• Home
  • News
  • Resahkan Orang Tua, 3 Siswi SMP/ MTS Labura Ditemukan Nginap di Warnet
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 27 September 2019 09:20:00

Resahkan Orang Tua, 3 Siswi SMP/ MTS Labura Ditemukan Nginap di Warnet

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Ketiga siswi yang tidak pulang kerumah dinasehati di Polsek Kualuh Hulu.
Labuhanbatu Utara (Pelita Batak):
Satu malam tidak pulang ke rumah, hingga membuat orangtuanya resah, tiga siswi SMP/ MTS Kabupaten Labuhanbatu Utara, ditemukan personel Polsek Kualuh Hulu di warung internet bernama BIMA.NET di Sukarame, Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan. Kamis (26/9/2019) sekira pukul 11.55 WIB.

Adapun identitas ketiganya yaitu AL (14), siswi SMP Negeri 2 Kualuh Selatan, warga Dusun 8, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Devika SS (15), siswi MTS Negeri 1 Labura, warga Dusun Tanjung Makmur, Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X. BH (15), siswi MTS Negeri 1 Labura, warga Dusun 8 Kampung Durian, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan.

Pencarian siswi bermula dari laporan masyarakat pada Hari Rabu (25/9/2019), terkait adanya berita di jejraring Media sosial tentang tidak kembalinya 3 siswi yang masih bersekolah di SMP dan MTS Negeri yang ada di Kabupaten Labuhaanbatu Utara ke rumah orang tua mereka, padahal pagi harinya mereka permisi pergi kesekolah.

"Berbekal berita di Media sosial tentang tidak kembalinya tiga orang anak perempuan yang masih bersekolah di SMP dan MTSN, Kanit Reskrim Iptu OR Tambunan bersama personel berhasil  menemukan mereka dari warung internet," ujar Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon Bufitra.

Selanjutnya, AKP Asmon Bufitra didampingi Camat Kualuh Selatan dan petugas KPAI Labuhanbatu Utara melakukan upaya pembinaan serta bimbingan kepada ketiga siswi tersebut, untuk tidak melakukan hal- hal yang membuat orang tua mereka menjadi was- was dengan tidak kembalinya mereka kerumah, tanpa izin orang tua. Mereka juga dihimbau agar tidak bergaul terlalu bebas, menjauhi narkoba, serta rajin belajar untuk masa depannya, dan yang paling utama adalah tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama di kemudian hari.
"Usai diberi arahan dan nasehat, mereka kita berikan makan, karena pengakuan mereka belum makan sejak pagi," jelas AKP Asmon Bufitra.
  BeritaTerkait
  • Ini Korban Tewas Disambar Petir di Labura

    4 tahun lalu

    Empat orang tewas disambar petir di barak karyawan perkebunan di Dusun Sumber Sari, Desa Teluk Binjai, Kualuh Hilir, Labuhan Batu Utara.

  • Komnas PA : Penjahat Seksual Fedofilia Masih Resahkan Warga Indonesia

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Pelaku kejahatan sekaual fedofilia masih saja meresahkan warga Indonesia. Sebelumnya, peristiwa diluar akal sehat manusia, tidak bermoral dan menggemparkan banyak pihak yakni k

  • Puji Tuhan..Jenazah korban KM.Risma Marisi sudah ditemukan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):"Puji Tuhan..Jenazah korban KM.Risma Marisi sudah ditemukan. Barusan sekitar pukul 15.10 wib oleh penyelam Basarnas berkoorsinasi dengan pemerintah dan masyarakat setempat," demik

  • Tekab Reskrim Polsek Kualuh Hilir Ledong Amankan Tersangka Perjudian Tembak Ikan

    4 bulan lalu

    Labuhanbatu (Pelita Batak):Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat terus berupaya melakukan pemberantasan kriminal terhadap tindak pidana di Wilkum Polres Labuhanbatu.Kini Polres Labuhanbatu melalui Te

  • Rudi Korban Tenggelam di Tanjung Leidong Ditemukan Petugas

    3 bulan lalu

    Labuhanbatu Utara (Pelita Batak):Sejumlah petugas akhirnya menemukan jasad Rudi warga Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada Rabu (8/7) sekitar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb