• Home
  • News
  • Presiden Jokowi: Tidak Ada Tempat di Tanah Air bagi Terorisme
KSP Makmur Mandiri
Senin, 30 November 2020 19:34:00

Presiden Jokowi: Tidak Ada Tempat di Tanah Air bagi Terorisme

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Ir Joko Widodo
Jakarta (Pelita Batak):
Presiden Joko Widodo mengutuk keras segala bentuk tindak teror dan di luar batas kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Presiden juga menegaskan bahwa tak ada satupun tempat di Tanah Air bagi tindak terorisme tersebut.

Hal itu disampaikan Presiden dalam keterangan resminya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 30 November 2020.

"Tindakan yang biadab itu jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah masyarakat yang ingin merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa," ujarnya.

Kepala Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukacita mendalam bagi keluarga korban. Pemerintah akan memberikan santunan bagi keluarga mereka yang ditinggalkan.

Selain itu, Presiden Joko Widodo telah meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) untuk mengusut tuntas jaringan pelaku teror itu hingga ke akarnya. Kepada Kapolri dan Panglima TNI, Kepala Negara juga menginstruksikan peningkatan kewaspadaan.

"Sekali lagi, saya tegaskan bahwa tidak ada tempat di Tanah Air kita ini bagi terorisme," kata Presiden.

Menyikapi aksi tersebut, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk tenang dan tetap menjaga persatuan sambil meningkatkan kewaspadaan. Dalam kondisi saat ini, semua elemen masyarakat harus bersatu melawan terorisme.(Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
  BeritaTerkait
  • Twitter sebagai Tempat Pertama Masyarakat Indonesia Berbagi Informasi dan Keseruan

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Tahun 2016 menjadi tahun di mana berbagai momen kebudayaan, olahraga, hiburan, politik, hingga gerakan kemanusiaan menjadi #RameDiTwitter. Dengan sifatnya yang live dan conve

  • Indonesia Butuh 13 Juta Rumah, Pemda Diminta Beri Perhatian

    5 tahun lalu

    Hingga saat ini, Indonesia masih butuh rumah menengah ke bawah 13 juta unit. Sayangnya, pemilik modal di Indonesia justru mau membangun properti di luar negara Indonesia. Kini Indonesia kalah bersaing dengan negara-negara tetangga di Asia, seperti Thailan

  • Akankah pemindahan ibukota Indonesia menjadi kisah sukses?

    tahun lalu

    Bisakah Indonesia mengatasi masalah yang mengganggu ibu kotanya yang sudah terlalu padat, Jakarta, dengan memindahkan 1,5 juta orang pegawai negeri ke Kalimantan Timur?Inisiatif tersebut telah direnca

  • Dr Ronsen Pasaribu SH MM : Orang Batak Jangan Tergusur dari Tempat Leluhurnya

    4 tahun lalu

    Samosir (Pelita Batak) :Dalam rangka mendukung pembangunan industri pariwisata di kawasan Danau Toba dan sekitarnya, pihak Forum Bangso Batak Indonesia(FBBI) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) mengadakan pelatihan kompetensi tenaga pe

  • Jokowi Buka Sail Karimata 2016 : Jadikan Laut Sebagai Tempat Menaruh Harapan

    4 tahun lalu

    Pulau Datuk (Pelita Batak) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara puncak Sail Karimata 2016, yang digelar di Pantai Pulau Datuk, Kabupatan Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (15/10/2016).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb