• Home
  • News
  • Presiden Jokowi Minta Siswi SMP Peragakan Jurus Silat
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 10 Juni 2017 19:26:00

Presiden Jokowi Minta Siswi SMP Peragakan Jurus Silat

BAGIKAN:
Humas|Rahmat
Presiden Jokowi saat menyerahkan 1.257 Kartu Indonesia Pintar (KIP), di SMA Negeri 2 Ciamis, Sabtu (10/6).
Jakarta (Pelita Batak) :
Saat menyerahkan 1.257 Kartu Indonesia Pintar (KIP), di SMA Negeri 2 Ciamis, Sabtu (10/6/2017) siang, Presiden Jokowi meminta penerima KIP untuk maju ke depan, yang pertama, diminta anak yang pandai silat. Presiden meminta untuk memperagakan 20 jurus.

Anita Baiturahman dari SMPN 4 Ciamis yang maju pertama kali, diminta untuk memperagakan jurus silat di hadapan residen dan hadirin.

"Coba peragakan silat itu kaya apa?" kata Presiden Jokowi seraya menyampaikan bahwa semua harus mengerti pencak silat adalah beladiri budaya bangsa Indonesia.

Presiden meminta agar yang lain juga belajar, karena pencak silat merupakan budaya bangsa.

Kemudian Presiden mengatakan bahwa Indonesia memiliki 17.000 pulau, dia meminta Anita untuk menyebutkan 5 nama-nama pulau. Pertanyaan ini langsung dijawab Anita dengan menyebut Pulau sumatera, Pulau Bali, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan Pulau Papua, sehingga  langsung meminta untuk mengambil hadiah sepeda.

"Ini sepeda ini mahal sekali karena ada tulisannya "Hadiah dari Presiden Jokowi," kata Presiden Jokowi.

Kemudian, Presiden meminta untuk maju lagi yang hapal Pancasila.

Nina Anggraeni dari SDN Imbanagara diminta untuk menyebutkan Pancasila. Nina menyebutkan dengan sila-sila Pancasila dengan baik dan lancar.

Selanjutnya, Presiden mengatakan bahwa negara Indonesia terdapat 714 suku. Nah dari sejumlah itu, Presiden meminta untuk menyebutkan 5 suku yang ada di indonesia.

Yang maju Mohammad Rafi Aziz mampu menyebutkan nama-nama suku yaitu suku Sunda, Batak, Baduy, Asmat di Papua, dan Jawa.

Presiden mengingatkan agar anak-anak harus sekolah terus, termasuk juga yang paket A, B, dan C, semuanya harus sekolah supaya pintar dan menjadi orang sukses.

"Anak-anak harus rajin belajar, habis Subuh belajar, sore belajar, abis subuh belajar lagi. Ya 3 jam aja belajar. Karena tugas anak-anak memang belajar, belajar. Tetapi juga jangan lupa olahraga, karena harus sehat semuanya," tutur Presiden Jokowi.

Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam laporannya mengatakan, bahwa ada 1257 orang yang akan mendapat KIP. Mereka terdiri dari 260  siswa SD, 199 siswa SMP, 306 siswa SMA, dan 275 untuk siswa SMK. Sedangkan paket belajar dengan paket kejar A sebanyak 16, kejar B sebanyak 85, paket C sebanyak 115 orang.

Tampak hadir dalam kesempatan itu, Mendikbud Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Wagub Jabar Deddy Mizwar, Bupati Ciamis Iing Syam Arifin. (Setkab|Tap)

  BeritaTerkait
  • Dihadapan Pelajar Tapanuli Tengah, Jokowi Minta Bantuan KIP Tidak Untuk Beli Pulsa

    3 tahun lalu

    Tapanuli Tengah (Pelita Batak) : Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyerahkan bantuan Kartu Ind

  • Wiranto dan Sri Mulyani Dapat Tugas Khusus dari Presiden

    4 tahun lalu

    Presiden Joko Widodo ternyata telah memberikan tugas khusus bagi para menteri yang baru saja masuk dalam barisan kabinet kerjanya. Seperti halnya untuk Menko Polhukam Wiranto yang menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyan

  • Warga Sambut Jokowi di Humbahas

    3 tahun lalu

    "Holan on dope hea ro Presiden tu hutanta on ito, mudah mudahan ma lam maju hutanta on di haroroni si Jokowi on (Baru kali ini Presiden Mengunjungi Humbahas mudah mudahan membawa kebaikan untuk memajukan Humbahas)," ujarnya.

  • Jokowi-Ma'ruf Presiden dan Wapres Terpilih, Keluarga Besar Bobby Nasution Adakan Syukuran

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menghadiri acara syukuran atas terpilihnya Ir H H Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Re

  • Jokowi : Jangan Hanya Tumbuhnya Waktu Kita Tanam Sekarang

    3 tahun lalu

    "Jangan hanya tumbuhnya waktu kita tanam sekarang. Besok tumbuh, minggu depan tumbuh, tahun depan tumbuh, tahun depannya lagi menjadi sebuah pohon-pohon yang besar," kata Presiden usai melakukan penanaman pohon di Pulau Samosir, Kabupaten Samo

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb