• Home
  • News
  • Piagam Penghargaan Kepada Tokoh Lintas Agama
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 13 Desember 2019 09:27:00

Piagam Penghargaan Kepada Tokoh Lintas Agama

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh lintas agama di Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman Medan, Kamis (12/12) malam. Pemberian tersebut diberikan dalam ajang silaturahmi Plt Wali Kota dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan tokoh lintas agama yang dinilai telah berpartisipasi dalam membina kerukunan umat beragama di Kota Medan.

Adapun tokoh yang menerima piagam tersebut diantaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Ketua Walubi, Ketua Keuskupan Agung, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Ketua Muhammadiyah, Ketua Al Jamiyatul Washliyah, Ketua Nahdatul Ulama (NU), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) serta sejumlah tokoh dan organisasi keagamaan lainnya.

Di hadapan Dandim 02/01 BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga dan unsur Forkopimda yang hadir, Plt Wali Kota mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi jajaran Pemko Medan dengan semua elemen masyarakat termasuk tokoh lintas agama guna menyamakan persepsi dana tindakan dalam membangun kota Medan.

"Alhamdulillah, senang sekali malam ini kita dapat saling bertatap muka dan bersilaturahmi tanpa ada jarak dan pembeda di antara kita. Inilah wajah Kota Medan sesungguhnya. Kerukunan dan keakraban dapat kita ciptakan, jaga dan rawat bersama meski kita barasal dari etnis, suku dan agama yang berbeda namun tetap dalam bingkai keharmonisan dalam satu rumah yakni Kota Medan," kata Plt Wali Kota.

Selanjutnya, mantan anggota DPRD Medan tersebut mengatakan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Medan menjadi modal dan kekuatan besar untuk sama-sama bahu membahu dan saling bergandeng tangan berkontribusi, berpartisipasi melakukan dan memberikan yang terbaik sehingga Kota Medan dapat menjadi lebih baik dalam segala bidang sehingga dapat terwujud kesejahteraan bagi masyarakat yang dirasakan secara adil dan merata.

"Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan kita keberagaman. Tentu ini bukan penghalang justru sebaliknya menjadi sebuah kekuatan bagi kita untuk semakin solid menunjukkan wajah Kota Medan sebagai kota humanis dan religius. Artinya Kota Medan adalah rumah bagi semua umat beragama," bilangnya.

Terakhir, Plt Wali Kota tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah berkontribusi untuk Kota Medan. "Terima kasih atas semua dedikasi, sumbangsih dan kontribusi  yang telah diberikan. Mari kita jaga, rawat dan isi bersama pembangunan Kota Medan dengan semangat kerukunan dan keharmonisan," ajaknya. (KU|TAp)
  BeritaTerkait
  • HUT ke-72 Bhayangkara Dirayakan di Polres Humbang Hasundutan

    2 tahun lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): HUT ke-72 Bhayangkara dirayakan di Polres Humbang Hasundutan dengan inspektur upacara Kapolres Humbahas AKBP DR Dayan, Rabu 11 Juli 2018.Amanat Presiden RI Ir Joko Widodo

  • HUT Ke-71 Bhayangkara di Sumut, Perlu Antisipasi Dini Konflik

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Bhayangkara yang tanggal 1 Juli kemarin genap 71 tahun. Upacara berl

  • GMKI Berikan Penghargaan Panji Perdamaian 2018 untuk Figur Menginspirasi

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melaksanakan Malam Penganugerahan Panji Perdamaian Tahun 2018 pada Jumat malam, 16 Maret 2018 bertempat di Grha Oikoumene PGI-GMKI, Ja

  • Pedagang Pasar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)  Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Umardin Lubis, minta dukungan penuh Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi aga

  • Wapres Buka Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016

    4 tahun lalu

    Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perbedaan suku, adat istiadat dan agama justeru membuat Indonesia kuat. Perbedaan tersebut juga merupakan kekayaan khazanah bangsa yang tidak dimiliki bangsa lain.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb