 2017 sekitar pukul 21.

  • Kurir Ditembak, BNN Sita 32 Kg Sabu

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan peredaran 32 Kg sabu asal Malaysia. Satu orang kurirnya  tewas ditembak. Kurir yang tewas diketahui bernama Ananda Bag

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb