• Home
  • News
  • Pengamat: Sudah Waktunya OJK dan BI Siapkan Model KUR Digital
KSP Makmur Mandiri
Senin, 05 Desember 2016 14:51:00

Pengamat: Sudah Waktunya OJK dan BI Siapkan Model KUR Digital

BAGIKAN:
Ist
OJK
Jakarta(Pelita Batak): Pengamat ekonomi yang juga Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia Handito Hadi Joewono mengatakan, sudah waktunya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) menyiapkan model Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berbasis digital untuk startup alias perusahaan baru di sektor teknologi.
 
"Sambil menyiapkan papan listing dalam Bursa Efek, ada baiknya sudah dimulai dengan adanya KUR yang arahnya ke teknologi," kata Handito di Jakarta, Jumat 2 Desember 2016.
 
Handito mengatakan, apalagi startup teknologi tidak masuk dalam kategori bisa mendapat pinjaman dari perbankan, ini perlu dicarikan sebuah solusi.
 
"Menurut saya Jamkrindo siap bantu untuk masuk kesana. Jadi ada startup yang membutuhkan dananya dari sisi listing, ada juga yang dari sisi kredit yang waktunya jangka panjang," katanya.
 
Pihaknya melihat resiko yang perlu diwaspadai oleh para pelaku startup teknologi, dimana sesuatu yang baru atau asing akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diterima dipasar.
 
"Jadi Siapkan bisnis model yang tepat, yang bisa masuk di pasar," katanya. 
 
Menurutnya untuk menjadi pelaku startup dibutuhkan pengusaan teknologi, banyak temen-temen yang modalnya kreatifitas namun itu saja tidak cukup. Disini juga dibutuhkan pengusaan teknlogi, makanya perlu eginering-eginering yang mereka benar-benar paham.
 
"Jika kreatifitas itu tidak dibarengi dengan pengusaan teknlogi, nanti mereka akan tergantung kepada program atau sofwafre dari luar negeri," katanya.
 
Ia melihat kosentrasi atau tumbuhnya para startup itu dari kalangan kampus, makanya tidak heran jika ada suatu daerah yang terdapat banyak kampus, biasanya akan banyak muncul pemuda yang bisnis ke arah startup, misalnya; Bogor, Bandung, Jakarta, Jogja dan Makassar.
 
"Disitulah (kampus, red) tempat yang memberikan peluang kepada masyarakat untuk mencipatakan startup-startup yang bermanfaat untuk orang banyak," ujarnya.
 
Dikatakan, UMKM dan Industri kreatif mutlak dibutuhkan dalam perekonomian selain sebagai fondasi penyiapan perusahaan besar baru juga untuk membuka kesempatan seluas luasnya berbisnis dan menyediakan lapangan kerja.(R2)
  BeritaTerkait
  • OJK Siapkan Aturan Tentang Financial Technology (Fintech)

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan kewenangannya yang diatur dalam UU No.21/2011 sedang menyiapkan sejumlah aturan untuk mengatur dan mengawasi perkembangan jenis us

  • Bisnis Asia Pasifik Siap Menjadi Pemimpin Digital, Menurut Studi Terbaru Forbes Insights

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Berdasarkan laporan baru berjudul "How to Win at Digital Transformation: Insights from a Global Survey of Top Executives" dari Forbes Insights bersama dengan Hitach

  • Transformasi Digital Dorong Perkembangan Bisnis

    3 tahun lalu

    Barcelona(Pelita Batak): Huawei, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka, menjadi tuan rumah Forum Global Digital Transformation yang diadakan pada acara Mobile Wo

  • Malam Ini Tokoh Sumut Bareng Menpar Arief Yahya Launching Calendar of Event Pariwisata Danau Toba 2017

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Bagi yang kangen musik tradisional Batak? Kangen dengan suasana kampung halaman di Sumatera Utara? Ada baiknya menyimak acara di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pes

  • Jokowi dan HKBP

    3 tahun lalu

    HARAPAN Jokowi agar HKBP menyuarakan semangat pluralisme di negara ini harus kita respon karena memang sudah menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa untuk mendorong kebhinnekaan sebagai anugerah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb