• Home
  • News
  • Presiden: Tak Ada Kompromi bagi Intoleransi yang Rusak Sendi Kehidupan Bernegara
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 08 April 2021 23:13:00

Presiden: Tak Ada Kompromi bagi Intoleransi yang Rusak Sendi Kehidupan Bernegara

BAGIKAN:
Ist|pelitabatak
Presiden: Tak Ada Kompromi bagi Intoleransi yang Rusak Sendi Kehidupan Bernegara
Jakarta (Pelita Batak):
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berkompromi terhadap tindakan intoleran yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah juga berkomitmen untuk selalu menghidupkan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 8 April 2021.

"Toleransi adalah bagian yang sangat penting dalam moderasi beragama. Eksklusivitas dan ketertutupan jelas tidak sesuai dengan bhinneka tunggal ika," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, di saat semua elemen masyarakat bekerja keras untuk menangani pandemi, beberapa waktu lalu kita dikejutkan oleh aksi terorisme. Menurut Presiden, tindakan tersebut lahir dari cara pandang yang keliru yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama.

"Jelas ini merupakan kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mengancam kerukunan kita dalam berbangsa dan bernegara," kata Presiden.

Untuk itu, dalam acara tersebut, Kepala negara mengajak sekaligus meyakini bahwa Partai Kebangkitan Bangsa juga akan turut berperan untuk menyemai nilai-nilai moderat dan menebarkan toleransi beragama.

"Saya meyakini PKB tidak kendor untuk terus menyemai nilai-nilai moderat, _tawassuth_, _tawazun_, terus menebarkan toleransi beragama, menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarsesama sehingga radikalisme, terorisme, tidak ada lagi di negara yang kita cintai Indonesia," ucapnya.

Untuk diketahui, Mukernas dan Munas Alim Ulama PKB kali ini dibuka secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di Istana Negara dan diikuti secara virtual dari Hotel Kempinski, Jakarta.

Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md.(Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
  BeritaTerkait
  • Dorong Penguatan Moderasi Beragama di Tengah Kehidupan Masyarakat

    5 hari lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Pemerintah berkomitmen untuk selalu mendorong dan meneguhkan moderasi beragama dalam kehidupan dan keseharian masyarakat. Moderasi beragama merupakan bagian tak terpisahkan dari

  • Pancasila Rumah Bersama : Indonesia Raya Dan Agenda Membumikan Pancasila

    3 tahun lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli (Mantan Komisi Politik Dan Hukum DPR-RI)Konstitusi UUD 1945 secara meyakinkan sudah merumuskan dengan sangat jelas dan tegas mengenai Pancasila. Perumusan materi Sila-Sila Pan

  • Peran Politik Warga dan Pelayan HKBP Tinjauan Perspektif Alkitabiah (1)

    2 tahun lalu

    Oleh Pdt Dr. Robinson Butarbutar, Ketua Rapat Pendeta HKBPI. PengantarSebagai Gereja Protestan yang berakar pada ajaran reformator Martin Luther dan para reformator lainnya maupun dari para penge

  • Swangro Lumbanbatu : Kebijakan Pemerintah Jangan Disalah Artikan

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Beberapa hari yang lalu delegasi PP GMKI diterima melakukan audiensi dengan Presiden di Istana Negara. Kehadiran PP GMKI di Istana Negara merupakan salah satu bentuk keprihatinan

  • Stop Radikalisme Masuk Kampus

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mendukung aksi kebangsaan Perguruan Tinggi melawan radikalisme masuk kampus.Dukungan itu disampaikannya saat menerima audiensi P

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb