• Home
  • News
  • Presiden: BKKBN Pegang Kendali Pencegahan "Stunting"
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 28 Januari 2021 12:59:00

Presiden: BKKBN Pegang Kendali Pencegahan "Stunting"

BAGIKAN:
IST | Pelita Batak
Jakarta (Pelita Batak):
Target percepatan penurunan prevalensi stunting atau kekerdilan pada anak di Indonesia yang ditetapkan sebesar 14 persen pada tahun 2024 mendatang bukanlah sebuah pekerjaan yang ringan. Namun, dengan manajemen dan penguasaan lapangan yang baik, target tersebut diharapkan dapat diwujudkan.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Kemitraan Program Bangga Kencana Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 28 Januari 2021.

"Target kita 2024 itu 14 persen. Bukan angka yang mudah, tetapi saya meyakini kalau lapangannya dikelola dengan manajemen yang baik, angka ini bukan angka yang sulit," ujarnya.

Pada 25 Januari 2021, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menjadi Ketua Pelaksanaan program percepatan tersebut. Dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan akan berperan sebagai koordinator program di mana Kepala BKKBN akan bertindak sebagai ketua pelaksana.

BKKBN yang memiliki infrastruktur organisasi hingga ke tingkat daerah nantinya juga akan dibantu oleh kementerian dan lembaga yang berkaitan.

"Artinya apa? BKKBN memegang kendali pencegahan stunting mulai saat ini," Presiden menegaskan.

Perlu diketahui bahwa prevalensi stunting di Indonesia pada lima tahun lalu berada di angka 37 persen. Pada tahun 2019, angka tersebut berhasil ditekan hingga mencapai 27,6 persen yang diperkirakan akan mengalami sedikit kenaikan disebabkan adanya pandemi Covid-19.

Kepala Negara berharap agar target yang sudah ditetapkannya untuk tahun 2024 tersebut dapat diwujudkan dengan baik oleh BKKBN melalui sejumlah program-programnya.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, dalam laporannya menyatakan kesiapan BKKBN untuk mendukung visi Presiden Joko Widodo terkait pencegahan dan penurunan prevalensi _stunting_ serta membentuk keluarga Indonesia yang berkualitas, bahagia, dan sejahtera.

"Insyaallah kami, BKKBN bersama seluruh jajaran, siap mengemban amanah yang baru yang diberikan Bapak Presiden. Kami dengan didukung penyuluh-penyuluh KB yang ada di desa dan di seluruh wilayah di Indonesia siap untuk menjalankan target penurunan stunting menjadi 14 persen di tahun 2024," tuturnya.

Rapat Koordinasi Nasional yang digelar pada hari ini juga diharapkan dapat merespons cepat tugas baru BKKBN tersebut.(Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
  BeritaTerkait
  • Kadis Kesehatan Ajak Masyarakat Jalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 55 tahun 2019 di Gedung Dharma Wanita Kota Medan, Kamis (14/11). Acara ini berlangsung m

  • Puskesmas Padang Bulan Sambut Kedatangan Ibu Negara

    12 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Dalam rangka persiapan kedatangan Ibu Presiden RI Iriana Joko Widodo ke beberapa Puskesmas di Kota Medan, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kota Medan Hj. Nurul Khairani Akhyar,

  • Presiden Jokowi Tunjuk BKKBN Ketuai Program Percepatan Penanganan 'Stunting'

    satu bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Presiden Joko Widodo menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai badan yang bertanggung jawab dan mengetuai pelaksanaan percepatan penurunan angk

  • Wali Kota Canangkan Kampung KB Sehat Sejahtera Kota Medan 2016

    5 tahun lalu

    Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mencanangkan Kampung KB Sehat Sejahtera Kota Medan tahun 2016 di Jalan Takenaka, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (10/5). Melalui program ini diharapkan dapat menggalakkan revolusi mental

  • OJK dan Satgas Waspada Investasi Ungkap Dua kasus Investasi Ilegal dan Satu Penipuan Pelunasan Kredit

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Otoritas Jasa Keuangan dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) m

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb