• Home
  • News
  • Saat Akan Liput Kunjungan Wapres, Seorang Jurnalis Dirampok di Medan
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 29 Juli 2016 15:50:00

Saat Akan Liput Kunjungan Wapres, Seorang Jurnalis Dirampok di Medan

BAGIKAN:
Sri Wahyuni

Medan (Pelita Batak)
Nahas, peristiwa perampokan menimpa jurnalis Radio Smart FM, Sri Wahyuni (28), warga Jalan Binjai KM 12,5. Dia dirampok saat melintas menggunakan betor (becak motor-red) di Jalan Abdullah Lubis, Medan, Jumat pagi (29/7/2016), sekira pkl 06.30 WIB.

Informasi dihimpun, kejadian berawal saat korban hendak melakukan tugas peliputan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla di sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Yuni, panggilan akrabnya, berangkat dari rumah menuju ke salah satu kantor Harian terbitan Medan, di Jalan KH Wahid Hasyim, untuk meletakkan sepeda motornya.

"Saya dari rumah ke kantor Harian terbitan Medan di Jalan Wahid Hasyim untuk menitipkan sepeda motor," katanya.

Selanjutnya, dia menyetop betor dan hendak menuju ke Warkop Jurnalis di Jalan Agus Salim, Medan, untuk bergabung bersama jurnalis lainnya yang juga akan melakukan peliputan kunjungan Wakil Presiden.

Saat di Jalan Abdullah Lubis, betor yang ditumpangi Yuni dipepet dua pelaku yang mengendarai sepeda motor matic.

"Dua pelaku itu langsung merampas tas ku yang berisi uang, ATM, handphone, alat perekam, kamera, dan kartu tanda pengenal," ucap Yuni, yang juga merupakan pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan.

Sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dengan korban. Namun, karena kalah kuat korban harus merelakan barang berharganya dibawa kabur pelaku.

"Saya waktu itu panik, jadi enggak sempat lihat wajah dan nomor plat motor pelaku karena kejadiannya cepat sekali," jelasnya.

Yuni mengaku, saat ini dirinya masih mengikuti rombongan awak media yang melakukan tugas peliputan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla di sejumlah daerah di Sumut.

"Rencananya besok Sabtu (30/7/2016) mau buat laporan ke Polisi saat kembali ke Medan. Sekarang saya masih liputan," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua AJI Medan Agoez Perdana ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan mendampingi korban untuk proses hukum selanjutnya.

"AJI Medan akan mendampingi korban untuk membuat laporan ke Polisi, sekembalinya ybs kembali ke Medan usai melakukan tugas peliputan kunjungan Wapres di Sumut," kata Agoez. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Jenguk Anak Sakit, Evi Diana: Cepat Sembuh Ya Nak

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Rasa sedih, iba hingga tetesan air mata tak kuasa dibendung saat melihat kondisi Iftiyah Ramadhan, bayi cantik nan mungil berusia 7 bulan ini menderita penyakit yang menyer

  • Tim Staf Khusus Wapres Bidang Reformasi Birokrasi Kunjungi Balai Kota

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Bagak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Sekda Kota Medan Ir Wirya Alrahman MM menerima kunjungan Tim Staf Khusus Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Bidang Refo

  • 27 Agustus di Open Stage Tuk Tuk Siadong Digelar Samosir Music International Austrian Batak Rock

    4 tahun lalu

    Austrian Batak Rock, merupakan suatu nama yang diciptakan untuk menggambarkan jenis pagelaran musik konser yang akan diadakan di Tuk Tuk Samosir, pada bulan Agustus ini. Secara tidak langsung penyebutan itu, telah mengesankan bahwa akan mendatangkan arti

  • Transit, Gubernur Sumut Sambut Wapres di Bandara KNIA

    4 tahun lalu

    JK mendarat di KNIA sekitar Pukul 15.00 WIB menggunakan pesawat Kepresidenan dengan nomor lambung A001, setelah melakukan kunjungan kerja kenegaraan ke Ulan Bator, Mongolia,

  • RE Nainggolan : Tangisan Siliyana Angelita Manurung Tidak Bisa Dibiarkan dan Terulang

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Viralnya informasi di media online tentang "Anak Gadis Penjual Tuak Menangis: Mama Aku Diarak Warga dan Diikat di Pohon semisal Binatang" mengusik perhatian masyarakat di Kota Med

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb