• Home
  • News
  • Presiden RI Joko Widodo Akan Buka Rakernas KMDT Tahun 2021
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 22 Januari 2021 09:56:00

Presiden RI Joko Widodo Akan Buka Rakernas KMDT Tahun 2021

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Ketua umum KMDT St Edison Manurung saat rapat persiapan
Medan (Pelita Batak):
Presiden RI Ir H Joko Widodo akan membuka Rapat Persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KMDT tahun 2021 yang direncanakan pada April mendatang. 

Hal itu dikatakan Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) St Edison Manurung,SH,MH memimpin rapat DPP KMDT Persiapan Rakernas 2021 secara virtual di Zoom Meeting, Jumat (22/1/2021). Hadir dalam rapat Ketua Dewan Pakar Prof Robert Sibarani, Prof Dr Otto Hasibuan, Prof Binari Manurung, Cipta Sianturi, Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hengki H P M SAM MK, Wakil Ketua Umum Enni Martalena Pasaribu,SH,MH,Kn CRA, mewakili BNI Pusat Hermita Tovic, moderator Dr Wilma Silalahi,SH,MH para Dewan Pakar, Pengurus DPP KMDT dan panitia Rakernas. 

Dikatakan Edison, sejumlah program kerja telah disusun dan dilaksanakan sejak tahun 2020 yang lalu. Diantaranya perayaan natal KMDT secara nasional yang dilaksanakan di Tapanuli Utara dengan dukungan Pemkab setempat. "Kita juga mendapat dukungan yang luar biasa dari Kapolda Sumut yang mendukung untuk pembagian bantuan sosial berupa sembako bagi warga sekawasan danau Toba, juga telah kita lakukan penaburan bibit ikan di danau toba serta pelaksanaan HUT KMDT tahun 2020," ujarnya.

Pelaksanaan Rakernas nantinya diharapkan akan semakin meningkatkan peran serta KMDT dalam membangun pariwisata Danau Toba.

Demikian juga dikatakan Dewan Pakar KMDT Prof John Hutagaol, dimana KMDT harus mengambil peran serta dalam membangun kesejahteraan masyarakat kawasan Danau Toba. Melalui pembangunan kawasan dan mewujudkan SDM unggul.

"Dengan KMDT ini kita gunakan sebagai wadah untuk berkumpul berserikat dan berorganisasi untuk merealisasikan visi dan misi organisasi," ujar Prof John.

KMDT menjadi sarana bagi seluruh anggota untuk melakukan inovasi dan kreativitas dalam mewujudkan visi dan misi itu. Tentunya KMDT ini menjadi wadah pengabdian bagi seluruh pengurus demi membangun tanah leluhur. "Mari kita bersungguh-sungguh untuk mewujudkan cita-cita luhur kita itu," ujarnya.

Kendati usia KMDT masih belia, perlu dibenahi kmbali bentuk KMDT yang sudah ada saat ini, bagaimana menghadapi perkembangan di danau toba yang dengan cepat dan dinamis mengalami perubahan. Termasuk ditetapkannya foodestate di kawasan danau toba menjadi dinamika lingkungan yang harus kita respon dengan cepat, dengan harapan KMDT bisa diterima masyarakat di tengah masyarakat.

Disiplin SDM di kawasan Danau Toba juga perlu menjadi perhatian KMDT dalam menghadapi bahaya laten dari Covid-19 ini yang berdampak kepada kehidupan dunia pariwisata.

Kita mendorong sektor UKMK dengan bekerjasama lembaga keuangan dan kementerian baik lembaga lain, kita merespon kesempatan itu dengan cepat sehingga tidak kehilangan kesempatan.

Reorganisasi KMDT menjadi sebuah kebutuhan, melihat dan menyesuaikan kebutuhan pembangunan kawasan danau toba dengan kolaborasi program pemerintah. "Program kerja juga harus terukur ke depan, sehingga apa yang akan dicapai dan apa program untuk mencapai tujuan harus terukur," ujar Prof John Hutagaol.(TAp)
  BeritaTerkait
  • Perkuat Sektor Pertanian Nasional dengan Skala Ekonomi dan Teknologi

    satu bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Peningkatan skala ekonomi dan penerapan teknologi pertanian merupakan langkah utama pembangunan pertanian nasional yang harus segera ditempuh. Dengan cara itu maka biaya produks

  • Ini Dia Kegiatan Pengurus Daerah FBBI Selama 2016

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) merilis kegiatan pengurus daerah yang telah dilaksanakan sebagai berikut di bawah ini.   a. DPD FBBI Provinsi Riau.

  • Presiden Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    5 tahun lalu

    Guangzhou(Pelita Batak): Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dirinya dalam kurun waktu 2 tahun ini sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dalam berbagai kesempa

  • Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    5 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Dalam kurun waktu 2 tahun ini Presiden Joko widodo sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Juga dalam berbagai kesempatan, Presiden juga sudah bertemu dengan Presiden RRT Xi Jinping sebanyak 5 kali.

  • Jokowi Buka Sail Karimata 2016 : Jadikan Laut Sebagai Tempat Menaruh Harapan

    4 tahun lalu

    Pulau Datuk (Pelita Batak) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara puncak Sail Karimata 2016, yang digelar di Pantai Pulau Datuk, Kabupatan Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (15/10/2016).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb