• Home
  • News
  • Protes Tenaga Kerja Asing, SBSI Geruduk PT NSHE & DPRD Tapsel
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 11 Oktober 2019 22:52:00

Protes Tenaga Kerja Asing, SBSI Geruduk PT NSHE & DPRD Tapsel

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
Tapsel (Pelita Batak):
Seratusan massa dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Tapanuli Selatan (Tapsel) dan SBSI Sumut menggeruduk Kantor PT Sinohydro Corporation Limited (SCL) anak perusahaan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) yang menangani pembangunan PLTA Sipirok, Marancar dan Batangtoru (Simarboru) di Marancar, Kamis (10/10/2019) dan Kantor DPRD Tapsel di Sipirok, Jumat (11/10/2019).

Dalam aksi yang dipimpin Ketua DPC SBSI Tapsel Jefri Simanjuntak dan Sekretaris DPP SBSI wilayah Sumatera Arsula Gultom menyebutkan dua ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China bebas bekerja sebagai buruh seperti tukang cor, mencangkul dan tukang las serta kerja kasar lainnya, sedangkan tenaga kerja lokal sebagai putra daerah disingkirkan.

"Kami menilai Pemkab Tapsel dianggap telah melegalkan keberadaan TKA tersebut yang diperkiran sebanyak kurang lebih 200 orang diluar tenaga ahli dan menelantarkan tenaga kerja lokal yang notabene putra asli Marancar Tapsel," ujar Arsula.

Informasi yang diperoleh, aksi damai massa SBSI ini dipicu karena pihak perusahaan  mengeluarkan surat tentang basic yang dirumahkan, APD, pakaian kerja, slip gaji, BPJS, bus pengangkut karyawan, jenis pekerjaan yang tidak sesuai keahlian, lembur, komunikasi bahasa dan lainnya, yang dinilai merugikan hak-hak dari karyawan lokal.

Dan alasan dari pihak perusahaan untuk mengurangi tenaga kerja lokal karena adanya masalah pembebasan lahan, masalah persetujuan gambar (drawing) dan masalah kurangnya dana sehingga membuat pemilik proyek menilai secara sepihak sebagian besar pekerja di lokasi tidak bekerja dan ada juga TKA kembali ke China, agar perusahaan dapat mengontrol biaya dan mempertahankan operasional proyek.

Dialog satu meja antara pihak perusahaan denganperwakilan SBSI tidak membuahkan kata sepakat. Pendamping dari pemerintah pada pertemuan yang tidak membuahkan hasil tersebut diwakili Rudy Pribadi Siagian Kabid Hubungan Industri Disnaker Tapsel, sementara dari PT HSNE yang menerima perwakilan SBSI, Mr Liaw dan Kepala Personalia Ahmad Efendi Nasution.

Sementara aksi yang dilakukan massa SBSI di Kantor DPRD Tapsel, Jumat (11/11-2019) dengan membawa berbagai spanduk, poster dan sound sistem serta bendera dalam orasinya meminta agar DPRD membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait dengan tindakan sepihak yang dilakukan perusahaan yang  merugikan karyawan lokal.

"Kami menduga telah berdiri Negara di atas NKRI yang dilakukan PT SCL dan PT NSHE, karena keberadaan tenaga kerja asing asal China tidak terbuka atau dirahasiakan," terang Arsula dalam orasinya dan mendesak agar DPRD segera membentuk Pansus terkait hal tersebut.

Ketua DPRD Sementara Husin Sogot Simatupang yang menyambut langsung kedatangan massa SBSI menyahuti tuntutan massa dengan bahasa santun bahwa DPRD Tapsel pada saat ini belum bisa melakukan pekerjaan secara maksimal karena pimpinan DPRD masih status Sementara hingga saat ini, termasuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) belum defenitif.
"Namun, bila pimpinan DPRD sudah defenitif dan AKD sudah ada, maka tuntutan SBSI ini dan masyarakat Tapsel lainnya akan kami tindak lanjuti secepatnya," jelasnya.

Usai mendapat penjelasan dari Ketua DPRD, massa membubarkan diri dengan tertib dan melanjutkan aksi damai ke Kantor Bupati Tapsel usai sholat Jumat.(Saut Togi Ritonga)
  BeritaTerkait
  • DPRD Langkat Sorot Ranperda Penyertaaan Modal PT Langkat Setia Negeri (LSN)

    3 tahun lalu

    Langkat (SIB): Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Langkat meminta Panitia Khusus Ranperda DPRD  memberi kejelasan terkait keberadaan kepengurusan   PT Langkat Setia Negeri (LSN) , s

  • Langkat Miliki 76 Tenaga Kerja Asing, Berpotensi Hasilkan PAD Rp 1,2 Miliar Per Tahun

    3 tahun lalu

    Langkat (Pelita Batak): Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu   mengatakan jumlah Tenaga Kerja Asing yang bekerja  di Kabupaten Langkat sebanyak 76 orang. Potensi  Pendapatan asl

  • Ribuan Buruh Berunjuk Rasa di DPRD Sumut, Kantor Gubsu dan Kantor PN Medan

    3 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Ribuan Buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Pekerja/Serikat Bu­ruh (GAPBSI) berunjukrasa ke sejumlah titik pusat pemerintahan di Kota Medan, yakni Kantor DPRD Provin

  • DPRD Mandailing Natal Kunker ke Pemko Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Walikota Medan Drs.HT Dzulmi Eldin S,M.Si diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Tunggar,SH menerima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Mandiling Natal dari Komisi II dan IV. Rombong

  • SBSI Demo Tuntut Ganti Orang Asing Pimpinan PT MIR

    2 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI)  dari Provinsi Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa ke PT .Maju Indo Rayo(MIR)  yang berlokasi di  Kecamatan Muara Bat

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb