• Home
  • News
  • Riana Nainggolan, Boru Batak yang Berkarier Jadi Pesepak Bola di Eropa
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 17 Mei 2016 10:24:00

Riana Nainggolan, Boru Batak yang Berkarier Jadi Pesepak Bola di Eropa

BAGIKAN:
twitter.com/riananainggolan
Riana Nainggolan
Roma(Pelita Batak):
 
Radja Nainggolan bukanlah satu-satunya pesepak bola berdarah Indonesia di Indonesia. Ada pula Riana Nainggolan yang merupakan saudara kembar dia.
 
Riana menandatangani kontrak di Olimpico pada musim panas 2014 atau enam bulan setelah Radja bergabung dengan status pinjaman.
 
Tidak seperti Radja yang menembus tim inti I Giallorossi secara reguler, Riana cuma berstatus sebagai pelapis. Dia masih kalah dari Vanessa Nagni, Claudia Palombi, dan Camilla Labate.
 
Riana cuma diturunkan sebanyak empat kali pada Serie A 2015-2016, tetapi mampu menyumbang satu gol. Adapun pada musim lalu, dia mencetak dua gol dari 16 partai liga.
 
Meski tidak menjadi pilihan utama di level klub, pemain berusia 27 tahun ini mampu menarik perhatian pelatih tim nasional wanita, Ives Serneels.
 
"Kami sudah memantau performa Riana sejak lama. Kepindahan ke Roma merupakan tantangan yang dibutuhkan oleh dia," ucap Serneels seperti dilansir Sporza, 2015.
 
Riana pun masuk skuad timnas untuk tiga pertandingan Piala Siprus pada Maret 2015. Pemanggilan Riana sekaligus melahirkan rekor tersendiri. Sebelumnya, tidak ada dua saudara kembar berbeda kelamin menembus tim nasional Belgia.
 
Riana turut berterima kasih kepada AS Roma ketika itu. Maklum, Roma merupakan klub luar negeri pertama untuk pemain berusia 27 tahun ini.
 
"Berkat AS Roma, saya mengalami perkembangan pesat baik dari aspek teknik maupun taktik," tutur Riana seperti dikutip situs resmi klub.
 
Riana dan Radja mendapatkan darah Indonesia dari ayahnya, Marianus Nainggolan. Namun, mereka sempat terpisah dari Marianus selama belasan tahun.
 
Baru pada Desember 2007, mereka berkumpul kembali. Sang ayah bertolak dari Bali ke Piacenza, domisili Radja ketika itu.
 
“Kami ditinggal di Belgia ketika masih berusia enam tahun. Ada perasaan kosong dan vakum selama belasan tahun, tetapi kembali terisi setelah tiga pekan bersama," ucap Radja kepada Eka Tanjung dari sepakbolanda.com.
 
Bagi Riana dan Radja, orangtua memiliki peran penting. Sang ayah kerap mengajak bermain sepak bola sejak mereka berusia empat tahun. Keduanya juga mendapat dorongan dari sang ibu, Lizi Bogaerd, saat Marianus tak ada.
 
Sayang, Lizi tidak bisa menyaksikan kesuksesan Riana dan Radja. Dia wafat karena kanker pada 2010.
 
“Sebelum mengembuskan nafas terakhir, ibu menitipkan saya agar menjaga adik dan semua keluarga. Saya tidak ingin mengecewakan ibu,” tutur Radja.(kompas.com)
 
  BeritaTerkait
  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    4 tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  • Kembali Gelar Baksos, Ketum N4J RE Nainggolan Ajak Warga Gunakan Hak Pilih dengan Hati Nurani

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nusantara Untuk Jokowi (N4J) bekerja sama dengan yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) kembali melakukan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan grat

  • Jelang Natal Nasional di Humbahas, Panitia Gelar Sarasehan Kebinekaan Dihadiri Mahfud MD dan SAE Nababan

    5 tahun lalu

    Parapat(Pelita Batak): Dalam rangka Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional tanggal 26 Desember 2016 di Dolok Sanggul Humbahas. Panitia Natal adakan Sarasehan Nasional dengan topik merawat Kebhinek

  • Radja Nainggolan Ingin Kembangkan Sepak Bola Indonesia

    4 tahun lalu

    London (Pelita Batak) : Bintang sepak bola klub Liga Italia AS Roma Radja Nainggolan menyatakan keinginannya untuk ikut membantu persepakbolaan Indonesia, khususnya melalui pembinaan dan pengem

  • Ethan Zohn Jadi Pembicara di Medan

    4 tahun lalu

    Laporan Nadia Atika, Wartawan Pelita BatakMedan(Pelita Batak): Ethan Zohn yang merupakan mantan pesepak bola profesional asal Amerika Serikat  dan CO-founder Grassroot Soccer mengadakan kunjungan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb