• Home
  • News
  • RSUD Rantauprapat Dipersiapkan Menuju Rumah Sakit Pendidikan
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 29 Oktober 2020 08:41:00

RSUD Rantauprapat Dipersiapkan Menuju Rumah Sakit Pendidikan

BAGIKAN:
Rahmat Purba | pelita Batak
Labuhanbatu (Pelita Batak):
Direktur RSUD Rantauprapat, Sumatera Utara, dr Syafril RM Harahap SpB mengatakan, saat ini managemen tengah mempersiapkan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu itu, menjadi tempat pendidikan bagi calon dokter dan disiplin ilmu pengetahuan umum lain.

Disebutkannya, untuk merealisasikan rencana besarnya itu, magemen rumah sakit bersama Pemerintah Kabupaten, terus berbenah diri. Diantaranya, dengan status type B, terus dilakukan pembenahan peningkatan infrastruktur, kelengkapan alat medis dan fasilitas pendukung lain.

"RS pendidikan ini untuk tingkat Kabupaten Labuhanbati, meliputi tempat belajar calon dokter, para medis, penelitian, pelayanan pendidikan kedokteran, dokter gigi dan kesehatan multiprofesi lain," kata dr Syafril RM Harahap SpB, di kantornya jalan Dewi Sartika kecamatan rantau utara Selasa (27/10/2020) pagi.

DIjelaskannya, peningkatan status RSUD Rantauprapat yang kini menjadi rujukan dari beberapa kabupaten ini, agar mendapat kepuasan masyarakat. Dan nantinya bila terealisasi, RS pendidikan Rantauprapat ini tentunya akan bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri maupun Swasta yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Dan sejumlah pengajar dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara.

Status tipe B, lanjutnya, adalah syarat mutlak rumah sakit pendidikan. Dan RSUD Rantauprapsy salah satu rumah sakit kabupaten/kota di Sumatera Utara ini, yang kemungkinan bisa memenuhi syarat.

Dalam pelayanan medis, kata Syafril, RSUD Rantauprapat, kini sudah memiliki dokter sebantak 42 orang. Bahkan diluar Kota Medan, RSUD Rantauprapat bersama RSUD Pematangsiantar, kini sudah memilik dokter spedialis forensik.

Jadi katanya, pihak Polres Labuhanbatu, bila membutuhkan pelayanan untuk autopsi, tidak perlu lagi harus ke Medan atau Pemstangsiantar. Karena RSUD Rantauprapat sudah memiliki doktet forensik.

Menurut Syafril, RSUD Rantauprapat saat juga sudah memiliki dokter spesialis patologi anatomi dan dua konsultan. Sedangkan yang kini dibutuhkan dokter spesialis rehab medik (fisio terapi).

Sementara berdasarkan profil dari Kementerian Kesehatan RI, RSUD Rantauprapat juga memiliki simber daya manusia yang menangani keperawatan 219 orang, kebidanan 34 orang, kesehatan masyarakat 5 orang, kesehatan lingkungan 1 orang, gizi 7 orang, keterapian fisik 7 orang, keteknisan medis 6 orang, teknik biomedika 16 orang, struktural 21 dan manajemen 30  orang.(Rahmat Purba)
  BeritaTerkait
  • Andi Suhaimi Prioritaskan Kesehatan Dan Pendidikan Untuk Tingkatkan SDM Masyarakat Labuhanbatu

    5 bulan lalu

    Labuhanbatu (Pelita Batak):Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Bupati Kabupaten Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST,MT prioritaskan dunia pendidikan dan k

  • Kembangkan Inovasi 'Unit Reaksi Cepat Anti Kekerasan Anak dan Perempuan'

    4 tahun lalu

    Batu Bara (Pelita Batak) : Untuk ke tiga kalinya Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM meraih penghargaan Kepala Daerah Innovatif dari Koran Sindo tahun 2016 di Bandung, Jawa Barat. Sebelum nya Bupati Batu Bara meraih penghargaan Kepala Daerah Inov

  • 5 Warga Padangsidimpuan Tabrakan di Labusel, 2 Meninggal Dunia dan 3 Luka Luka

    3 tahun lalu

    Padangsidimpuan ( Pelita Batak) : Tabrakan maut terjadi di Jalinsum Dusun Sri Pinang, Desa Perkebunan Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Labuhan Batu Selatan tepatnya KM 321-322, Senin 11 Septe

  • Wali Kota Minta OPD Harus Fokus Kerja & Penuhi Target Pendapatan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Rapat Kerja Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pembangunan Kota Tahun 2018 di Hotel Grand Aston Medan, Rabu (14/2). Selain ingin m

  • Diduga Nekat Minum Racun, Suami Tewas Istri Sekarat

    10 bulan lalu

    Labuhanbatu (Pelita Batak):Diduga pasangan suami istri nekat minum racun membuat Jotan Manurung (56) meninggal dunia dan  istrinya Sorta Sibarani (54) sekarat dirumah nya di Dusun Kampung Pandan,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb