• Home
  • News
  • Puluhan Petani Kaum Ibu "Seruduk" Polsek Patumbak
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 01 Agustus 2018 21:37:00

Puluhan Petani Kaum Ibu "Seruduk" Polsek Patumbak

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Puluhan mayoritas kaum ibu masyarakat petani "Seruduk" kantor Polsek Patumbak meminta kepada Kepolisian agar mobil truk mereka dikeluarkan.
Medan (Pelita Batak):
Puluhan masyarakat petani Kampung Karo Desa Patumbak Kampung yang terdiri dari mayoritas kaum ibu mendatangi kantor Polsek Patumbak, Rabu (1/8) sore. 

Informasi yang dihimpun dilapangan, kedatangan mereka "menyeruduk" Polsek Patumbak  guna meminta bantuan kepada pihak Polsek Patumbak, lantaran mobil truk pengangkut ubi hasil panen milik masyarakat diduga di tahan oleh seorang  pria yang mengaku oknum TNI.

"Bagaimana ini pak, mobil truk ubi kami ditahan. Tolong bantu kami pak Polisi, itu mobilnya dibawa bawa Tentara itu kemari (Polsek Patumbak) membawa mobil truk kami. Sementara itu mata pencarian kami pak," teriak salah seorang warga bernama B Beru Keliat  kepada petugas, Rabu (1/8).

Informasi yang dihimpun, diduga aksi pencegatan truk tersebut berawal, saat masyarakat melakukan pemanenan di lahan garapan di kawasan Jalan Balai Desa Balai Desa, Dusun IV, Komplek Perumahan Kampung La-Tahzan, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak. Namun,  setelah semua hasil panen hendak dikirim kepada pembeli, mobil truk yang dipakai untuk mengangkut ubi ditahan oleh seorang pria mengaku oknum TNI.

Truk pengangkut ubi itu juga disebut - sebut sempat di bawa ke Polsek Tanjung Morawa. Akan tetapi, lantaran kebun masyarakat berada di wilayah hukum Polsek Patumbak, personil Polsek Tanjung Morawa enggan menahan mobil truk tersebut. Polsek Tanjung Morawa menyarankan kepada oknum TNI supaya mobil truk pengangkut untuk diantar ke Polsek Patumbak. 

"Iya begitulah ceritanya bang. Kami tidak tahu apa kesalahan kami, tapi diduga oknum TNI yang mencoba menahan hasil panen kami," ucap warga bernama B Barus.

"Jadi kami berharap agar tidak ada lagi yang beginian, kami hanya cari makan bang. Bukanya besar kali hasil panen ubi kami itu, itulah yang kami bagi - bagi untuk semua masyarakat yang datang ini," tandas warga lainnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Ainul Yaqin ketika dikonfirmasi membenarkan kedatangan para kaum ibu tersebut datang ke Polsek Patumbak. 

"Iya benar, kaum ibu ada yang datang tadi bang. Mobil truk ubi mereka saya suruh bawa pulang. Dan Polsek Patumbak juga selalu siap untuk membantu masyarakat jika diperlukan," pungkasnya

Terpisah, Kapolsek Patumbak Kompol Dedi Zunaidi saat di konfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin terkait kedatangan puluhan petani yang mayoritas kaum ibu tersebut mengatakan pihaknya hanya menerima laporan 

"Jadi masyarakat itu menanyakan ke Kepolisian, ada enggak orang yang melaporkan ke kita, karena kami di tuduh mencoba mencuri ubinya yang di Kampung Karo tersebut, di bilang anggota enggak ada," ucap Yaqin sembari menjelaskan kalau kasus tanah garapan sulit di buktikan unsur tindak pidananya.

"Tanah garapan itu untuk pembuktian tindak pidananya kan susah, soalnya kan kita belum tahu tanah itu milik siapa, sementara seperti itu,'' sebut Yaqin. Yaqin juga menegaskan pihaknya belum bisa memastikan pihak mana yang menjadi korban.(Aries)
  BeritaTerkait
  • Seorang Petani Gugat Praperadilan Kapolres Tapsel

    4 tahun lalu

    Tapsel(Pelita Batak): Seorang petani bernama Sahat Bahagia Adebertus Panggabean ditangkap dan ditahan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).  Tak terima dengan penangkapan dan penahanan tersebut, S

  • Jelang Malam, Satu Rumah Nyaris Ludes Terbakar di Baruas

    2 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak): Masyarakat di jalan Panti asuhan Desa Baruas Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan dihebohkan dengan peristiwa kebakaran rumah milik Saiful bahri Pu

  • Minta Monang Cs Dibebaskan, Belasan Omak-omak Seruduk Polsek Patumbak

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Suasana di Polsek Patumbak mendadak ramai, Jumat (3/7) siang. Pasalnya, belasan massa yang didominasi wanita alias omak - omak yang mengaku dari Forum Untuk Suara Kebenaran Keadil

  • Jadikan Peringatan HPN Momentum Bangkitkan Ketahanan Pangan Nasional

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Festival Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) turut memeriahkan Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke-39 Tahun 2019 Tingkat Kota Medan yang digelar di Lapangan

  • Indahnya Persaudaraan: Orang Kristen, Muslim, Yahudi, Bersatu di Kebun Kopi

    4 tahun lalu

    Uganda (Pelita Batak): Hubungan yang tadinya jauh dan berjarak antara orang Kristen, Islam dan Yahudi, ternyata dapat diakrabkan lewat usaha koperasi pemasaran kopi.     Daripada

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb